Amerika Serikat (AS) keluar dari 66 organisasi dunia, pemerintah Trump mengatakan alasan utamanya karena organisasi-organisai ini dianggap bertentangan dengan kepentingan AS. Menurut keterangan resmi Gedung Putih, AS tidak hanya keluar dari status keanggotaan 66 organisasi internasional, tetapi juga mengakhiri pendanaan yang selama ini diberikan.
Organisasi-organisai yang diintegalkan AS antara lain Colombo Plan, Forum Kontraterorisme Global, IPCC, International IDEA, dan IDLO. Sebaliknya, 31 organisasi PBB yang ditinggalkan oleh pemerintah Trump adalah sebagai berikut: Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC), Kantor Penasihat Khusus untuk Afrika (OSAA), Kantor Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Anak-anak dalam Konflik Bersenjata (OSRSG-CAAC), dan lain-lain.
Pemerintahan Trump menilai organisasi-organisai ini memiliki kebijakan iklim radikal, tata kelola global, dan program ideologis yang bertentangan dengan kedaulatan dan kekuatan ekonomi AS. Menurut pemerintah, AS telah mengeluarkan miliaran dolar bantuan pendanaan untuk organisasi-organisai ini, namun tidak mencapai hasil nyata.
Keputusan Trump dianggap sebagai langkah yang bertentangan dengan nilai-nilai internasional dan kepentingan perduni. Namun, pemerintah Trump berpendapat bahwa pengeluaran AS untuk organisasi-organisai ini tidak efektif dan efisien dalam mengatasi isu-isu yang dianggap penting oleh AS.
Organisasi-organisai yang diintegalkan AS antara lain Colombo Plan, Forum Kontraterorisme Global, IPCC, International IDEA, dan IDLO. Sebaliknya, 31 organisasi PBB yang ditinggalkan oleh pemerintah Trump adalah sebagai berikut: Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC), Kantor Penasihat Khusus untuk Afrika (OSAA), Kantor Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Anak-anak dalam Konflik Bersenjata (OSRSG-CAAC), dan lain-lain.
Pemerintahan Trump menilai organisasi-organisai ini memiliki kebijakan iklim radikal, tata kelola global, dan program ideologis yang bertentangan dengan kedaulatan dan kekuatan ekonomi AS. Menurut pemerintah, AS telah mengeluarkan miliaran dolar bantuan pendanaan untuk organisasi-organisai ini, namun tidak mencapai hasil nyata.
Keputusan Trump dianggap sebagai langkah yang bertentangan dengan nilai-nilai internasional dan kepentingan perduni. Namun, pemerintah Trump berpendapat bahwa pengeluaran AS untuk organisasi-organisai ini tidak efektif dan efisien dalam mengatasi isu-isu yang dianggap penting oleh AS.