Arcandra Jadi Saksi Sidang Kasus Tata Kelola Minyak, Jonan Absen

Arcandra Tahar, Wakil Menteri ESDM 2016-2019 yang seharusnya hadir dalam sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina Persero, akhirnya menjadi saksi. Pengadilan Negeri Tindak Pidik Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026), malam ini melihat Arcandra hadir untuk menjelaskan hal-hal yang terjadi dalam kasus tersebut.

Namun ada satu orang yang tidak tampil di sidang, yaitu Menteri ESDM 2016-2019, Ignasius Jonan. Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Triyana Putra, Jonan tidak dapat hadir karena berhalangan dengan acara lain.

Jaksa dan para adavokat dari para terdakwa melemparkan pertanyaan kepada Arcandra. Salah satu momen tanya-jawabnya adalah soal kemampuan kilang Pertamina dalam memproduksi minyak. Jaksa bertanya, "Kilang Pertamina hanya mampu memproduksi 800 ribu barel per hari." Sementara Arcandra menjawab, "Minyak mentah."

Tapi jaksa kembali bertanya, "BBM masuk di situ?" Jawab Arcandra, "Masuk". Ini menunjukkan bahwa ada kekacauan dalam proses pengelolaan minyak mentah oleh Pertamina.

Selain itu, Riva Siahaan bersama Edward Corne dan Maya Kusmaya didakwa telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar 2,73 miliar dollar AS dan Rp 25,43 triliun. Kerugian perekonomian negara ditaksir mencapai Rp 171,9 triliun.

Kasus ini juga melibatkan pengaturan sewa terminal bahan bakar minyak (TBBM) bersama Riza Chalid, melalui Gading selaku Direktur PT Tangki Merak. Pengaturan sewa terminal ini telah memperkaya Kerry, Gading, dan Riza Chalid melalui PT Orbit Terminal Merak (OTM) sebesar Rp 2,9 triliun.

Dalam keseluruhan hal, Arcandra Tahar menjadi saksi yang penting dalam kasus ini. Dia akan membantu menjelaskan tentang kejadian-kejadian yang terjadi dalam proses pengelolaan minyak mentah di PT Pertamina Persero.
 
wahhh benar-benar kayaknya ada kerumunan di sidang kasus korupsi yang bikin kita penasaran siapa yang mau hadir dan siapa yang tidak 😂. Arcandra Tahar jadi saksi utama, itu bisa diharapkan dia memberikan klarifikasi tentang apa yang terjadi di PT Pertamina Persero 🤔. tapi kan ternyata masih ada beberapa rahasia yang belum terpecahkan siapa aja yang ngeremongi minyak mentah itu 🤑. ini kasusnya benar-benar menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 171,9 triliun, itu sudah jauh banget 😳. kayaknya kita harap pengadilan bisa memberikan hukuman yang tepat bagi pelaku-pelaku korupsi ini 💪.
 
Haha sih kalau Arcandra terang-terangan jadi saksi ini, itu berarti dia harus mengakui kesalahannya 😂. Nah kemampuan kilang Pertamina hanya 800 ribu barel per hari, makanya lagi nggak bisa memproduksi lebih banyak lagi 🤔. Dan ada kekacauan di dalam pengelolaan minyak mentah, itu bikin saya curiga kalau ada kompromi antara para pimpinan 🤑. Kemudian masih ada Riva Siahaan dan Riza Chalid yang diakibatkan kerugian negara sebesar Rp 25,43 triliun... itu bikin saya sibuk sih 🤯.
 
Aku pikir ini kasus korupsi yang serius banget! Arcandra Tahar harusnya sudah tanggung jawab dari tindakannya saat dia masih menjabat sebagai Wakil Menteri ESDM, tapi kini beliau harus menjelaskannya di pengadilan. Aku curhat, apa lagi yang ada di balik kekacauan ini? Riza Chalid dan Gading apa aja yang terlibat dalam kasus ini? Ada yang berani mengatakan bahwa mereka melakukan hal-hal tertentu untuk memperkaya diri sendiri. Saya harap Arcandra bisa menjelaskannya dengan jujur dan akurat, ya! 🤔
 
Hmm, kayaknya ada keraguan tentang kemampuan kilang Pertamina memproduksi minyak mentah itu, gini aja kalau kita buat perhitungan yang tepat. Kalau benar 800 ribu barel per hari itu, berarti apa bedanya dengan target produksi lainnya? Tapi kayaknya ada kekacauan dalam pengelolaan minyak mentah di Pertamina, itulah yang jelas. Dan kalau kerugian negara sebesar Rp 25,43 triliun itu adalah kenyataan, maka harus ada tindakan yang tepat untuk mengatasinya.
 
Aku pikir ada yang salah dengan pendekatan jaksa. Mereka memilih Arcandra untuk bertanya, tapi tidak mencoba untuk membahas isu yang sebenarnya di balik kasus ini. Kenapa mereka tidak ingin tahu tentang pengaturan sewa terminal bahan bakar minyak yang melibatkan beberapa orang penting? Aku pikir itu lebih penting daripada mempertanyakan kemampuan kilang Pertamina dalam memproduksi minyak mentah.
 
Wah gampang banget aja, mantan menteri ESDM itu nggak mau hadir di sidang kasus korupsi Pertamina, tapi akhirnya harus hadir buat menjelaskan hal-hal yang terjadi aja... Ini kayaknya bikin saksi menjadi sasinya sendiri ya 🤦‍♂️. Dan ayo lihat siapa-siapa yang terlibat dalam kasus ini, kalau dulu aja dianggap sebagai 'bocah panas' tapi sekarang jadi korupsi berat already 😅.
 
ini kasus korupsi yang sangat parah kok kalau Ignasius Jonan tidak hadir di sidang dia pasti akan jawab apa yang benar, tapi ada yang tidak mau hadir dia harusnya jawab juga sih 😒. Arcandra Tahar yang awalnya menjadi wakil Menteri ESDM itu sekarang jadi saksi yang penting, tapi masih banyak yang tidak jelas kok tentang pengelolaan minyak mentah di PT Pertamina Persero. 🤔
 
Aku pikir kalau itu sih kena ada ketebalan lebih dalam penjelasannya, nggak hanya ngata-ata aja... apa kekacauan itu sebenarnya? Bagaimana kekacauan itu terjadi dan bagaimana bisa saja hal itu jadi sumber kerugian negara sebanyak itu. Kita harus punya lebih banyak penjelasan tentang bagaimana proses pengelolaan minyak mentah itu berjalan dan apa kegagalan itu sebenarnya. 🤔
 
Wah, benar-benar mengecewakan kan kalau Ignasius Jonan tidak hadir sih 🤔. Siap-siapnya kalau ada acara lain, tapi gini kalau dia tidak mau hadir dan berdampak pada kasus korupsi yang besar ini 😐. Saya rasa Arcandra Tahar sangat beruntung bisa menjadi saksi yang penting dalam kasus ini, dia bisa memberikan klarifikasi tentang kekacauan di kilang Pertamina 🚧. Dan kalau Ignasius Jonan tidak mau hadir, gini kalau kita tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah kita lakukan 🤷‍♂️. Saya harap pengadilan bisa segera menyelesaikan kasus ini dan memberi hukuman yang tepat bagi para terdakwa 💼.
 
ini kaget banget sih, kalau Arcandra jadi saksi di sidang kasus korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina 🤯. tapi siapa yang akan datang? Menteri ESDM Ignasius Jonan, dia cuma kasih alasan bahwa dia tidak bisa hadir karena berhalangan dengan acara lain 🙄. ini kalau jadi benar aja kayaknya bikin semakin parah ya. pertanyaannya siapa nanti yang akan bertanggung jawab?
 
Aku pikir salah satu hal yang paling mengecewakan dari keseluruhan kasus ini adalah ketika Arcandra Tahar masih bisa menjadi saksi tapi Ignasius Jonan tidak mau hadir... kan itu sama sekali tidak adil! Siapa tahu apa yang terjadi di belakang scène, tapi aku rasa ini sangat berdampak pada keseluruhan proses pengadilan. Dan ketika mereka bertanya soal kemampuan kilang Pertamina, Arcandra malah bilang minyak mentah... itu bukannya jawaban yang tepat? Aku rasa ada kekacauan dalam prosses pengelolaan minyak mentah di PT Pertamina Persero, tapi apa yang bisa kita lakukan sekarang? 🤔
 
Kasus korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina Persero, akhirnya punya pelaku yang jelas, yaitu Arcandra Tahar, lama-walik Menteri ESDM 2016-2019. Kalau seharusnya dia saksi dalam kasus ini, tapi malah tidak hadir, nggak masuk ales. Tapi malah ada pengaturan sewa terminal bahan bakar minyak (TBBM) yang korup, dan kerugian negara sangat besar 🤯, sebesar Rp 171,9 triliun. Ada yang menyesal, kan? Kenapa Menteri ESDM 2016-2019, Ignasius Jonan, tidak hadir untuk menjelaskan hal-hal yang terjadi dalam kasus ini? Sepertinya ada kekacauan di dalam pemerintahan kita 🤔.
 
Akhirnya Arcandra ada tampil, tapi masih banyak hal yang ingin dia jawabkan 😅. Kalau kilang Pertamina hanya bisa 800 ribu barel per hari, itu kayaknya kekurangan banget kan? Apalagi kalau nanti harus di bandingin dengan kilang lain yang lebih modern dan efisien. Saya curiga ada kesalahpahaman dalam pengelolaan minyak mentah itu.
 
kembali
Top