Tidak ada libur resmi dari pemerintah untuk menyambut awal Ramadhan tahun 2026. Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB menetapkan tanggal merah seperti Isra Mi’raj, Imlek, Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan Idul Adha untuk tahun 2026. Namun, tidak ada libur khusus yang ditetapkan untuk awal bulan puasa Ramadhan sendiri.
Karyawan swasta tetap menggunakan jadwal libur yang ditetapkan oleh perusahaan masing-masing. Mereka harus memeriksa langsung ke departemen HRD atau pimpinan tempat bekerja untuk mengetahui apakah ada libur tambahan yang diberikan.
Meskipun tidak ada libur resmi, kalender libur nasional dan cuti bersama di bulan Ramadhan dan pasca-Ramadhan masih penting. Tahun 2026 akan memiliki berbagai libur nasional seperti Idul Fitri, Isra Mi’raj, Imlek, Nyepi, Idul Adha, serta beberapa hari libur bersama lainnya.
Kalender libur yang ditetapkan untuk tahun 2026 adalah sebagai berikut:
- Idul Fitri (21-22 Maret)
- Cuti bersama menjelang Idul Fitri (20 Maret)
- Cuti bersama setelah hari raya (23-24 Maret)
Tentu saja, tanggal awal puasa Ramadhan 2026 masih belum jelas dan akan ditetapkan lebih pasti melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama.
Karyawan swasta tetap menggunakan jadwal libur yang ditetapkan oleh perusahaan masing-masing. Mereka harus memeriksa langsung ke departemen HRD atau pimpinan tempat bekerja untuk mengetahui apakah ada libur tambahan yang diberikan.
Meskipun tidak ada libur resmi, kalender libur nasional dan cuti bersama di bulan Ramadhan dan pasca-Ramadhan masih penting. Tahun 2026 akan memiliki berbagai libur nasional seperti Idul Fitri, Isra Mi’raj, Imlek, Nyepi, Idul Adha, serta beberapa hari libur bersama lainnya.
Kalender libur yang ditetapkan untuk tahun 2026 adalah sebagai berikut:
- Idul Fitri (21-22 Maret)
- Cuti bersama menjelang Idul Fitri (20 Maret)
- Cuti bersama setelah hari raya (23-24 Maret)
Tentu saja, tanggal awal puasa Ramadhan 2026 masih belum jelas dan akan ditetapkan lebih pasti melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama.