Siswa Gap Year tidak bisa ikut SPAN-PTKIN 2026, karena peraturan yang ditetapkan oleh Kemenag memang menolak mereka. Namun, siswa gap year tetap bisa ikut jalur seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) yang berbarengan dengan SPAN PTKIN 2026.
Jalur ini adalah opsi bagi mereka yang ingin terus melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Siswa gap year harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh perguruan tinggi, seperti nilai rapor dan prestasi akademik. Selain itu, mereka juga wajib memiliki nilai TKA yang telah diinput dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah.
UM-PTKIN biasanya dilakukan secara luring, yaitu peserta harus hadir di titik lokasi ujian untuk menjalani tes berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Pengerjaan ujian menggunakan komputer, baik PC atau laptop, dan tanpa pemakaian kertas.
Jalur ini adalah opsi bagi mereka yang ingin terus melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Siswa gap year harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh perguruan tinggi, seperti nilai rapor dan prestasi akademik. Selain itu, mereka juga wajib memiliki nilai TKA yang telah diinput dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah.
UM-PTKIN biasanya dilakukan secara luring, yaitu peserta harus hadir di titik lokasi ujian untuk menjalani tes berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Pengerjaan ujian menggunakan komputer, baik PC atau laptop, dan tanpa pemakaian kertas.