Jika kamu ingin ikut SPAN-PTKIN 2026, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Perguruan tinggi dengan status sebagai Universitas (UIN) dan Perguruan Tinggi Islam Negeri (IAIN), STAIN dan Pendidikan Diniyah Formal/Sertipikasi kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu'adalah Muallimin/Mu'adalah Salafiyah, yang dapat diakses oleh peserta dari kelas terakhir pada tahun ajaran 2025/2026. Namun, Gap Year tidak bisa mengikuti SPAN-PTKIN 2026, karena persyaratan tersebut menyatakan bahwa hanya siswa kelas terakhir pada tahun ajaran 2025/2026 yang diperbolehkan ikut SPAN PTKIN.
Namun, ada alternatif untuk kamu. Kamu bisa mengikuti Jalur Seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). UM-PTKIN merupakan jalur seleksi yang dapat diakses oleh peserta Gap Year jika mereka ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi. Jalur ini biasanya dilakukan secara online dan kamu perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berbasis SSE (Sistem Seleksi Elektronik).
Jadi, jika kamu ingin ikut SPAN-PTKIN 2026, pastikan kamu memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan keinginanmu. Namun, jika kamu tidak bisa ikut SPAN PTKIN, kamu bisa mencoba Jalur Seleksi UM-PTKIN untuk melanjutkan kuliahmu di perguruan tinggi yang kamu inginkan.
Namun, ada alternatif untuk kamu. Kamu bisa mengikuti Jalur Seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). UM-PTKIN merupakan jalur seleksi yang dapat diakses oleh peserta Gap Year jika mereka ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi. Jalur ini biasanya dilakukan secara online dan kamu perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berbasis SSE (Sistem Seleksi Elektronik).
Jadi, jika kamu ingin ikut SPAN-PTKIN 2026, pastikan kamu memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan keinginanmu. Namun, jika kamu tidak bisa ikut SPAN PTKIN, kamu bisa mencoba Jalur Seleksi UM-PTKIN untuk melanjutkan kuliahmu di perguruan tinggi yang kamu inginkan.