Berdasarkan berita terbaru, presiden AS, Donald Trump, kembali menyerukan niatnya untuk mencaplok Greenland sebagai bagian dari negaranya. Ia telah mempertimbangkan beberapa opsi untuk mendapatkan pulau besar di Arktik itu, termasuk penggunaan militer.
Trump melihat bahwa penguasaan atas Greenland sangat penting untuk mencegah musuh di wilayah Arktik dan menjadi prioritas keamanan nasional Amerika Serikat. Namun, Gedung Putih juga menetapkan opsi lain sebagai jalan lebih "damai", seperti pembelian Greenland atau membentuk Pakta Asosiasi Bebas dengan wilayah tersebut.
Rakyat Greenland mayoritas tidak setuju untuk menjadi bagian dari AS. Sebuah jajak pendapat di AS menunjukkan hanya 7 persen warga Amerika Serikat yang menyetujui pengambilalihan Greenland menggunakan operasi militer.
Pemerintah Trump juga mengatakan bahwa penguasaan atas Greenland dapat membantu mencegah serangan terhadap sekutu NATO dan menjadi prioritas utama bagi aliansi pertahanan NATO. Namun, Denmark dan berbagai negara di Eropa masih menolak untuk mendukung niat AS ini.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengatakan bahwa pemerintah Trump tidak berencana untuk menyerang Greenland, melainkan membelinya dari Denmark.
Trump melihat bahwa penguasaan atas Greenland sangat penting untuk mencegah musuh di wilayah Arktik dan menjadi prioritas keamanan nasional Amerika Serikat. Namun, Gedung Putih juga menetapkan opsi lain sebagai jalan lebih "damai", seperti pembelian Greenland atau membentuk Pakta Asosiasi Bebas dengan wilayah tersebut.
Rakyat Greenland mayoritas tidak setuju untuk menjadi bagian dari AS. Sebuah jajak pendapat di AS menunjukkan hanya 7 persen warga Amerika Serikat yang menyetujui pengambilalihan Greenland menggunakan operasi militer.
Pemerintah Trump juga mengatakan bahwa penguasaan atas Greenland dapat membantu mencegah serangan terhadap sekutu NATO dan menjadi prioritas utama bagi aliansi pertahanan NATO. Namun, Denmark dan berbagai negara di Eropa masih menolak untuk mendukung niat AS ini.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengatakan bahwa pemerintah Trump tidak berencana untuk menyerang Greenland, melainkan membelinya dari Denmark.