Kasus Jeffrey Epstein, mantan pembunuh massal dan pelaku seksual terhadap anak-anak, kembali menimbulkan kontroversi setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) menghapus ribuan dokumen terkait kasus tersebut dari situs resminya. Dokumen-dokumen tersebut termasuk video dan foto korban yang dirilis sebagai bagian dari diberlakukannya The Epstein Files Transparency Act.
Menurut sumber, kesalahan penyamaran data redaksi dan kelalaian manusia menyebabkan banyak file masih menampilkan nama, alamat email, foto telanjang, serta wajah korban yang dapat dikenali. Para pengacara korban menyatakan bahwa kebocoran ini adalah pelanggaran privasi yang sangat berat dan telah mempengaruhi keselamatan jiwa mereka.
Dalam upaya menghapus kesalahan tersebut, DOJ telah menarik semua dokumen yang dilaporkan bermasalah dan sedang melakukan peninjauan ulang untuk memastikan tidak ada lagi file yang memuat identitas korban secara terbuka. Menurut DOJ, kesalahan terjadi akibat faktor teknis maupun manusia, serta menegaskan bahwa perlindungan korban tetap menjadi prioritas utama.
Namun, para pengacara korban tetap mengkritik keras cara pemerintah merilis dokumen. "Kerusakan yang terjadi tidak dapat diperbaiki," kata Brad Edwards, seorang pengacara yang mewakili para korban. Mereka juga menegaskan bahwa kehidupan mereka akan terus diuji oleh tekanan psikologis berat dan ancaman setelah data pribadi dan informasi sensitif mereka beredar luas di internet.
Bagaimana cara cek dokumen video di File Epstein? Anda dapat mengunjungi laman resminya di https://www.justice.gov/epstein, kemudian klik tombol "DOJ Disclosures", selanjutnya pilih bagian "BOP Video Footage". Namun, perlu diingat bahwa file video Epstein Files belum diunggah ulang oleh DOJ hingga saat ini.
Menurut sumber, kesalahan penyamaran data redaksi dan kelalaian manusia menyebabkan banyak file masih menampilkan nama, alamat email, foto telanjang, serta wajah korban yang dapat dikenali. Para pengacara korban menyatakan bahwa kebocoran ini adalah pelanggaran privasi yang sangat berat dan telah mempengaruhi keselamatan jiwa mereka.
Dalam upaya menghapus kesalahan tersebut, DOJ telah menarik semua dokumen yang dilaporkan bermasalah dan sedang melakukan peninjauan ulang untuk memastikan tidak ada lagi file yang memuat identitas korban secara terbuka. Menurut DOJ, kesalahan terjadi akibat faktor teknis maupun manusia, serta menegaskan bahwa perlindungan korban tetap menjadi prioritas utama.
Namun, para pengacara korban tetap mengkritik keras cara pemerintah merilis dokumen. "Kerusakan yang terjadi tidak dapat diperbaiki," kata Brad Edwards, seorang pengacara yang mewakili para korban. Mereka juga menegaskan bahwa kehidupan mereka akan terus diuji oleh tekanan psikologis berat dan ancaman setelah data pribadi dan informasi sensitif mereka beredar luas di internet.
Bagaimana cara cek dokumen video di File Epstein? Anda dapat mengunjungi laman resminya di https://www.justice.gov/epstein, kemudian klik tombol "DOJ Disclosures", selanjutnya pilih bagian "BOP Video Footage". Namun, perlu diingat bahwa file video Epstein Files belum diunggah ulang oleh DOJ hingga saat ini.