Terdapat 59 program studi pendukung yang dirinci berdasarkan kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Ada dua jalur seleksi nasional, yaitu SNBP dan SNBT. Pada jalur SNBP, mata pelajaran pendukung yang menjadi pertimbangan seleksi dan rujukan dalam tes kemampuan akademik adalah:
Rumpun Ilmu Humaniora: Seni, Sejarah, Lingistik, Sastra, Filsafat
Rumpun Ilmu Sosial: Sosial, Ekonomi, Pertahanan, Psikologi
Rumpun Ilmu Alam: Kimia, Ilmu Kebumian, Ilmu Kelautan, Biologi, Biofisika, Fisika, Astronomi
Rumpun Ilmu Formal: Komputer, Logika, Matematika
Rumpun Ilmu Terapan: Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan, Arsitektur, Perencanaan Wilayah, Desain, Ilmu Akuntansi, Ilmu Manajemen, Logistik, Administrasi Bisnis, Bisnis, Ilmu Komunikasi, Pendidikan, Teknik/Rekayasa, Ilmu Lingkungan, Kehutanan, Ilmu Kedokteran, Ilmu Kedokteran Gigi, Ilmu Veteriner, Ilmu Farmasi, Ilmu Gizi, Kesehatan Masyarakat, Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan, Ilmu Informasi, Hukum, Ilmu Militer, Urusan Publik, Ilmu Keolahragaan, Pariwisata, Transportasi, Bioteknologi, Biokewirausahaan, Bioinformatika.
Terdapat empat mata pelajaran pendukung yang dipilih sebagai prioritas dalam komponen penilaian SNBP 2026. Bobot nilai dari empat mata pelajaran tersebut digabungkan dengan prestasi atau portofolio siswa untuk mencapai bobot maksimal 50%. Setiap kampus memiliki kewenangan untuk menentukan komposisi spesifik dan hanya dua mata pelajaran yang relevan dengan program studi pilihan yang akan dihitung nilai.
Rumpun Ilmu Humaniora: Seni, Sejarah, Lingistik, Sastra, Filsafat
Rumpun Ilmu Sosial: Sosial, Ekonomi, Pertahanan, Psikologi
Rumpun Ilmu Alam: Kimia, Ilmu Kebumian, Ilmu Kelautan, Biologi, Biofisika, Fisika, Astronomi
Rumpun Ilmu Formal: Komputer, Logika, Matematika
Rumpun Ilmu Terapan: Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan, Arsitektur, Perencanaan Wilayah, Desain, Ilmu Akuntansi, Ilmu Manajemen, Logistik, Administrasi Bisnis, Bisnis, Ilmu Komunikasi, Pendidikan, Teknik/Rekayasa, Ilmu Lingkungan, Kehutanan, Ilmu Kedokteran, Ilmu Kedokteran Gigi, Ilmu Veteriner, Ilmu Farmasi, Ilmu Gizi, Kesehatan Masyarakat, Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan, Ilmu Informasi, Hukum, Ilmu Militer, Urusan Publik, Ilmu Keolahragaan, Pariwisata, Transportasi, Bioteknologi, Biokewirausahaan, Bioinformatika.
Terdapat empat mata pelajaran pendukung yang dipilih sebagai prioritas dalam komponen penilaian SNBP 2026. Bobot nilai dari empat mata pelajaran tersebut digabungkan dengan prestasi atau portofolio siswa untuk mencapai bobot maksimal 50%. Setiap kampus memiliki kewenangan untuk menentukan komposisi spesifik dan hanya dua mata pelajaran yang relevan dengan program studi pilihan yang akan dihitung nilai.