Wow itu banyak ya, pendaftaran beasiswa LPDP tahun 2026 memang harus dipersiapkan dengan baik, kayaknya gak bisa ngakuin-akuin sih . Tapi ayo kita fokus pada dokumen administrasi yang harus disiapkan, kayakanya penting banget . KTP, ijazah, loa unconditional... itu semua harus disiapkan dulu sebelum pendaftaran . Dan juga skor bahasa Inggris, formulir diri, esai personal statement... itu semua harus jelas dan spesifik . Kayaknya persyaratan ini bisa menjadi tantangan bagi beberapa orang, tapi gak usah khawatir, kita bisa lakukan !
Makasih lho Kemenkeu RI, tapi nggak percaya sih program beasiswa LPDP lagi. Skema afirmasi kayaknya lebih fokus pada orang-orang dari latar belakang tertentu, bukan waduh aja kalian ingin memilih siapa saja yang mau. Dan apa dengan skor bahasa Inggris? 500-600 punya masalah, 700+ udah ok sih .
Dan apa dengan proposal penelitian doktoral? Gampang banget dipikirkan, tapi nyataannya kalian gak ngerjain aja. Dan yang paling asyik lagi, esai komitmen kembali ke Indonesia. Siapa bilang aku mau balik ke tempat kelahiran saya?
Makanya, nggak percaya sih program ini bisa membantu orang-orang yang benar-benar membutuhkan beasiswa. Mereka pasti akan menyesal nanti.
Gak bisa dipungut alasan lagi sih, siapa pun yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri harus siap dulu . Tapi, apa salahnya kalau pendaftar tidak terpersiapkan? Kemenkeu RI udah memberikan criterai yang jelas, tapi masih banyak orang yang nggak memperhatikannya . Kalau ingin beasiswa LPDP afirmasi, harus punya latar belakang khusus, sih . Tapi, gimana kalau pendaftar nggak tahu apa itu? Mesti siap dulu, kayaknya .
Jangan sampai kita lupa sih, beasiswa LPDP itu kayaknya sangat penting buat orang Indonesia yang ingin melanjutkan studi di luar negeri . Tapi, sepertinya persyaratan yang harus dipenuhi terasa cukup berat sekali. Hmm, kayaknya kita harus mulai dari sisi pendidikan kita sendiri dulu, ya? Pastikan kita punya skor bahasa Inggris yang cukup agar nanti kita bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya tanpa masalah . Dan, tentu saja, kita harus memilih beasiswa yang tepat untuk kita, bukan hanya karena sembarangan . Karena, kalau kita salah pilihan, nanti kita akan menyesal dan kesal .