Siklon Tropis Senyar yang terjadi di Sumatera dan peringatan BMKG. Apakah itu siklon tropis senyar, apa saja dampaknya?
Siklon tropis adalah badai berkecepatan tinggi yang dimulai dari permukaan laut tropis. Sedangkan Siklon Tropis Senyar adalah salah satu jenis siklon tropis yang dapat terjadi di Semenanjung Malaysia, Thailand Selatan dan Sumatera.
BMKG telah memantau bahwa Siklon Tropis Senyar yang terjadi di dekat Sumatera sempat membuat BMKG mengimbau seluruh stakeholders baik pemerintah daerah maupun wilayah terdampak untuk bersiaga karena siklon ini memiliki potensi menimbulkan dampak lanjutan seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
Siklon Tropis Senyar yang terjadi di Sumatera pada Rabu tersebut sempat membuat wilayah sekitar Kota Medan dilaporkan mengalami banjir dan cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas tinggi.
Penjelasan BMKG tentang siklon tropis senyar
Siklon Tropis Senyar tercipta akibat tekanan atmosfer rendah di Samudera Hindia. Kondisi itu kemudian berkembang menjadi Depresi Tropis untuk kemudian berkembang menjadi Siklon Tropis Senyar.
BMKG juga memantau bahwa siklon ini memiliki tekanan udara minimum di area pusat mencapai 998 hPa dan kecepatan angin maksimum di sekitar sistem mencapai 43 knot (80 km/jam), ketika awal terbentuk.
Dalam 48 jam ke depan, Siklon Tropis Senyar diperkirakan akan menurun intensitasnya menjadi Depresi Tropis. Meskipun hanya berlangsung selama 48 jam siklon ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin kencang di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat dan sekitarnya.
Dampak terbesar yang akan dirasakan masyarakat di wilayah terdampak adalah peningkatan intensitas hujan hingga level sedang, lebat atau bahkan ekstrem. Hujan berintensitas tinggi ini juga akan diikuti dengan angin kencang yang juga berpotensi terjadi pada wilayah terdampak di Sumatera.
Direktur Meteorologi Publik BMKG menyatakan bahwa terciptanya Siklon Tropis Senyar di dekat wilayah Indonesia merupakan fenomena yang tidak umum terjadi.
Fenomena seperti Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum di wilayah perairan Selat Malaka, apalagi jika sampai melintasi daratan.
Siklon tropis adalah badai berkecepatan tinggi yang dimulai dari permukaan laut tropis. Sedangkan Siklon Tropis Senyar adalah salah satu jenis siklon tropis yang dapat terjadi di Semenanjung Malaysia, Thailand Selatan dan Sumatera.
BMKG telah memantau bahwa Siklon Tropis Senyar yang terjadi di dekat Sumatera sempat membuat BMKG mengimbau seluruh stakeholders baik pemerintah daerah maupun wilayah terdampak untuk bersiaga karena siklon ini memiliki potensi menimbulkan dampak lanjutan seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
Siklon Tropis Senyar yang terjadi di Sumatera pada Rabu tersebut sempat membuat wilayah sekitar Kota Medan dilaporkan mengalami banjir dan cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas tinggi.
Penjelasan BMKG tentang siklon tropis senyar
Siklon Tropis Senyar tercipta akibat tekanan atmosfer rendah di Samudera Hindia. Kondisi itu kemudian berkembang menjadi Depresi Tropis untuk kemudian berkembang menjadi Siklon Tropis Senyar.
BMKG juga memantau bahwa siklon ini memiliki tekanan udara minimum di area pusat mencapai 998 hPa dan kecepatan angin maksimum di sekitar sistem mencapai 43 knot (80 km/jam), ketika awal terbentuk.
Dalam 48 jam ke depan, Siklon Tropis Senyar diperkirakan akan menurun intensitasnya menjadi Depresi Tropis. Meskipun hanya berlangsung selama 48 jam siklon ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin kencang di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat dan sekitarnya.
Dampak terbesar yang akan dirasakan masyarakat di wilayah terdampak adalah peningkatan intensitas hujan hingga level sedang, lebat atau bahkan ekstrem. Hujan berintensitas tinggi ini juga akan diikuti dengan angin kencang yang juga berpotensi terjadi pada wilayah terdampak di Sumatera.
Direktur Meteorologi Publik BMKG menyatakan bahwa terciptanya Siklon Tropis Senyar di dekat wilayah Indonesia merupakan fenomena yang tidak umum terjadi.
Fenomena seperti Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum di wilayah perairan Selat Malaka, apalagi jika sampai melintasi daratan.