Virus Nipah terus menyebar di India, sehingga Menteri Kesehatan Indonesia (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam konsumsi buah yang terbuka atau sudah koyak. Ia menekankan bahwa virus ini dapat menular melalui buah yang terkontaminasi ludah kelelawar, sehingga sangat penting untuk memastikan kesehatan kita.
"Jangan makan buah yang terbuka, karena virus Nipah dapat menular melalui buah yang sudah dimakan oleh kelelawar. Kalau bisa makan jeruk, jeruknya tertutup dikupas sendiri, jadi kita bisa lihat kebersihannya," kata Budi dalam keterangan yang diterima Tirto.
Meski virus Nipah belum ditemukan di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan langkah antisipasi dengan memperkuat sistem surveilans dan screening. Deteksi dilakukan menggunakan metode PCR, serupa dengan pemeriksaan COVID-19.
Pemeriksaan akan difokuskan pada pasien dengan gejala batuk yang tidak kunjung sembuh, mengingat virus Nipah menyerang paru-paru dan memiliki gejala yang mirip dengan COVID-19 maupun influenza. Budi juga mengingatkan bahwa virus Nipah memiliki tingkat kematian yang tinggi.
Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran dan imbauan kepada masyarakat terkait kewaspadaan terhadap virus Nipah. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam konsumsi buah yang terbuka atau sudah koyak untuk menjaga kesehatan kita.
"Jangan makan buah yang terbuka, karena virus Nipah dapat menular melalui buah yang sudah dimakan oleh kelelawar. Kalau bisa makan jeruk, jeruknya tertutup dikupas sendiri, jadi kita bisa lihat kebersihannya," kata Budi dalam keterangan yang diterima Tirto.
Meski virus Nipah belum ditemukan di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan langkah antisipasi dengan memperkuat sistem surveilans dan screening. Deteksi dilakukan menggunakan metode PCR, serupa dengan pemeriksaan COVID-19.
Pemeriksaan akan difokuskan pada pasien dengan gejala batuk yang tidak kunjung sembuh, mengingat virus Nipah menyerang paru-paru dan memiliki gejala yang mirip dengan COVID-19 maupun influenza. Budi juga mengingatkan bahwa virus Nipah memiliki tingkat kematian yang tinggi.
Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran dan imbauan kepada masyarakat terkait kewaspadaan terhadap virus Nipah. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam konsumsi buah yang terbuka atau sudah koyak untuk menjaga kesehatan kita.