Anrez Adelio mengaku, kejadian dugaan kekerasan seksual yang menjeratnya tidak mempengaruhi kariernya di dunia hiburan. Menurut dia, semua pekerjaannya berjalan dengan lancar dan ia percaya bahwa apa yang ditetapkan Allah akan selalu menjadi miliknya.
"Alhamdulillah, karier lancar. Aku enggak tahu ya tapi semua dilancarkan," katanya dalam wawancara Intens Investigasi, Selasa (6/1/2026).
Namun, ada beberapa pengakuan Friceilda 'Icel' Prillea yang tidak sesuai dengan kenyataan. Salah satunya adalah klaim bahwa Anrez Adelio tak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan mereka.
"Aku kaget waktu dia bilang aku tak punya itikad baik untuk bertanggung jawab," imbuhnya. "Padahal sudah ada pertemuan dan kesepakatan dengan keluarganya. Aku enggak tahu motifnya apa."
Icel sendiri melaporkan Anrez Adelio atas dugaan kekerasan seksual ke Polda Metro Jaya, pada 29 Desember 2025. Dalam laporannya, Icel mengklaim bahwa kejadian kekerasan seksual itu terjadi sepanjang September 2024 hingga Mei 2025.
Sementara itu, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Reonald Simanjuntak, mengatakan bahwa Icel terpaksa melakukan hubungan intim karena diancam oleh Anrez Adelio. "Jadi terlapor (Anrez) memaksa korban (Icel) berhubungan badan dengan mengirimkan video intim mereka. Video itu diambil tanpa sepengetahuan korban (Icel)," tuturnya pada 5 Januari 2026.
Meskipun ada kejadian dugaan kekerasan seksual yang menjeratnya, Anrez Adelio mengaku tidak merasakan dampak dari skandal tersebut. Ia percaya bahwa apa yang ditetapkan Allah akan selalu menjadi miliknya dan bahwa kariernya tetap lancar.
"Alhamdulillah, karier lancar. Aku enggak tahu ya tapi semua dilancarkan," katanya dalam wawancara Intens Investigasi, Selasa (6/1/2026).
Namun, ada beberapa pengakuan Friceilda 'Icel' Prillea yang tidak sesuai dengan kenyataan. Salah satunya adalah klaim bahwa Anrez Adelio tak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan mereka.
"Aku kaget waktu dia bilang aku tak punya itikad baik untuk bertanggung jawab," imbuhnya. "Padahal sudah ada pertemuan dan kesepakatan dengan keluarganya. Aku enggak tahu motifnya apa."
Icel sendiri melaporkan Anrez Adelio atas dugaan kekerasan seksual ke Polda Metro Jaya, pada 29 Desember 2025. Dalam laporannya, Icel mengklaim bahwa kejadian kekerasan seksual itu terjadi sepanjang September 2024 hingga Mei 2025.
Sementara itu, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Reonald Simanjuntak, mengatakan bahwa Icel terpaksa melakukan hubungan intim karena diancam oleh Anrez Adelio. "Jadi terlapor (Anrez) memaksa korban (Icel) berhubungan badan dengan mengirimkan video intim mereka. Video itu diambil tanpa sepengetahuan korban (Icel)," tuturnya pada 5 Januari 2026.
Meskipun ada kejadian dugaan kekerasan seksual yang menjeratnya, Anrez Adelio mengaku tidak merasakan dampak dari skandal tersebut. Ia percaya bahwa apa yang ditetapkan Allah akan selalu menjadi miliknya dan bahwa kariernya tetap lancar.