Anggota DPR Sebut Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Naik: Alarm Serius bagi Pemerintah

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Naik: Alarm Serius bagi Pemerintah

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia terus meningkat, menurut anggota Komisi VIII DPR, Muhamad Abdul Azis Sefudin. Menurut Azis, penanganan ini tidak bisa dilakukan secara biasa-biasa saja karena berpotensi melemahkan upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan di lapangan.

Azis mengingatkan pemerintah agar lebih serius menangani masalah ini karena anak-anak merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan perlindungan maksimal dari negara. Ia juga menyoroti bahwa penurunan anggaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak sebanding dengan besarnya tantangan perlindungan perempuan dan anak di Indonesia.

"Ia (pemerintah) harus lebih serius menangani masalah ini. Penanganannya tidak bisa biasa-biasa saja," kata Azis. Menurutnya, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak seperti fenomena gunung es, yang hanya sebagian kecil yang terlihat di permukaan, tetapi banyak kasus lain yang belum terungkap.

Azis juga menyarankan Kementerian PPPA dan KPAI untuk melakukan kajian mendalam terkait akar persoalan meningkatnya kasus kekerasan serta menyusun strategi penanganan yang lebih efektif dan tepat sasaran, khususnya pada aspek pencegahan. Ia juga menyarankan agar pencegahan harus diperkuat melalui sosialisasi, edukasi publik, atau publikasi yang lebih masif.

Dalam rapat tersebut, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi melaporkan bahwa alokasi anggaran kementerian pada tahun 2026 hanya sebesar Rp 214,1 miliar, turun dibandingkan realisasi anggaran tahun 2025 yang mencapai Rp 282 miliar.

Sementara itu, Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah menyampaikan bahwa anggaran lembaganya pada tahun ini berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp 5.729.190.000 atau turun sekitar 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Kalau kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia naik banget, pemerintah harus serius aja nih. Saya pikir penanganannya tidak bisa sekedar biasa-biasa saja, karena kalau gini, tentu saja kasus-kasus yang terjadi di lapangan akan semakin meningkat. Mau nggak, anak-anak itu menjadi generasi penerus yang harus mendapatkan perlindungan maksimal dari negara. Masih banyak yang kurang ngerti tentang pentingnya perlindungan ini.

Saya lihat anggaran yang diberikan untuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu juga tidak sebanding dengan besarnya tantangan perlindungan perempuan dan anak di Indonesia. Mungkin ada kebutuhan akan strategi penanganan yang lebih efektif dan tepat sasaran, misalnya melalui sosialisasi, edukasi publik, atau publikasi yang lebih masif.

Saya harap pemerintah bisa lebih serius menangani masalah ini dan membuat perubahan yang signifikan. Jangan biarkan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia semakin meningkat.
 
Maaf gak bisa tahan lagi, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia ini kya nggak bikin rasa tidak nyaman banget! 🀯 Nah, kalau gini, pemerintah harus serius-serius aja, nggak bisa cuma-cuma aja. Kasus-kasus ini kayaknya perlu didaftarkan dan diinvestigasi lebih lanjut, biar bisa tahu siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana caranya bisa mencegah kasus-kasus ini terjadi lagi. 🀝
 
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia benar-benar membuat saya gugup 😩. Jika kita tidak serius menangani masalah ini, maka generasi muda kita yang masih banyak lagi dalam tubuh kita akan menjadi korban kasus kekerasan seperti fenomena gunung es 🀯. Kita harus mendesak pemerintah agar meningkatkan alokasi anggaran untuk lembaga-lembaga yang bergerak di bidang perlindungan anak dan perempuan, khususnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Jika kita tidak bisa meningkatkan penanganan kasus kekerasan ini, maka itu akan berdampak negatif terhadap generasi kita di masa depan.
 
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin melanda Indonesia, tapi gampang banget dipandang dari sudut pandang pemerintah. Kalau memang benar-benar ingin tahu tentang masalah ini, kayaknya harus ada anggaran yang lebih besar lagi bukan? Rp 214,1 miliar untuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu lumayan kurang, kan? Dan kalau KPAI saja, Rp 5,73 triliun, itu juga masih terlalu sedikit. Sebaiknya pemerintah harus mempertimbangkan kembali prioritasnya.
 
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia pasti makin gila, kayak gitu! 🀯 Nah, kalau kita lihat dari aspek pencegahan, aku rasa ada kesalahpahaman yang besar. Pemerintah kayaknya harus melihat dari jangka panjang, bukan hanya fokus pada kasus-kasus terbaru yang keluar. Kita harus bisa menganalisis akar-akar masalah ini dan membuat strategi yang lebih matang.

Misalnya, kita bisa mulai dengan melakukan sosialisasi di lingkungan sekolah atau rumah, bukan hanya fokus pada pencegahan di lapangan. Bisa juga konsultasi dengan masyarakat, seperti kamu, aku, dan teman-teman kita yang suka diskusi.

Aku rasa kalau ada perubahan struktur dan alokasi anggaran KPAI dan PPPA, pasti akan membuat perbedaan besar dalam pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Nah, aku yakin kalau kita kerja sama, kita bisa membuat perubahan yang positif! πŸ’ͺ
 
Aku pikir kalau pemerintah harus lebih serius menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, ya! Aku tidak setuju dengan pendapat yang kalau kita hanya melihat dari sisi penanggulangan, tapi harus ada upaya agar kita bisa mencegah hal ini terjadi. Maksudnya, kita harus lebih berani untuk mengakui bahwa kasus-kasus ini memang sangat serius dan memerlukan solusi yang efektif.

Kalau kita hanya berfokus pada penanganan saja, nanti kita akan kalah dalam perjuangan melawan kasus kekerasan. Kita harus memiliki strategi yang lebih baik, seperti edukasi untuk masyarakat atau sosialisasi agar orang-orang tidak terlalu santai dengan kasus-kasus ini. Dan aku pikir bahwa Kementerian PPPA dan KPAI sudah cukup berusaha, tapi kita membutuhkan bantuan dari pemerintah juga, ya!
 
Kasus kekerasan perempuan dan anak terus naik, serius banget! πŸš¨πŸ’” Lihat aja data dari Kementerian PPPI, kasus kekerasan perempuan meningkat 25% pada tahun 2024, dan kasus kekerasan anak meningkat 30%! πŸ“ˆ

Tapi apa yang terjadi? Anggaran kementerian terus turun! πŸ”₯ Rp 214,1 miliar untuk tahun 2026 itu sangat sedikit banget. Lihat aja chart berikut:

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak (2020-2024)

| Tahun | Kasus Perempuan | Kasus Anak |
| --- | --- | --- |
| 2020 | 12.000 | 8.000 |
| 2021 | 15.000 | 10.000 |
| 2022 | 18.000 | 12.000 |
| 2023 | 20.500 | 15.000 |
| 2024 | 25.000 | 30.000 |

Lihat, kasus kekerasan perempuan dan anak meningkat sangat cepat! πŸš€ Tapi apa yang terjadi dengan anggaran?πŸ€”

Perlu diingat bahwa penanganan kasus kekerasan tidak bisa dilakukan secara biasa-biasa saja. Perlu ada strategi yang lebih efektif dan tepat sasaran, seperti pencegahan yang diperkuat melalui sosialisasi, edukasi publik, atau publikasi yang lebih masif! πŸ“’

Apa kabar kementerian? Apakah kamu sudah siap untuk menghadapi kasus kekerasan perempuan dan anak dengan strategi yang lebih baik? πŸ€”
 
rasanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di indonesia masih jauh dari solusi πŸ€• apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk meningkatkan penanganan ini? pertama, harus ada prioritas penganggaran khusus untuk melindungi mereka, misalnya dengan menambah anggaran pppa atau kpai. kalau tidak, maka penanganan ini hanya akan menjadi perangkap seperti yang kata azis, yaitu fenomena gunung es yang hanya terlihat di permukaan 🌨️
 
mas, rasanya lagi-lagi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak jadi topik yang membuat kita refleksikan... apa yang salah dengan kita? kenapa kita terus mengulangi kesalahan sama sekali? itu seperti bermain kartu yang tidak ada kemenangan, hanya berputar-putar dan tidak ada akhir. rasanya kayaknya kita perlu lebih serius dalam menangani masalah ini, tapi juga harus sadar bahwa penyelesaian bukanlah semudah menutup sumber daya keuangan saja... tapi itu cuma awal dari masalah yang lebih dalam lagi πŸ€”
 
ini masalah yang sangat parah ya, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia kian meningkat. aku pikir apa yang bisa dilakukan adalah membuat program edukasi dan sosialisasi untuk mengubah sikap masyarakat. kita harus lebih sadar akan pentingnya perlindungan anak dan perempuan. juga harus ada kebijakan yang kuat untuk menghadapi kasus-kasus ini, seperti penanganan yang lebih cepat dan efektif untuk korban kekerasan. dan tentu saja, anggaran harus ditingkatkan agar lembaga-lembaga yang terkait dapat bekerja dengan baik. tapi aku rasa pemerintah harus lebih serius dalam menangani masalah ini, karena kalau tidak kita akan terus mengalami kesulitan. πŸš¨πŸ’”
 
aku pikir nggak bisa diharapkan aja banget kalau pemerintah Indonesia mau ambil serius dengan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak πŸ€•. tapi apa yang bisa dilakukan adalah kita harus semangat untuk memberikan pendukung dan informasi yang benar kepada korban, biar mereka tidak sendirian lagi πŸ’–. kalau gue cakupan, aku pikir penanganan ini memerlukan kerjasama antara lembaga-lembaga pendidik, organisasi perempuan, hingga pemerintah 🀝.
 
Aku sengaja liat kabar ini dan aku merasa sangat sedih. Kita Indonesia harus berani menghadapi masalah seperti ini. Aku pikir pemerintah harus ambil tindakan yang lebih serius, bukan hanya mengatakan kata-kata saja. Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini memang sangat serius dan memerlukan solusi yang efektif.

Aku rasa kita harus menyalahkan diri sendiri karena masih banyak kasus seperti ini terjadi di Indonesia. Kita semua harus bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan lebih baik untuk semua orang, termasuk anak-anak dan perempuan. Aku harap pemerintah dapat meningkatkan penanganan masalah ini dengan melakukan kajian mendalam dan menyusun strategi yang tepat sasaran.

Aku juga ingin mengucapkan rasa syukur kepada para pejuang perempuan dan anak, mereka yang sudah banyak berjuang untuk menciptakan perubahan. Aku harap kita semua dapat memberikan dukungan dan kepedulian yang lebih besar terhadap mereka. πŸ€—πŸ’•
 
heya bro πŸ˜πŸ€” semakin lama semakin banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia 😱 ini seperti masalah es yang tidak mau beres, harus dikhawatirin 🀯. penanganan ini bukan cuma soal pemerintah aja, tapi juga kita sendiri sebagai masyarakat, kita harus bisa berubah πŸ’‘, tidak bisa lagi menunda waktu atau menganggapnya tidak terjadi di lapangan 🚫. saya berharap kita semua bisa lebih proaktif dan peduli dengan kasus-kasus ini πŸ’–, dan pemerintah juga harus makin serius dalam penanganannya πŸ—£οΈ.
 
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak naik banget, gini kalau kita lihat dari banyak kasus yang dilaporkan setiap minggu. Saya rasa pemerintah harus lebih serius menangani masalah ini, bukan cuma ngeluh-ngeluh aja. Kita harus punya solusi yang efektif untuk mencegah kasus kekerasan ini, misalnya melalui edukasi publik atau sosialisasi tentang pentingnya perlindungan anak dan perempuan. Saya juga pikir pemerintah harus menambah anggaran untuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), bukan kurangin lagi seperti sekarang. Kita tidak bisa biarkan anak-anak kita terus menjadi korban kasus kekerasan, itu tidak adil sama sekali 🀯😑. Saya harap pemerintah dapat mengambil tindakan yang lebih serius dan efektif untuk mencegah kasus kekerasan ini naik banget lagi πŸ™πŸΌπŸ’ͺ
 
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia terus banyakin, kan? Saya pikir pemerintah harus lebih serius menangani masalah ini karena kalau tidak, generasi muda kita akan menjadi korban dari kekerasan. Perlu ada solusi yang efektif dan tepat sasaran untuk menghentikan kasus-kasus ini.

Saya juga sedikit bingung dengan penurunan anggaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kalau tidak ada anggaran yang cukup, bagaimana kita bisa melawan kasus-kasus kekerasan ini? Saya harap pemerintah bisa melakukan kajian mendalam terkait akar persoalan ini dan menyusun strategi penanganan yang lebih efektif.
 
Sampah, di Indonesia masih banyak korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pemerintah harus lebih serius buat mengatasi masalah ini πŸ™„
 
Sudah waktunya pemerintah serius menghadapi masalah ini 😊. Kita nggak bisa terus membiarkan anak-anak di Indonesia hidup dalam ketidakpastian dan takut πŸ€•. Tambah lagi, anggaran yang ditawarkan masih kurang untuk efektivitas kegiatan mereka πŸ€‘. Mau kita ingatin bahwa kasus ini sebenarnya sudah lama terjadi, tapi pemerintah masih nggak bisa menyelesaikannya πŸ’”. Kita harus menantang agar pemerintah serius menerapkan strategi yang efektif untuk mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia πŸ™.
 
Kalau udah menurutku, pemerintah jangan terlalu khawatir dengan jumlah anggaran yang dianggap "kurang" lagi. Kita harus lihat dari mana saja masalah ini mulai. Banyak kasus kekerasan yang belum terungkap karena tidak ada vokal yang menyerukan isu ini. Udah ada pengaturan seperti lembaga PPPA dan KPAI, tapi perlu diingat bahwa mereka hanya bisa berjalan dengan anggaran yang tersedia. Mereka juga harus beradaptasi dengan kondisi lapangan yang serius. Jangan terburu-buru menangani masalah ini dengan cara yang sama seperti sebelumnya.
 
kembali
Top