Andre Rosiade Minta Dukungan PLN Percepat Proyek Listrik Desa di Dharmasraya

Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, masih menghadapi kesulitan dalam memperluas akses listrik ke pelosok daerahnya. Meski telah masuk dalam daftar anggaran PT PLN (Persero), proyek listrik desa di Daerah Pemkab Dharmasraya terhambat oleh biaya pembebasan lahan, terutama lahan perkebunan sawit.

Mengingat kesulitan tersebut, Andre Rosiade, Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, meminta dukungan PT PLN untuk melancarkan proyek listrik desa di Dharmasraya. "PLN harus ikut membantu melalui program CSR," kata Andre dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI bersama Direksi PLN.

Proyek lisdes di Dharmasraya sebenarnya telah menjadi prioritas untuk memperluas akses listrik ke daerah terpencil. Namun, keterbatasan anggaran daerah dan biaya pembebasan lahan membuat kesulitan dalam menuntaskan proses tersebut.

Masyarakat setempat telah menunjukkan semangat gotong royong dengan mengumpulkan dana secara swadaya untuk membantu pembebasan lahan. Namun, Andre berharap dukungan dari PLN dapat mempercepat proyek lisdes tersebut sehingga warga di daerah terpencil Dharmasraya dapat menikmati aliran listrik yang stabil.

Pemerataan akses listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mempercepat pembangunan daerah. "Kalau listrik masuk, usaha kecil bisa tumbuh, anak-anak bisa belajar lebih baik, dan desa akan berkembang," kata Andre.

Dengan dukungan dari PLN, proyek lisdes di Dharmasraya dapat direalisasikan sesuai target pada 2026. Ini akan membawa manfaat bagi warga di daerah terpencil yang belum memiliki akses listrik yang stabil.
 
Apa sih konsekuensi dari PLN jangan ikut ambil proyek lisdes itu? Kalau gini, biaya pembebasan lahan jadi nggak masalah. Bisa jadi, biaya pembebasan lahan yang mahal ini salah satu penyebab kehabisan anggaran daerah.
 
gabungin dulu, kalau mau bantu proyek lisdes di Dharmasraya itu, harus ada klarifikasi apa benar tidak biaya pembebasan lahan itu cuma dari PT PLN aja? nggak ada cara lain untuk mendapatkan akses listrik yang stabil di daerah tersebut? perlu banter usaha sama antara pemerintah daerah dan PT PLN ya...
 
pln udah masuk daftar anggaran, tapi masih keterbatasan biaya pembebasan lahan, kayaknya harus ada solusi cepat agar proyek lisdes di dharmasraya bisa segera direalisasi ya 😊. kalau PLN mau bantu, mereka harus membantu masyarakat swadaya dengan memberikan dana atau sumber daya yang cukup biar proyek itu bisa berjalan lancar. proyek lisdes bukan hanya tentang listrik, tapi juga tentang pemerataan dan pembangunan ekonomi. kalau gak ada dukungan dari PLN, maka proyek ini pasti akan tertunda lagi, kayaknya harus ada komitmen yang serius dari mereka ya 💯
 
🤔 aku pikir kalau biaya pembebasan lahan itu tidak harus menjadi hambatan. aku rasa kita perlu cari solusi lain, misalnya dengan bantuan dari organisasi-organisasi sosial atau pemerintah pusat yang lebih banyak memberikan sumber daya. 📈

Aku juga penasaran kenapa proyek lisdes di Dharmasraya belum selesai? apakah ada masalah lain yang tidak dikaitkan dengan biaya pembebasan lahan? aku rasa perlu dilakukan investigasi lebih lanjut agar kita bisa menemukan solusi yang lebih tepat. 🤔
 
Aku pikir kalau biaya pembebasan lahan itu boleh jadi solusinya, tapi apa ada cara lain? Tapi aku rasa PLN harus ikut membantu melalui program CSR ya. Aku juga setuju kalau pemerataan akses listrik bukan hanya soal penerangan, tapi juga membuka peluang ekonomi baru dan mempercepat pembangunan daerah. Aku harap proyek lisdes di Dharmasraya bisa direalisasikan sebelum 2026 ya, agar warga di daerah terpencil Dharmasraya bisa menikmati aliran listrik yang stabil 💡🌿
 
Gue pikir kalau pemerintah tidak bisa memecahkan masalah ini, gue rasa PLN harus ikut campur ya.. Mereka punya sumber daya yang cukup banget, jadi mereka boleh membantu. Kalau gak ada dukungan dari PLN, gue bayangin aja bagaimana warga di daerah terpencil Dharmasraya bakal keberatan.. Mereka butuh listrik untuk hidup nyaman, bukan hanya penerangan saja. Jika bisa, mereka butuh listrik yang stabil dan akhirnya bisa berinvestasi di usaha kecil. Ini akan membuat warga lebih bahagia dan desa pun akan berkembang.
 
Aku pikir gampang banget PLN mau membantu proyek lisdes di Dharmasraya, karena itu bagus untuk masyarakat yang belum punya aliran listrik. Aku senang masyarakat setempat sudah bisa bekerja sama dengan mengumpulkan dana sendiri, tapi aku yakin dengan dukungan dari PLN, proyek ini akan cepat selesai dan warga di daerah terpencil Dharmasraya bisa menikmati aliran listrik yang stabil. Mereka bisa bermain, belajar, dan bekerja lebih baik, itu akan sangat bagus untuk pendidikan anak-anak di daerah tersebut. Dan aku pikir ini adalah contoh baik bagi semua pemerintah di Indonesia untuk mendukung proyek-proyek pembangunan yang membawa manfaat bagi rakyatnya.
 
Lirik gampang banget sih, PT PLN harus jangan lupa kewajibannya lagi. Kalau udah masuk dalam daftar anggaran, kenapa masih banyak kesulitan? Belum punya uang untuk pembebasan lahan, tapi diharapkan masih mau ikut membantu melalui program CSR? Gampang sih, kan? 🤔
 
Gue rasanya nyebelin, PLN gak bisa biar duduk diam sambil rakyat di Dharmasraya tipe apa aja. Mereka udah punya anggaran, tapi permasalahan lahan perkebunan sawit yang berantakan bikin kesulitan prosesnya. Gue pikir itu gede banget, biar warga bisa jalan-jalan dengan listrik, mereka harus ada cara di mana untuk mengganti lahan perkebunannya dulu...
 
PLN harus serius banget dengan proyek lisdes di Dharmasraya! Kita nggak bisa biarkan kebutuhan masyarakat setempat dibawa-bawa karena keterbatasan anggaran, deh. Mereka udah buktikan bahwa gotong royong bisa membuat perbedaan, tapi PLN harus ikut membantu dengan dukungan yang cukup. Kalau kita nggak mau bekerja sama, apa artinya? Kita hanya sedang nunggu-nunggu sementara warga Dharmasraya terus hidup tanpa aliran listrik yang stabil... itu gila! 😩
 
Peyakinn banget sama proyek lisdes di Dharmasraya, kayaknya PLN harus turut bantu aja. Kalau gini, kalau listrik masuk ke pelosok daerah, siapa tahu desa-desa tersebut bisa berkembang lebih cepat, ada usaha baru, dan warga tidak perlu lagi mengeluh karena tidak ada listrik. Saya harap proyek ini bisa direalisasikan dengan lancar dan semua warga Dharmasraya bisa menikmati aliran listrik yang stabil 🚀💡
 
Aku rasa perlu diingat bahwa pembangunan desa bukan hanya tentang listrik, tapi juga tentang keseimbangan lingkungan dan kehidupan sehari-hari masyarakat di daerah tersebut 🌿💡. Aku percaya kalau dengan kerja sama antara pemerintah lokal, masyarakat, dan perusahaan-perusahaan seperti PLN, kita bisa mencapai solusi yang lebih baik untuk masalah akses listrik di Dharmasraya. Sayangnya biaya pembebasan lahan masih menjadi hambatan utama, tapi aku berharap ada inovasi atau teknologi baru yang bisa mengatasi masalah itu 🤔💻.
 
Gue pikir kalau biaya pembebasan lahan itu memang bikin kesulitan dalam proses proyek lisdes, tapi gue berharap PLN bisa menemukan solusi untuk mengatasinya. Masyarakat setempat udah banyak yang ikut bantu dengan mengumpulkan dana, jadi gue yakin kalau dengan dukungan dari PLN, proyek lisdes di Dharmasraya bisa direalisasikan. Kalau listrik masuk, warga di daerah terpencil itu pasti akan lebih siap dalam mencari pekerjaan dan usaha kecil bisa tumbuh, bahkan anak-anak bisa belajar lebih baik. Semoga proyek lisdes ini bisa menjadi solusi yang tepat untuk memperluas akses listrik ke pelosok daerah Dharmasraya 😊💡
 
biar gampang ya! biaya pembebasan lahan itu memang menjadi hambatan utama untuk melancarkan proyek lisdes di Dharmasraya. tapi kalau PLN ikut membantu, tentu saja akan lebih cepat dan lancar. aku pikir itu juga bagus banget, karena pemerataan akses listrik itu bukan hanya soal penerangan, tapi juga bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil. kalau PLN ikut mendukung, proyek lisdes itu pasti akan bisa direalisasikan sesuai target pada 2026, dan itu akan membawa banyak manfaat bagi warga di Dharmasraya 😊💡
 
Maksudnya apa keberadaan PLN ini? Jika mau membantu memperluas akses listrik di Dharmasraya, itu akan sangat baik 🙏. Bayangkan saja, kalau penduduk di sana bisa menikmati aliran listrik yang stabil, tentu akan lebih mudah untuk mereka bekerja dan berbisnis, bukannya hanya penerangan saja 🤔. Saya pikir kalau PLN mau membantu, itu juga bisa menjadi contoh bagi perusahaan lainnya untuk ikut bergabung dalam program CSR 💸.
 
Biaya pembebasan lahan masih bikin sulit cari dana buat proyek listrik desa di Daerah Pemkab Dharmasraya, ya... PLN harus ikut membantu nggak, kalau tidak mau kalah dengan daerah lain yang udah punya akses listrik yang stabil. Masyarakat setempat sudah banyak berusaha, tapi biaya pembebasan lahan yang bikin sulit masih dihadapi. Dukungan dari PLN memang sangat dibutuhkan untuk mempercepat proyek lisdes tersebut...
 
Lagi-lagi kabupaten Dharmasraya yang kesulitan memperluas akses listrik ke pelosok daerahan... biaya pembebasan lahan ya ini bikin ribet banget. Kalau mau wajib ikut membantu, giliran PLN ya!

Saya rasa pemerataan akses listrik ini bukan hanya soal penerangan, tapi juga ekonomi dan pendidikan... kalau listrik masuk di daerah terpencil, usaha kecil akan tumbuh, anak-anak bisa belajar lebih baik, dan desa akan berkembang. Kalau kita tidak ada akses listrik, warga pasti tetap berada di kegelapan...

Saya harap proyek lisdes di Dharmasraya bisa direalisasikan sesuai target pada 2026... kalau begitu, warga di daerah terpencil pasti akan merasa syukur.
 
gampang nih, aja PLN jangan lupa sih kalau di Indonesia udah banyak kota-kota kecil yang masih tidak ada listrik, gini seperti di Desa Tengah, Sumatera Baru, aku ya punya pengalaman saat liburan, aku masih ingat langsung masuk ke rumah dan nanti aki pakai lilin... 🕯️. kalau PLN bisa membantu akses listrik ke daerah-daerah seperti itu, gak cuma memberikan listrik aja, tapi juga memberikan kesempatan bagi warga untuk berkembang. kayaknya harus ada program yang lebih komprehensif, bukan hanya proyek lisdes aja... 🤔
 
Aku pikir itu lumayan bingung banget, nggak ada masalahnya kalau biaya pembebasan lahan jadi masalahnya? Aku bayangkan kalau PLN mau donasikan uang buat proyek lisdes di Dharmasraya, tapi malah dihalang-halangi oleh biaya pembebasan lahan itu sendiri.

Aku rasa itu perlu diperhatikan dan ada solusi yang bisa diambil, kalau misalnya PLN mau donosiasi uang untuk proyek lisdes, maka bisa dibayangkan ada kontrak jual beli lahan yang lebih kompatibel dengan kebutuhan proyek tersebut.

Kalau gini, aku pikir itu akan membantu masyarakat di Dharmasraya, karena mereka udah menunjukkan semangat gotong royong dan mau mengumpulkan dana sendiri. Aku rasa PLN jangan ragu-ragu lagi, jadi dapat berkontribusi dalam proyek lisdes tersebut dan memberikan dampak positif bagi warga di daerah terpencil.
 
kembali
Top