BMKG memberikan update terkait gempa M 5,1 yang terjadi di Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku. Gempa ini memiliki parameter dengan magnitude 5,0 pada lokasi wilayah laut Banda.
Menurut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa tersebut mengalami jenis gempa menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda. Episenter gempa terletak pada koordinat 7,37ยฐ LS ; 128,49ยฐ BT, dan berlokasi di laut dengan jarak 116 km arah timur laut Maluku Barat Daya, Maluku, pada kedalaman 183 km.
Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip). Selain itu, estimasi peta guncangan menunjukkan gempa ini akan menimbulkan guncangan di daerah Maluku Baru Daya dengan skala intensitas III-IV MMI dan daerah Maluku Tengah dengan skala intensitas II MMI.
Saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 05:35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Perlu diingat bahwa terdapat informasi tambahan yang dapat diperoleh melalui sumber yang lebih akurat dan terpercaya.
Menurut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa tersebut mengalami jenis gempa menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda. Episenter gempa terletak pada koordinat 7,37ยฐ LS ; 128,49ยฐ BT, dan berlokasi di laut dengan jarak 116 km arah timur laut Maluku Barat Daya, Maluku, pada kedalaman 183 km.
Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip). Selain itu, estimasi peta guncangan menunjukkan gempa ini akan menimbulkan guncangan di daerah Maluku Baru Daya dengan skala intensitas III-IV MMI dan daerah Maluku Tengah dengan skala intensitas II MMI.
Saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 05:35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Perlu diingat bahwa terdapat informasi tambahan yang dapat diperoleh melalui sumber yang lebih akurat dan terpercaya.