Anak 5 Tahun di Sumut Kena Tembakan Saat Tawuran, 3 Remaja Ditangkap

Tiga Remaja Ditangkap dalam Aksi Tawuran, Anak 5 Tahun Terkena Tembakan di Sumut

Tim gabungan Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumatera Utara berhasil menangkap tiga orang pelaku aksi tawuran yang terjadi di Medan, Senin (5/1) lalu. Tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial Rafli, Iqbal, dan Aditya, seluruhnya merupakan warga Kelurahan Belawan Bahari.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, penangkapan terhadap ketiga tersangka dilakukan dalam dua tahap operasi penangkapan. Operasi pertama dimulai pada 6 Januari 2023 sekira pukul 02.30 WIB dan berhasil meringkus Rafli dan Aditya. Operasi kedua, terkait Iqbal, juga berlangsung dengan sukses.

Pada akhirnya, Polisi berhasil mengamankan empat buah sajam berbentuk celurit yang digunakan oleh pelaku tawuran tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga tersangka mengakui keterlibatan mereka dalam aksi tawuran tersebut.

Kasus tragis ini terjadi di Jalan Medan Belawan, Kota Medan, pada Senin (5/1) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Seorang anak perempuan berusia 5 tahun menjadi korban peluru nyasar dalam aksi tawuran antarkelompok. Korban terkena peluru senapan angin di bagian pelipis mata kanan saat sedang bersama orang tuanya menaiki becak bermotor (bentor).

Saat ini, ketiga tersangka masih menjalani proses pemeriksaan secara intensif di Polres Pelabuhan Belawan.
 
🚨 Kekasih saya pikir ini aksi tawuran sudah gila banget! Siapa tahu nanti kejahatan ini bikin korban lagi, apa lagi anak-anak yang masih muda dan berisiko banyak 😱. Polisi harus lebih berhati-hati dan cepat dalam menangkap pelaku-pelaku kejahatan seperti ini, kalau tidak nanti kasusnya akan semakin parah. Saya rasa pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi sudah cukup baik, tapi saya harap tiga tersangka ini bisa membantu polisi untuk menemukan siapa-siapa yang terlibat dalam kejahatan lainnya 🤔.
 
Aku pikir kalau gini bisa terjadi, kan? Aksi tawuran yang seru-seruan itu bikin banyak korban. Membayar harganya dengar anak kecil usia 5 tahun itu. Makasih pada tim polisi yang berhasil menangkap pelaku-pelaku itu. Kalau aku jadi orang tua, aku bakal sangat khawatir dan marah banget! Aku harap ketiga tersangka itu bisa mengerti betapa parnahnya aksi tawuran itu. Kita perlu lebih bijak dan berpacar, kan?
 
Pagi dahulu, aku rasa kasus tawuran itu makin mekhilaf. Ketika aku berlari-lari nonton kasus-kasus seperti ini di TV, aku pikir kan apa yang harus dilakukan? Padahal, di kenyataannya banyak kasus seperti ini terjadi karena adanya ketegangan kelompok. Aku rasa kita perlu membicarakan isu ini lebih serius dan mencari solusi yang lebih baik untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.
 
Aku rasa kalau aksi tawuran itu seru banget kan? Tapi sayangnya ada korban kecil yang terluka dan hingga akhirnya meninggal... Aku tidak bisa membayangkan bagaimana keluarga korban merasa, rasanya sangat sedih. Polisi sudah berhasil menangkap pelaku dan sekarang harus fokus pada proses investigasi lebih lanjut. Tapi aku masih ingin tahu, apa salahnya dengan para remaja yang begitu bersemangat? Ada cerita di balik aksi tawuran itu, mungkin ada kesalahpahaman atau kekhawatiran yang menyebabkannya.
 
Gue pikir gini, aksi tawuran itu bukan cuma soal kepolisian aja, tapi juga soal kesadaran masyarakat. Gue rasa kalo orang tua itu yang sedang bersama anaknya berlebaran itu, jangan harus mengambil risiko seperti itu. Kita harus belajar dari kasus ini, jangan sampai terjadi lagi. Dan kita juga harus memikirkan tentang bagaimana kita bisa membuat masyarakat lebih aman, tidak hanya soal kepolisian aja, tapi juga soal sosial dan ekonomi. Gue rasa gaulnya, apa yang dibutuhkan adalah kesadaran dan kerja sama bersama masyarakat, bukan hanya menangkap pelaku tawuran saja. Kita harus membuat perubahan dari dalam, bukan hanya memperbaiki kepolisian aja. 🤔💡
 
kembali
Top