Amnesty: Pernyataan Pandji Tak Bisa Dipidana, Kritik Sah
Direktur Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid mengeluarkan pendapat bahwa pernyataan komika Pandji Pragiwaksono dalam acara stand up comedy 'Mens Rea' tidak dapat diproses secara pidana. Menurut Usman, pernyataan tersebut merupakan kritik yang sah terhadap jalannya pemerintahan dan tidak ada alasan untuk dicari-cari.
Usman menjelaskan bahwa Pandji menyampaikan pernyataan tersebut dalam kapasitasnya sebagai komedian, bukan sebagai ujaran yang kurang pantas. Ia menilai pelapor sendiri tidak memahami bahwa pernyataan Pandji adalah bentuk kemerdekaan berbicara, berpendapat, dan berekspresi.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan bahwa tim penyelidik akan menindaklanjuti pelaporan tersebut. Namun, Usman mengingatkan agar pelapor lebih meneladani Nabi Muhammad SAW dan tidak berada di bawah kaki tangan penguasa.
Amnesty Internasional Indonesia meminta agar kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan ini dengan cermat. Sementara itu, komika Pandji Pragiwaksono tetap mengeluarkan pendapatnya yang kuat tentang jalannya pemerintahan.
Direktur Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid mengeluarkan pendapat bahwa pernyataan komika Pandji Pragiwaksono dalam acara stand up comedy 'Mens Rea' tidak dapat diproses secara pidana. Menurut Usman, pernyataan tersebut merupakan kritik yang sah terhadap jalannya pemerintahan dan tidak ada alasan untuk dicari-cari.
Usman menjelaskan bahwa Pandji menyampaikan pernyataan tersebut dalam kapasitasnya sebagai komedian, bukan sebagai ujaran yang kurang pantas. Ia menilai pelapor sendiri tidak memahami bahwa pernyataan Pandji adalah bentuk kemerdekaan berbicara, berpendapat, dan berekspresi.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan bahwa tim penyelidik akan menindaklanjuti pelaporan tersebut. Namun, Usman mengingatkan agar pelapor lebih meneladani Nabi Muhammad SAW dan tidak berada di bawah kaki tangan penguasa.
Amnesty Internasional Indonesia meminta agar kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan ini dengan cermat. Sementara itu, komika Pandji Pragiwaksono tetap mengeluarkan pendapatnya yang kuat tentang jalannya pemerintahan.