Ammar Zoni Dites Urine Sebelum Persidangan, Hasilnya Negatif

Pemerintah telah mengadakan tes urine massal di seluruh Lapas Indonesia untuk memastikan para penjara tidak menggunakan narkoba. Tes tersebut dilakukan sebelum persidangan Aktor Muhammad Ammar Akbar alias Ammar Zoni yang sedang menjalani proses hukum kasus peredaran narkoba.

Seorang petugas Dirjen PAS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rika Aprianti, mengatakan bahwa hasil tes urine Ammar Zoni telah diterima negatif. Sebelumnya, dia sempat ditahan di Lapas Nusakambangan karena terjerat kasus narkoba yang sama.

Rika menjelaskan bahwa Ammar Zoni dipindahkan ke Lapas Narkotika Jakarta beberapa bulan lalu untuk menjalani persidangan. Namun, hasil tes urine dia masih negatif, sehingga dia dianggap tidak lagi menggunakan narkoba. Dia akan dikembalikan ke Lapas Nusakambangan setelah menjalani proses hukum selesai.

Amarr Zoni dan kawan-kawan dipindahkan dari Lapas Nusakambangan ke Lapas Narkotika Jakarta, tepatnya pada tanggal 13 Desember 2025. Mereka akan menghadirikan persidangan di Rutan Salemba bersama dengan lima terdakwa lainnya.

Sebelumnya, Ammar Zoni dan kawan-kawan telah menghadiri sidang via daring. Namun, Majelis Hakim memerintahkan untuk menghadirkan mereka secara langsung di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 27 November 2025.
 
Gue pikir ini buatan pemerintah juga ya, memaksa pasien narkoba harus tes urine massal... tapi gue pikir ini salah strategi, jangankalah membuat pasien terus bingung, sampe keseluruhnya kembali ke lapas. Gue rasa ini bikin pasien merasa tidak percaya diri, apalagi kalau mereka udah lama tidak pernah pakai narkoba...
 
Ammar Zoni ini masih bisa jadian sih 🤷‍♂️, kalau tes urine negatif udah artinya dia tidak pakai narkoba lagi. Tapi mungkin ada yang lain yang udah pakai dan dia taku nggak 🙄.
 
Aku rasa ini seru banget! Ammar Zoni yang dulunya jadi narapidana karena kasus narkoba, sekarang sudah keluar dan bisa berbagi kehidupannya secara daring. Aku senang lihat dia bisa belajar dari kesalahan-kesalahan di masa lalu dan bisa hidup normal lagi. Ini juga membuat aku penasaran sih, apa yang akan menjadi hasil persidangannya? Apakah dia bisa keluar bersih dan tidak pernah lagi jadi narapidana? Aku harap soal ini bisa diresolusi dengan cepat dan adil, biar semua orang bisa yakin bahwa hukuman itu sesuai dan tidak memaksa.
 
Aku tidak biasa komentar tentang hal ini, tapi aku rasa kayaknya tes urine massal itu penting banget. Aku lihat kejadian Ammar Zoni sebelumnya, dia terjerat kasus narkoba juga ya. Jadi, aku pikir tes urine yang akhirnya diterima negatif itu berarti apa? Artinya dia tidak lagi menggunakan narkoba? Tapi, bagaimana kalau dia masih bisa jalan-jalan dengan cara lain? Aku rasa pemerintah harus lebih jelas tentang hasil tes urine dan apa yang akan terjadi selanjutnya.
 
Gue penasaran kenapa gue harus membayar Rp50.000 untuk tes urine yang sama dengan yang dilakukan oleh orang-orang kaya dan politisi? Gue pikir itu tidak adil banget! Semua orang harus memiliki akses yang sama ke tes urine, bukan hanya orang-orang yang terlalu kaya atau terlalu penting. Dan siapa tahu gue juga bisa menggunakan narkoba di masa lalu? Tapi sepertinya gue tidak akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tes urine karena karena kalau gue melakukannya, gue pasti akan menjadi korban sistem yang tidak adil! 🤔🚫
 
Maksudnya siapa yang bilang narkoba itu boleh digunakan kok? Seperti, kalau Ammar Zoni tidak menggunakan narkoba lagi, kenapa gak diangkat dari penjara dulu? Nanti dia kembali ke Nusakambangan aja, siapa yang bedainannya? 🙄
 
Gue rasa ini sedikit aneh banget, kan? Tes urine massal di lapas kalau benar-benar efektif untuk memastikan para penjara tidak menggunakan narkoba? Gue rasa masih perlu penelitian lebih lanjut tentang metode tes tersebut. Apakah hasil tes urine negatif itu benar-benar 100% akurat? Dan apakah ini juga bisa diaplikasikan pada penjara lain di Indonesia?

Gue rasa pemerintah harus memberikan penjelasan yang jelas tentang metode tes tersebut dan bagaimana hasilnya diperoleh. Selain itu, gue rasa penting juga untuk memastikan bahwa penelitian ini dilakukan secara transparan dan tidak ada kecurangan apa pun.

Gue tidak bermaksud mengkritik pemerintah, tapi hanya ingin memberikan pendapat yang wajar dan objektif tentang hal ini.
 
Aku pikir ini bisa jadi langkah positif dari pemerintah, ya? Mereka benar-benar ingin memastikan semua penjara tidak menggunakan narkoba dan menjalani proses hukum yang adil. Aku senang sekali hasil tes urine Ammar Zoni negatif, itu berarti dia sudah tidak menggunakan narkoba lagi 🙏💚. Saya rasa ini juga bisa jadi inspirasi bagi mereka yang masih terjerat kasus narkoba untuk tidak menyerah dan mencari bantuan. Semoga semua penjara bisa keluar dari narkoba dan menjadi orang yang positif 🌞🔥.
 
Wah, tes urine massal di lapas ini benar-benar serius bro 🤯! Saya senang melihat bahwa Ammar Zoni hasilnya negatif, berarti dia tidak lagi menggunakan narkoba, hehe 😂. Tapi, saya masih ragu-ragu bro, bagaimana caranya tes urine bisa 100% akurat? Apakah ada yang salah dengan prosesnya? Saya harap ini bisa membuat keseluruhan sistem penjara di Indonesia lebih baik, semoga semua orang tidak lagi jatuh ke narkoba 🤞.
 
Ughhh, gini sih! Mereka masih bisa laku narkoba tapi hasil tes urine negatif aja, apa artinya? Mereka hanya bisa menyelesaikan proses hukum dengan cepat aja, keren ya! Tapi yang penting adalah Ammar Zoni dan teman-temannya tidak lagi menggunakan narkoba di lapas, okay lah!

Saya pikir ini semua masih tidak adil. Di mana hasil tes urine benar-benar akurat? Siapa yang bertanggung jawab jika saya salah mengambil tes urine? Saya rasa ini semua hanya untuk membuang mainan dan membuat orang lain senang.

Dan apa dengan keamanan di lapas itu? Bagaimana caranya kita bisa yakin bahwa mereka tidak lagi menggunakan narkoba? Saya pikir ini semua masih lebih penting daripada proses hukum yang seharusnya diikuti.
 
Gak bisa tidak bikin penasaran sih kapan benar-benar narkoba buat apa? Lihatnya tes urine negatif, tapi sebenarnya bagaimana caranya dia tidak menggunakan lagi? Mungkin ada yang salah katika sistem ini, nih. Apalagi kalau penjara nggak bisa memastikan sih bahwa orang di dalam sudah benar-benar tidak menggunakan narkoba lagi. Seringnya coba tes urine massal itu bikin aku pikir, gimana kalau ada yang bilang "aku buat positif" sambil masuk narkoba sama-sama?
 
Gue pikir pemerintah jadi gila banget kalo ini tes urine massal bareng persidangan ya, kalau tidak ada yang bocor, tapi nanti buktinya punya siapa aja? kayaknya gak masuk akal, gue rasa kalau gue sedang ngobrol sama pacar ya... tapi wajar saja, ini kasus narkoba, harus dipertangki.
 
Kasus ini pasti banyak yang penasaran dengan siapa Ammar Zoni itu kan? Nah, saya rasanya kalau pemerintah yang buat tes urine massal ini kayaknya benar-benar penting banget untuk memastikan para penjara tidak pakai narkoba. Saya ingat aja kapan saya masih di sekolah, peraturan tentang narkoba sangat ketat, jadi kalau kita lakukan hal yang salah, pasti akan dihukum.
 
Aku pikir ini kalau pemerintah mau ngajak Ammar Zoni ke Lapas Narkotika Jakarta, tapi apa tujuannya? Mereka mau njeleksa lagi bahwa dia tidak pakai narkoba atau apa? Sebenarnya sudah ada tes urine massal di seluruh Lapas Indonesia, jadi kalau hasilnya negatif, apa yang dibawa ke Lapas Narkotika Jakarta? Tekanan psikologis? Aku pikir ini bukan kalau pemerintah mau membuat contoh bagi para penjara lainnya, tapi kalau pemerintah malah mau menunjukkan bahwa mereka mau selalu njeleksa kinerja para penjara.
 
Makasih, pemerintah udah serius-nye dengan tes urine massal ya 😂. Saya pikir ini bisa jadi strategi baru untuk memantau penjara, tapi kalau mau nyeritahu siapa-siapa yang sedang main narkoba, jangan harus tes urine massal aja 🤣. Sebenarnya, ini udah terjadi sebelumnya dulu di Nusakambangan, lho! Apakah pemerintah malah bingung apa yang harus dilakukan? 🤔

Ammar Zoni udah dipindahkan ke Lapas Narkotika Jakarta beberapa bulan lalu, tapi hasil tes urine masih negatif? Saya rasa ini bukan tentang narkoba lagi, tapi tentang sistem pengadilan yang kacau ya 😂. Saya harap kalau bisa, mereka bisa fokus pada hal lain daripada tes urine massal 🙏.

Dan siapa tau, mungkin Ammar Zoni dan teman-temannya udah lama tidak main narkoba, tapi masih harus dipantau karena ada kasus sebelumnya 😂. Saya rasa ini semua bisa jadi cerita film aja, sih...
 
Aku pikir ini penting banget, tes urine massal di lapas kini sudah ada. Aku pernah temen yang tertangkap narkoba di Bali, dia harus menunggu sampai uji narkoba negative才能 keluar dari penjara. Itu sangat sulit, dia harus beristirahat dan tidak boleh keluar tempat tinggalnya. Tes urine ini pasti akan membantu mencegah hal yang sama terjadi lagi. Tapi aku rasa masih ada cara lain untuk mencegah narkoba di Indonesia, seperti program pendidikan dan kesadaran masyarakat yang lebih baik.
 
Aku pikir ini bagus banget, nih! Tes urine massal di lapas itu bisa membantu mencegah penjara menggunakan narkoba lagi. Dan hasilnya yang negatif untuk Ammar Zoni, itu bukti bahwa dia telah melanjutkan proses pemulihan dirinya dari kejahatan sebelumnya.

Aku juga senang sekali karena Ammar Zoni tidak perlu dijayahin lagi dengan menjalani masa hukum yang lebih lama. Dia bisa kembali ke Lapas Nusakambangan setelah menjalani proses hukum, dan itu bisa menjadi peluang baginya untuk memulai hidup baru tanpa narkoba. Semoga dia bisa menjadi contoh positif bagi orang lain yang menghadapi kesalahannya! 😊
 
Aku pikir ini masih serangkaian cerita yang sama. Pertama kali aku tahu Ammar Zoni ditahan, aku pikir dia benar-benar terjerat narkoba. Lalu dia dilepas dan menghadiri sidang via daring. Sekarang dia dianggap tidak menggunakan narkoba lagi? Tapi bagaimana kalau dia hanya mencoba bersembunyi? Aku rasa ini hanya pilihan kecil dalam permainan yang lebih besar.
 
ini gampang, tes urine massal sih. tapi kenapa harus banyak? biar bisa lebih efektif ya 🤔. kalau nanti hasilnya negatif, artinya tidak pakai narkoba lagi, kan? tapi klo udah diterima negatif, berarti apa? bukannya harus saksi apakah dia belum pulang ke bisnis narkoba?
 
kembali
Top