Amerika Serikat Keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia, Wajib Bayar $260 Juta
Kemarin Kamis (22/01), Amerika Serikat keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Keputusan ini disampaikan oleh Presiden Donald Trump melalui perintah eksekutif. Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS, kegagalan WHO dalam menahan, mengelola, dan berbagi informasi telah merugikan Amerika Serikat triliunan dolar.
Keputusan ini juga mengharuskan Washington membayar biaya yang terutang sebesar $260 juta kepada badan kesehatan PBB. Dalam pernyataan tertulis AS, pemerintah mengatakan bahwa rakyat Amerika telah membayar lebih dari cukup kepada organisasi ini dan dampak ekonomi ini jauh melampaui uang muka atas kewajiban keuangan apa pun kepada organisasi tersebut.
Keluaran AS dari WHO memicu krisis anggaran yang menyebabkan pengurangan tim manajemen hingga setengahnya, mengurangi pekerjaan, dan memangkas anggaran di seluruh lembaga. Washington merupakan pendukung keuangan terbesar badan kesehatan PBB, menyumbang sekitar 18% dari total pendanaannya.
Sementara itu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah mendesak kepada Amerika Serikat untuk mempertimbangkan kembali dan bergabung kembali dengan WHO. Menurut beliau, keluaran AS dari organisasi ini adalah kerugian bagi Amerika Serikat dan seluruh dunia.
Negara-negara anggota akan membahas keluarnya AS dan bagaimana hal itu akan ditangani di dewan eksekutif WHO pada bulan Februari.
Kemarin Kamis (22/01), Amerika Serikat keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Keputusan ini disampaikan oleh Presiden Donald Trump melalui perintah eksekutif. Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS, kegagalan WHO dalam menahan, mengelola, dan berbagi informasi telah merugikan Amerika Serikat triliunan dolar.
Keputusan ini juga mengharuskan Washington membayar biaya yang terutang sebesar $260 juta kepada badan kesehatan PBB. Dalam pernyataan tertulis AS, pemerintah mengatakan bahwa rakyat Amerika telah membayar lebih dari cukup kepada organisasi ini dan dampak ekonomi ini jauh melampaui uang muka atas kewajiban keuangan apa pun kepada organisasi tersebut.
Keluaran AS dari WHO memicu krisis anggaran yang menyebabkan pengurangan tim manajemen hingga setengahnya, mengurangi pekerjaan, dan memangkas anggaran di seluruh lembaga. Washington merupakan pendukung keuangan terbesar badan kesehatan PBB, menyumbang sekitar 18% dari total pendanaannya.
Sementara itu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah mendesak kepada Amerika Serikat untuk mempertimbangkan kembali dan bergabung kembali dengan WHO. Menurut beliau, keluaran AS dari organisasi ini adalah kerugian bagi Amerika Serikat dan seluruh dunia.
Negara-negara anggota akan membahas keluarnya AS dan bagaimana hal itu akan ditangani di dewan eksekutif WHO pada bulan Februari.