Amanat Pembina Upacara Hari Senin: Cara Komunikasi dengan Guru

Para guru kita, bukan hanya pemberi ilmu tetapi juga memiliki peran sebagai pembimbing yang berkontribusi besar dalam membentuk karakter siswa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengedepankan etika dan adab saat berkomunikasi dengan mereka. Dalam upacara hari Senin, kita dapat menunjukkan sikap sopan santun melalui amanat pembina yang disampaikan oleh kepala sekolah, guru, atau pihak lainnya.

Amanat pembina ini tidak hanya tentang mengingatkan kita mengenai pentingnya adab dan etika terhadap guru, tetapi juga memberi contoh bagaimana cara berkomunikasi dengan mereka. Misalnya, saat kita ingin menghubungi guru melalui pesan teks, kita harus menggunakan bahasa yang sopan, ketikan yang rapi, dan mudah dipaham.

Contohnya, kita dapat memulai pesan dengan salam, perkenalan, dan maksud. Kemudian, gunakan bahasa yang sopan dan ketikan yang rapi. Beberapa guru tidak suka pesan yang bertele-tele, jadi sampaikan langsung inti pertanyaan.

Selain itu, kita juga harus mengingat bahwa ada baiknya agar lewat pesan teks saja jika tidak diundang oleh pihak guru untuk berbicara secara langsung. Dengan demikian, kita dapat menghormati waktu dan privasi guru kita.

Dalam pelaksanaan upacara hari Senin, kita harus mengedepankan kesopanan dan adab saat berkomunikasi dengan guru kita. Mari kita senantiasa menjaga etika dan adab yang baik untuk menunjukkan nilai diri kita sebagai manusia.
 
guru-guru kita sangat bijak banget, mereka tidak hanya mengajar ilmu-ilmu tinggi tapi juga bisa menjadi role model buat kita semua 🀝. aku punya pengalaman sendiri saat masih sekolah, aku pernah bertengkar dengan guru saya karena salah paham tentang materi yang dia ajarkan. Tapi kemudian aku sadar bahwa dia hanya ingin membantu kita menjadi lebih baik dan aku berusaha untuk memaafkan diri sendiri 😊. sekarang aku sudah dewasa dan aku masih mengingat etika dan adab yang guru saya ajarkan padaku, itu membuatku lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan orang lain πŸ’ͺ.
 
guru-guru kita memang sangat penting di masa lalu, tapi sekarang kita harus fokus pada bagaimana kita bisa mengajarkan siswa berkomunikasi dengan mereka secara efektif πŸ€”. kalau aku pikir, mungkin kita perlu membuat komunitas online untuk guru dan siswa bisa berdiskusi tentang bagaimana cara berkomunikasi yang baik πŸ’». atau kita bisa membuat kuis online tentang etika dan adab saat berkomunikasi dengan orang tua atau guru, itu bisa menjadi salah satu kontribusi kita dalam membentuk karakter anak-anak di masa depan πŸ€“
 
Pokoknya, kita harus lebih serius dalam berkomunikasi dengen guru kita πŸ€”. Tunggu gurunya sampai kesulitan, ayo jangan teks-teksan! Jika kamu ingin tahu sesuatu tentang materi pelajaran, langsung aja bertanya dulu ya 😊. Kalau tidak diundang oleh pihak guru untuk berbicara secara langsung, jangan terus-menerus menelepon atau mengirim pesan teks. Bisa jadi, gurunya sibuk dan nggak bisa balas sama deh πŸ“±. Kita harus lebih memperhatikan kesenjangan waktu dan privasi ya? 😊
 
Makasih bro, aku pikir upacara hari Senin ini seru banget 🀩! Aku setuju bahwa guru bukan hanya pemberi ilmu, tapi juga pembimbing yang berkontribusi besar dalam membentuk karakter siswa. Aku pikir kita harus selalu mengedepankan kesopanan dan adab saat berkomunikasi dengan mereka, bahkan secara online πŸ“±. Misalnya, ketika aku ingin menghubungi guru melalui pesan teks, aku pasti akan mulai pesan dengan salam dan perkenalan, lalu sampaikan langsung inti pertanyaan, dan tidak terlalu panjang πŸ™„. Aku juga setuju bahwa kita harus menghormati waktu dan privasi guru kita, jadi kalau tidak diundang untuk berbicara secara langsung, aku pasti akan menggunakan pesan teks saja πŸ“². Makasih bro, aku senang bisa bagikan pendapatku! πŸ‘
 
Aku pikir poin penting disini adalah kita harus menghormati waktu dan privasi guru kita, kan? Seperti apa kalau kita memaksa teks atau buat pesan yang bertele-tele? Kita harus fokus pada efektivitas berkomunikasi, bukan just sekedar mengekspresikan diri. Dan aku rasa ini juga bisa dijadikan contoh bagaimana pemerintah bisa mengoptimalkan sistem pendidikan kita dengan lebih baik. Misalnya, mereka bisa membuat program bimbingan dan mentorship yang lebih komprehensif untuk guru-guru kita. Mereka bisa memberikan dukungan teknis dan psikologis untuk membantu kita mengatasi kesulitan-kesulitan dalam berkomunikasi dengan guru kita. Dan juga, pemerintah bisa memastikan bahwa semua guru kita memiliki akses yang sama ke sumber daya dan infrastruktur yang dibutuhkan. Jadi, kita bisa melihat bahwa ini bukan hanya tentang mengedepankan etika dan adab, tapi juga tentang meningkatkan kualitas pendidikan kita secara keseluruhan! 🀝
 
Bisa ya kawan πŸ™. Makanya kalau mau ngobrol dengar ajar itu harus ngedukunin etika juga, apalagi kalau ada guru. Mereka nggak hanya ngajarkan kita nganom nganom aja, tapi juga jaga kita agar bisa jadi orang yang baik πŸ‘. Jadi kalo mau bertanya dengar ajar, pastikan kayaknya ngedukunin ketebalan. Contohnya kalau mau pesen teks, jangan terlalu panjang dan jangan cuma ngobrol aja. Sapa-sapa aja, maksudnya apa, dan selesai ya! πŸ€—
 
Pikirnya kalau kita harus bisa berkomunikasi dengan gurunya dengan lebih sopan, apa kegunaannya lagi? Kita already learn banyak sekali dari mereka sejak lama, jadi aku pikir kita sudah cukup siap untuk ngobrol dengan mereka. Tapi, aku juga mengerti pentingnya terus belajar tentang adab dan etika, karena itu bagian dari menjadi manusia yang baik. Aku rasa apa yang perlu kita perhatikan adalah, gurunya tidak hanya orang yang bisa berkomunikasi dengan kita dengan baik, tapi mereka juga orang yang sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan yang banyak sekali. Jadi, kita harus menghargai diri mereka dan selalu bersikap sopan, terutama saat kita ingin tanya sesuatu kepada mereka. Kita tidak boleh membuat mereka merasa bosan atau tidak nyaman saat kita berbicara dengan mereka. 😊
 
Kalau mau jujur, aku pikir paling penting buat kita memahami bahwa komunikasi dengan guru bukan hanya tentang mengirim pesan teks, tapi juga tentang mendengar dengan baik dan menghormati pendapat mereka. Kita harus selalu siap untuk berkomunikasi secara langsung, karena itu bagus buat mendapatkan klarifikasi dan membuka ruang dialog yang lebih baik 😊. Tapi kalau diundang untuk berbicara secara langsung, kita harus mempersiapkan diri dengan baik, jadi tidak terlalu percaya diri atau langsung bertele-tele. Kita harus bisa menyiapkan diri kita untuk mendengarkan dan berkomunikasi dengan efektif πŸ’‘.
 
Guru kita gini bukan cuma diajarkan ilmu aja, tapi juga diajarkan bagaimana jadi orang yang baik. Oleh karena itu, kita harus selalu mengingatkan kita sendiri tentang pentingnya tidak berkomunikasi dengan mereka secara kasar atau tidak sopan. Kita harus selalu menggunakan bahasa yang lembut dan sopan saat berbicara sama mereka.

Contohnya, kalau kita ingin bertanya sesuatu pada guru kita, kita harus mulai pesan dengan salam, perkenalan, dan maksud kita. Kemudian, kita harus gunakan bahasa yang sopan dan ketikan yang rapi. Jangan sampai kita teks berantakan ya, bisa jadi guru kita tidak mau membaca lagi.

Dan yang paling penting, kita harus menghormati waktu dan privasi mereka juga. Jika tidak diundang oleh pihak guru untuk berbicara secara langsung, maka kalau kita punya pertanyaan, kita harus sampai lewat pesan teks saja. Karena ini cara agar kita bisa jaga kesempatan kita sendiri dan juga agar guruku kita merasa nyaman 😊
 
Guru kita sebenarnya nggak cuma orang tua kita di sekolah aja, tapi juga orang yang bisa memberikan contoh bagaimana kita harus berkomunikasi dengan orang lain. Kita harus berusaha untuk tidak terlalu keras ketika berbicara dengannya ya, karena itu juga bisa menghormati diri mereka 🀝.
 
Awew, jadi apa punya cara kita bisa ngaksesin guru kita dgn cara yang sopan nih πŸ™πŸ‘! Kita harus jujur, guru kita banyak banget mempengaruhi cara kita belajar dan berkembang... 😊 Kita harus selalu berterima kasih atas apa yang mereka berikan padaku πŸ™Œ
 
Guru kita paling pentingnya kita jangan lupa kembali ke asal-usulnya, kamu tahu kayaknya apa yang di maksudku? Kalau guruku sedang sibuk atau lemas saat kita menghubungi dia, toh kita harus sabar dan tidak menekan. Tapi kalau itu terjadi, kita harus bisa mengerti dan juga menghargai perasaannya. Jangan kayaknya kayak gitu aja...
 
Guru kita bukannya hanya pembimbing tapi juga orang tua dari kita, jadi kita harus selalu menghormati dan berkomunikasi dengan sopan πŸ™. Tapi aku pikir aku sendiri masih bisa belajar banyak hal tentang bagaimana berkomunikasi dengan guru, karena aku masih banyak kesalahan saat berbicara dengan mereka 😊. Aku ingin semua siswa di sekolah kita dapat mengenang pentingnya adab dan etika dalam berkomunikasi dengan guru, sehingga kita tidak terlupakan oleh mereka.
 
Guru kita seperti orang tua di rumah, mereka selalu ada buat kita dan ingin baik baik. Nah, kalau kita ingin berkomunikasi dengan mereka, harusnya kita jujur, terbuka, dan sopan. Kita tidak boleh langsung bertele-tele dan memaksa mereka untuk jawab langsung. Misalnya, aku suka sekolah di kelas 5, tapi ada teman yang apanya tidak bisa ke sana, dan aku punya pertanyaan tentang materi pelajaran apa? Aku harusnya sapa dulu, ceritakan apa yang aku lihat di buku, dan tanyakan apa yang aku paham. Nah, kalau guru kita sudah mau jawab, aku harusnya mendengarkan dengan baik dan tidak memaksa mereka untuk menjawab lagi. Kita juga harus menghormati waktu dan privasi mereka, jadi jika ada yang tidak diundang, kita jangan pakai pesan teks. Aku pikir itu penting sekali agar kita bisa berkomunikasi dengan guru kita dengan baik πŸ˜ŠπŸ’¬
 
πŸ™ ya kan, gurumu kita itu sangat penting dalam membentuk karakter kita di masa depan... kita harus selalu menghormati mereka & jangan lupa juga memperhatikan kalau kita berkomunikasi dengan cara yang sopan & rapi... misalnya ketika kita ingin bertanya, kita harus langsung sampaikan maksud kita dan tidak telesitif ya 😊.
 
ya, kalau gak ada etika dan adab di sekolah, aja siswa jadi anak kecil saja πŸ€¦β€β™‚οΈ. tapi apa yang harus dilakukan? aku pikir kita harus mengawasi diri kita sendiri dulu, sebelum menuntut orang lain. seperti, aku lupa pesan teks ke guruku tadi, dan aku rasa aku bule-bulen lagi 😳. tapi gak perlu marah, aku akan coba lagi, dan aku harap guruku bisa memaafkan aku 🀞.
 
Saya pikir penting juga buat kita ingat, gurunya bukan hanya orang tuanya kita, tapi juga orang tua siswa lainnya 😊. Jadi, kita harus selalu menghormati dan berkomunikasi dengan sopan-sopan, terutama saat menghubungi mereka melalui pesan teks atau langsung. Kita harus menggunakan bahasa yang jelas dan rapi, serta memperhatikan kesempatan untuk mengajak mereka berbicara secara langsung jika perlu πŸ’¬. Saya suka banget upacara hari Senin ini, bisa bikin kita lebih sadar akan pentingnya kesopanan dan etika dalam berinteraksi dengan orang lain πŸ™.
 
Kalau gini kita lakukan, ayo kita lihat data tentang efektivitas komunikasi dengan guru kita! πŸ“Š Menurut survei terkini, 70% siswa menilai bahwa penggunaan bahasa yang sopan dan ketikan yang rapi dalam pesan teks mempengaruhi positifnya terhadap interaksi dengan guru. πŸ’¬

Lalu, apa yang dilakukan 9 dari 10 guru? Mereka mendukung penggunaan teknologi untuk berkomunikasi, tapi juga sangat penting bagi mereka memiliki waktu yang cukup untuk memberikan perhatian kepada pesan-pesan yang dikirimkan! πŸ•’

Dan, sepertinya kita harus memperhatikan bahwa 45% siswa yang serius menghubungi guru melalui pesan teks tidak berhasil karena tidak ada jawaban atau terlambat. Itu berarti kita harus lebih sabar dan rapi dalam pengiriman pesan! πŸ€”

Jika kita semua melakukan hal ini, pasti akan memberikan efek positif bagi kegiatan belajar yang kita lakukan! πŸ‘
 
😊 ya aku paham kalau guru bukan hanya orang yang bisa memberikan ilmu, tapi juga orang yang bisa membimbing kita dalam berjalan kehidupan. aku ingat saat aku masih SMP, guru saya di jurusan Bahasa Inggris itu selalu memberikan contoh bagaimana cara berkomunikasi dengan orang asing. dia bilang kalau ketika kita ingin berbicara dengan seseorang, kita harus pertama-tama menunjukkan rasa hormat dan kesopanan. aku lupa apa yang diucapkan oleh guru itu, tapi aku ingat dia selalu memberikan contoh bagaimana cara menggunakan bahasa yang sopan dalam percakapan. aku rasa ini penting sekali untuk kita pelajari, terutama kalau kita ingin menjadi orang sukses di masa depan.
 
kembali
Top