Aldila Sutjiadi memilih mantan pasangan ganda campuran sendiri, Christopher Rungkat, sebagai pelatih di turnamen Australia Terbuka
Pada pekan ini, Aldila Sutjiadi membawa pembaruan baru dalam tim teknisnya saat mengikuti rangkaian turnamen di Australia. Dalam kesempatan ini, dia secara resmi menunjuk rekan duetnya di ganda campuran, Christopher Rungkat, untuk berperan sebagai pelatih.
Kerja sama baru ini telah dimulai sejak penampilan Aldila di Hobart International, pekan lalu. Dia mengaku sangat optimis dengan kehadiran sosok yang akrab disapa Christo tersebut di pinggir lapangan. "Aku sangat senang bisa membawa Christo sebagai pelatih aku di Australian Swing ini, dan chemistry kami berdua sudah sangat baik dari segi pelatih dan pemain," kata Aldila melalui pesan singkat.
Pemilihan Christo didasari oleh kedekatan profesional yang telah terjalin bertahun-tahun. Keduanya merupakan pasangan ganda campuran tersukses Indonesia dalam satu dekade terakhir dengan koleksi hattrick medali emas SEA Games (2019, 2021, dan 2023) serta medali emas Asian Games 2018.
Dalam turnamen Grand Slam Australia Terbuka, Aldila berhasil melewati hadangan pertama di nomor ganda putri bersama rekan duetnya, Giuliana Olmos. Mereka tampil dominan dan menang dua set langsung dalam durasi 1 jam 47 menit. Kendati menang, Aldila mencatat ada beberapa evaluasi teknis yang harus segera dibenahi.
"Kami sangat senang dengan performa kami, tapi memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki pada saat kami unggul 4-1 di set pertama dan 3-1 di set kedua kami harus bisa tetap mempertahankan momentum kami," ungkap Aldila.
Pada pekan ini, Aldila Sutjiadi membawa pembaruan baru dalam tim teknisnya saat mengikuti rangkaian turnamen di Australia. Dalam kesempatan ini, dia secara resmi menunjuk rekan duetnya di ganda campuran, Christopher Rungkat, untuk berperan sebagai pelatih.
Kerja sama baru ini telah dimulai sejak penampilan Aldila di Hobart International, pekan lalu. Dia mengaku sangat optimis dengan kehadiran sosok yang akrab disapa Christo tersebut di pinggir lapangan. "Aku sangat senang bisa membawa Christo sebagai pelatih aku di Australian Swing ini, dan chemistry kami berdua sudah sangat baik dari segi pelatih dan pemain," kata Aldila melalui pesan singkat.
Pemilihan Christo didasari oleh kedekatan profesional yang telah terjalin bertahun-tahun. Keduanya merupakan pasangan ganda campuran tersukses Indonesia dalam satu dekade terakhir dengan koleksi hattrick medali emas SEA Games (2019, 2021, dan 2023) serta medali emas Asian Games 2018.
Dalam turnamen Grand Slam Australia Terbuka, Aldila berhasil melewati hadangan pertama di nomor ganda putri bersama rekan duetnya, Giuliana Olmos. Mereka tampil dominan dan menang dua set langsung dalam durasi 1 jam 47 menit. Kendati menang, Aldila mencatat ada beberapa evaluasi teknis yang harus segera dibenahi.
"Kami sangat senang dengan performa kami, tapi memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki pada saat kami unggul 4-1 di set pertama dan 3-1 di set kedua kami harus bisa tetap mempertahankan momentum kami," ungkap Aldila.