Alasan KPK Minta Jaksa Agung Muda Jadi Ahli untuk Lawan Paulus Tannos

KPK menantang Paulus Tannos untuk lebih fokus terhadap proses sidang ekstradisi yang sedang berjalan. Menurut Jubir KPK Budi Prasetyo, hal ini perlu dilakukan agar sidang dapat berjalan efektif.

Budi juga menyampaikan bahwa ahli dari Jamdatun Kejagung RI akan menghadiri sidang secara langsung untuk menerangkan mengenai sistem hukum dan peradilan di Indonesia.

Paulus Tannos sendiri saat ini tengah kembali mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait sah atau tidaknya penetapan tersangka yang ditetapkan oleh KPK.

Di sisi lain, KPK juga telah memberikan respons atas upaya Paulus Tannos tersebut. Menurut Budi, KPK percaya bahwa hakim praperadilan nantinya akan objektif dan independen dalam memutus perkara tersebut.
 
I don’t usually comment but... gimana kalau ada ahli kehukuman yang tadi kalah berpendapat di pengadilan dunia barat, tiba-tiba dia harus masuk sidang KPK? sih keren! 🤔 Jadi aku rasa Budi Prasetyo udah gokil banget. Ahli dari Jamdatun Kejagung RI itu nanti apa, akan memberitahu kita siapa yang benar dan siapa yang salah di Indonesia? kalau begitu sidangnya harus cepat aja, jadi orang tahu hasilnya sama-sama 🕒
 
Gue pikir nih, kalau ada ahli dari Jamdatun Kejagung RI menghadiri sidang langsung, itu bisa jadi agak susah kan? Mereka gak bisa langsung memberi jawaban yang pasti sih. Dan Budi Prasetyo apa keberadaan di sana sih, kalau gak ada keretakan dalam prosesnya?
 
Gue pikir si KPK ini benar-benar ketinggalan jeda! Mereka sibuk-sibirkannya menuntut Paulus Tannos untuk lebih fokus, tapi siapa yang bilang kalau itu ada masalah? Gue rasa KPK sendiri yang harus diwaspadai, karena gue yakin bahwa si ahli dari Jamdatun Kejagung RI ini akan membawa banyak kejutan dan menghancurkan rencana KPK. Dan apalagi gue pikir sidang ekstradisi itu bakal berjalan dengan cepat dan lancar, karena si hakim praperadilan nanti pasti tidak bisa diprediksi, ya!
 
Gue pikir kalau apa yang terjadi di Indonesia sekarang ini sedang mirip dengan drama film aksi 🤯. Paulus Tannos seperti karakter utama yang selalu berusaha mencari jalan keluar dari masalahnya, tapi malah semakin memingginkan orang lain. Gue rasa KPK harus tetap fokus dalam prosesnya, dan kalau ada yang salah, mereka harus menangani dengan cepat agar tidak ada yang terlambat 🕰️.

Aku juga penasaran sih bagaimana ahli dari Jamdatun Kejagung RI akan menerangkan tentang sistem hukum dan peradilan di Indonesia. Kalau benar-benar mereka bisa menjelaskan dengan jelas, maka itu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat 🤓.

Gue rasa kunci utama dalam semuanya adalah kesepakatan timbal balik antara KPK dan Paulus Tannos. Jika mereka bisa menemukan solusi yang masuk akal, maka semua orang bisa merasa puas dan tidak ada lagi kerumunan 🙏.
 
Gue pikir siapa yang jadi 'penyumbang' yang sebenarnya di sini? Kalau bukan Paulus Tannos sendiri yang selalu membuat sidang ini berjalan kaca lompat aja! 🤣 Saya tahu dia lagi mengajukan permohonan praperadilan, tapi siapa tau gue salah dan gue harus dipenjarakan juga 😂. KPK udah jelas, bukan? 🙃
 
apalah sih, sidang ekstradisi yang gak bisa berjalan apa lagi kalau ahli dari Jamdatun Kejagung RI nggak hadir? kPK harus lebih teliti, coba ngeluhin dulu sebelum menantang Paulus. tapi aku pikir ini gampang banget sih, KPK udah terlalu banyak ngeluhin kalau bukan buat sidang itu gak bisa berjalan.
 
Gak bisa nggak terkejut dengerin kalau kini si Paulus Tannos makin bingung. Saya pikir sih dia harus lebih fokus pada proses sidang ekstradisi yang sedang berjalan, bukan lagi seribu sifat. Mereka harus lebih profesional dan tidak terlalu banyak membuat kontroversi. Saya harap KPK bisa membuat proses ini lebih lancar dan efektif, sehingga semua orang bisa mendapatkan keadilan yang sebenarnya. 🤔
 
Gak percaya sampe ada ahli dari Jamdatun Kejagung RI langsung hadir di sidang ekstradisi ya... itu gak biasa banget! Mungkin karna prosesnya gak jelas, gak ada yang tahu sih. Aku pikir lebih baik jika KPK dan pengadilan berdiskusi secara online terlebih dahulu, nanti gak perlu ada ahli dari luar yang harus hadir langsung.
 
ini gak nyaman banget sih kalau PKP lagi main-main dgn kasus ekstradisi... di sini anak-anak kita harus diprioritaskan terlebih dahulu, bukan siapa-siapa yang bisa membantu PKP... kalau PKP mau sukses, maka mereka harus fokus utama pada proses sidang yang sedang berjalan...
 
Gue pikir kalau Paulus Tannos harus lebih teliti dulu sebelum ngerasa sudah waktunya untuk mengajukan permohonan praperadilan. Gue rasa kalau dia masih banyak yang tidak paham tentang prosesnya, dan itu juga membuat gue khawatir sidang ekstradisi ini akan terganggu 😒. Menurutku, kalau ada ahli dari Jamdatun Kejagung RI hadir langsung dalam sidang, itu akan membantu memberikan klarifikasi tentang sistem hukum dan peradilan di Indonesia. Gue rasa itu penting untuk memastikan prosesnya berjalan dengan baik dan adil.
 
Saya pikir ini seperti permainan 'teka-teki' antara KPK dan Paulus Tannos 🤔. Sementara KPK ingin sidang ekstradisi berjalan dengan lancar, Paulus Tannos masih banyak mengajukan permohonan yang bikin sidang tidak fokus 😒. Padahal, KPK sudah memberikan klarifikasi bahwa proses praperadilan itu apa itu? Saya rasa, jika kita ingin sidang ekstradisi berjalan dengan baik, kita harus bisa menemukan keseimbangan antara keadilan dan ketelatenan 🙏. Dan saya harap ahli dari Jamdatun Kejagung RI yang akan hadir di sidang itu, bisa membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari seluruh pihak ⚖️.
 
Eh ternyata KPK nggak sabar sama Paulus Tannos lagi. Maksudnya apa? Belum puas dulu dia udah mengajukan permohonan praperadilan, sekarang kembali lagi. Apakah dia mau bikin kesalahan lagi? Saya rasa sidang ekstradisi ini hanya akan menjadi drama yang sama seperti biasanya. Ahli dari Jamdatun Kejagung RI datang nggak, tidak masalah, apa dia datang atau tidak masih sama-sama akan berakhir di dalam sidang.
 
Gue penasaran sih apa yang akan dikatakan ahli Jamdatun Kejagung RI. Gue harap mereka bisa memberikan klarifikasi tentang sistem hukum di Indonesia yang ternyata banyak yang penasaran. Tapi, gue juga khawatir sidang ekstradisi ini bakal makin panjang dan melewati batas waktu yang sudah ditentukan. Paulus Tannos udah kembali mengajukan permohonan praperadilan, apa lagi sih yang dia cari? Gue rasa KPK udah cukup berat badan dengan kasus ini, gak perlu lagi Paulus Tannos yang lagi-lagi mengulangi hal yang sama.
 
kembali
Top