Alasan Anwar Usman Sering Absen Sidang MK: Saya Sakit

Anwar Usman, hakim Mahkamah Konstitusi (MK), menjelaskan alasan ketidakhadirannya dalam persidangan MK sepanjang 2025. Ia mengaku menderita gangguan kesehatan yang membutuhkan perawatan intensif dan pengobatan jangka panjang.

Anwar Usman, yang sering tidak hadir dalam sidang pleno, mengatakan bahwa ia baru merasakan sakit pada awal tahun 2025. Ia dijadwalkan langsung dilarikan ke rumah sakit setelah terjadi kejadian tersebut dan harus menjalani rawat inap.

"Saya itu awal 2025, ya, itu betul-betul saya baru pernah merasakan sakit, itu boleh dibilang saya jatuh, ya, bukan pingsan lagi, sudah-sudah lupa sama sekali, saya pikir sudah hilang sudah saya," kata Anwar kepada wartawan.

Anwar menyebutkan bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu panjang, bahkan hingga satu sampai dua tahun. Ia harus rutin mengonsumsi obat tiga hingga empat kali sehari dan menunjukkan kotak obat yang dibawanya kepada wartawan.

Sementara itu, Anwar Usman juga menegaskan bahwa seluruh ketidakhadirannya sepanjang 2025 disebabkan kondisi kesehatan, bukan alasan lainnya. Ia tidak pernah mengambil cuti dalam karier sepanjang 40 tahun sebagai hakim.

"Saya ini orang yang saya sudah dari tahun '85 ya, sudah hampir 40 tahun jadi hakim tidak pernah yang namanya cuti, insyaAllah enggak pernah. Baik sewaktu menjadi Kepala Biro Kepegawaian di Mahkamah Agung eselon 2, naik ke eselon 1 Kepala Badan Litbang di MA," imbuhnya.

Anwar juga menyatakan tidak terima atas laporan kinerja hakim MK tahun 2025 yang dirilis Mahkamah Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) karena mencatat dirinya sebagai hakim dengan tingkat ketidakhadiran tertinggi.
 
ini kayaknya si Anwar Usman deh, kalau saya bayangkan kayaknya dia itu sedang sibuk dengan proses pengobatan, tapi ada yang bikin dia harus absen di sidang pleno, dan sepertinya dia juga tidak suka dibicarakan tentang hal ini πŸ€·β€β™‚οΈ. tapi apa pun dia lakukan, kita senang dia segera pulih dan bisa kembali bekerja dengan normal, dan kita harap ada jembatan waktu yang cukup untuk proses pengobatannya 😊.
 
Gue pikir si Anwar Usman kayaknya tidak harus menjadi sorotan karena ketidakhadirannya di MK nih, tapi lebih kayaknya kesehatannya yang harus diperhatikan. 40 tahun karir sebagai hakim tapi gue masih belum tahu dia pernah ada cuti apa-apa, asalnya dia jadi hakim. Sementara itu, gue pikir proses pemulihan kesehataannya ini membutuhkan waktu yang cukup lama, tapi siapa tahu dia bisa sembuh dengan cepat dan tidak ada masalah lagi... 🀞
 
aku rasa kalau di Indonesia gini siapa pun kena ada waktu libatkan diri buat kesibukannya, toh Anwar Usman apa juga tidak kecuali πŸ€·β€β™‚οΈ. aku pikir sih kalau dia harus fokus utama kesihatannya aja, tapi gak usah lupa pulang di sidang pleno ya 😊. mungkin aku salah pilihan sih, tapi aku rasanya jadi bingung apa yang harus diperhatikan terlebih dahulu kesehatan atau tanggung jawabnya sebagai hakim πŸ€”.
 
gak ngerti sih, apa tujuannya mahkamah konstitusi harus ada yang terus hadir di sidang pleno? siapa yang mengatakan bahwa mahkamah konstitusi harus bekerja seperti itu? gak butuh sih semuanya bekerja sama karena kita semua butuh waktu untuk diri sendiri, apalagi ketika kita menderita gangguan kesehatan. anwar usman adalah contoh nyata yang harus dihargai, bukan dikritik 😊
 
Pagi, aku rasa makasih nggak bisa jadi sidang pleno MK 2025, kan? Anwar Usman benar-benar membutuhkan perawatan intensif dan pengobatan jangka panjang, tapi aku pikir kalau ada cara lain buat jaga kesehatannya, mungkin jangan terlalu intens banget. Aku rasa 1-2 tahun nggak lama untuk pemulihan, kan? πŸ€’πŸ‘¨β€βš•οΈ
 
Gue pikir Anwar Usman kayaknya harus lebih jujur, gak perlu bilang-bilang aja kalau ada masalah kesehatannya. Ngomong-ngomong tentang cuti dan apa-apa, gak ada artinya. Saya rasa gue ingin tahu apa benar-benar yang terjadi dengan dirinya, tapi gue nggak bisa lagi mencari informasi tentang kasus ini. Semoga cepat sembuh ya Anwar! 😞
 
πŸ€” aku pikir kabar baiknya kalau Anwar Usman sekarang mulai merasa lebih baik, tapi kalau dia harus menjalani perawatan intensif dan pengobatan jangka panjang, itu bikin khawatir ya πŸ€•. aku rasa dia harus fokus pada kesehatannya terlebih dahulu, tapi aku juga harap dia bisa kembali hadir di sidang pleno MK, karena kita butuh pengawasan hakim-hakim yang profesional seperti Anwar 😊.

πŸ“ aku coba membuat diagram sederhana tentang kasus ini:
```
+---------------------------+
| Perawatan Intensif |
+---------------------------+
| Pengobatan Jangka Panjang |
| Kesehatan yang Membutuhkan |
+---------------------------+
| Fokus pada Kesehatan |
| Kembali Hadir di Sidang |
+---------------------------+
```
πŸ‘ aku harap Anwar Usman bisa pulih segera dan kembali hadir di sidang pleno MK, karena kita butuh pengawasan hakim-hakim yang profesional seperti dia 😊.
 
Gue pikir kalau hari ini sama seperti dulu, ketika gue masih nonton siaran televisi di rumah, tapi sekarang ada teknologi yang makin canggih, membuat kita bisa ngobrol dengan orang dari jauh. Anwar Usman yang tidak hadir dalam persidangan MK, gue pikir itu karena dia menderita sakit, tapi gue juga tahu bahwa dia sudah 40 tahun menjabat sebagai hakim, gimana kalau ini dia lagi sibuk dengan pekerjaannya? Gue ingat ketika gue masih anak kecil, ada pernikahan di rumah, dan hari itu gue tidak bisa hadir karena gue sedang ber sakit. Tapi gue pikir ini yang namanya hobi, tapi Anwar Usman ini lagi jadi hakim, nggak bisa terlambat lagi! πŸ€·β€β™‚οΈ
 
ada baik, kita nggak boleh lupa bahwa hakim juga manusia ya, mending sambut kesulitan-nya dengan penuh empati dan dukungan 🀝

maksudnya, si Anwar Usman baru-baru ini saja mulai merasakan sakit dan harus menjalani rawat inap yang lama, nggak bisa langsung pulang ke sidang pleno dan apa lagi kalau ada laporan kinerja yang salah πŸ€¦β€β™‚οΈ

maka dari itu, kita nggak boleh terburu-buru mengkritik atau memberi sanksi pada orang lain, kita harus memahami bahwa kesulitan-nya bisa jadi bukan hanya masalah pribadinya aja 🀝
 
gue penasaran kenapa anwar usman dijadwalkan langsung ke rumah sakit, tapi gak ada info tentang rekomendasi dokternya sih? juga mau tahu, apa yang dimaksud dengan "kondisi kesehatan" yang membuatnya tidak bisa hadir pada sidang pleno? apakah itu benar-benar sakit atau hanya excuse buat tidak hadir?
 
Makasih ya sih, gue pikir ini menunjukkan bahwa kita perlu lebih mengutamakan kesehatan di dalam profesionalisme. Gue liat ada banyak orang yang tetap bekerja padahal sudah memiliki masalah kesehatan, padahal kesehatan itu penting banget! πŸ€•

Gue rasa ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dengan kesehatan kita sendiri. Jangan hanya fokus pada pekerjaan dan karir, tapi juga pastikan kamu sudah merawat dirimu sendiri. 🌟
 
kak, rasanya anwar usman ni ada masalah kesehatannya ya... tapi siapa tahu kita bisa belajar dari pengalamannya bahwa kesehatan itu penting banget... dan kita juga harus lebih memahami tentang ketidakhadiran yang mana sering kali tidak hanya karena sakit, tapi juga karena tekanan dan stres, apa kebaikan kita ada di sana sih?
 
Wah, mantap kayak giliran Anwar Usman lagi nih πŸ€¦β€β™‚οΈ. Aku rasa ini sama kayak kisah mantan presiden Indonesia, yang sering tidak ada di acara-acara penting dan langsung diabaikan πŸ™„. Nah, tadi aku dengerin kabar bahwa Anwar memang sedang sibuk dengan kondisi kesehatannya, tapi rasanya ini sama kayak pujian dari orang sendiri ya? πŸ˜’

Aku rasa kalau ini bukan lagi tentang kemampuan Anwar sebagai hakim, tapi tentang keadaan fisiknya yang sekarang membutuhkan perawatan intensif. Waktunya Anwar harus lebih fokus pada kesehatannya daripada apa yang terjadi di mahkamah πŸ€•. Dan aku juga rasa tidak perlu lagi dibicarakan tentang tingkat ketidakhadirannya, karena ini sama kayak cerita orang yang selalu suka berbohong πŸ™ˆ.
 
kembali
Top