Alasan Ahok Mundur dari Pertamina: Beda Pandangan dengan Jokowi

Mantan komisaris utama PT Pertamina, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, mengungkapkan alasan pengundurannya dari jajaran Komisaris Pertamina di Pengadilan Tipikor Jakarta. Menurut Ahok, alasan utamanya adalah karena berbeda pandangan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Alasannya saya keluar karena politik, beda pendapat dengan Pak Jokowi," kata Ahok saat melibatkan diri di pengadilan.

Mengenai pernyataan ini, Ahok menjelaskan bahwa seharusnya dia sudah mengundurkan diri sejak akhir Desember 2023. Namun, kesempatan itu tidak tercapai karena Pertamina keterlambat dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

"Sayangnya RKAP 2024 pengesahan RUPS oleh Menteri BUMN terlambat. Baru dilakukan di Januari. Nah begitu dilakukan di Januari, saya mundur," kata Ahok.

Selain itu, Ahok juga menyatakan bahwa dia meninggalkan catatan RKAP dengan sistem pengadaan yang baru harus memberikan penghematan 46 persen. Dan direksi semua sudah tanda tangan.

Ahok juga mengungkapkan perasaannya ketika mengetahui Joko Priyono dicopot dari jabatannya. Ia bahkan sempat menghubungi langsung yang bersangkutan.

"Saya pikir BUMN ini keterlaluan gitu lo, mencopot orang yang bukan miritokrasi. Kenapa orang yang mau melakukan yang saya lakukan dicopot? ini orang terbaik pak Joko itu, makanya saya tulis dicopot," kata Ahok.

Sementara itu, para terdakwa dalam sidang kali ini antara lain Riva Siahaan, eks Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga; Sani Dinar Saifuddin, eks Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional; Maya Kusmaya, eks Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga; Edward Corne, eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga; Yoki Firnandi, eks Direktur Utama PT Pertamina International Shipping; Agus Purwono, eks VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional; Muhamad Kerry Adrianto Riza, beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa; Dimas Werhaspati, Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim; Gading Ramadhan Joedo, Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.

Dengan dugaan korupsi terkait kasus tata kelola minyak mentah dan kilang Pertamina, total kerugian negara akibat kasus tersebut diperkirakan mencapai Rp285 triliun.
 
Gue rasa pengadilan ini bakal panjang sekali loh! Ahok ini nyang terus-terusan kritis dlam pemerintahan Jokowi, tapi gue pikir dia cuma ngatai kesalannya aja loh, padahal gue rasa dia masih punya niatan yang baik. Rencana kerja dan anggaran perusahaan itu, mending dikurangi kebingungan dlam pengelolaan Pertamina, bukan penuh dengan korupsi aja loh!
 
๐Ÿค” Ahok kembali di mediasi, tapi siapa yang salah? ๐Ÿ™„ Menurutku, yang salah adalah sistem pengadaan yang lama tidak berubah dan Pertamina tetap menggunakan cara yang sama seperti sebelumnya, padahal mereka sudah ada catatan yang jelas tentang kebutuhan untuk menghemat 46 persen. Maksudnya, jika PKT terus menyimpan sistem yang sama, maka kita masih akan terus kehilangan uang. Saya rasa ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk memperbaiki sistem dan membuat perubahan positif di bidang ini ๐Ÿ˜Š.

Dan saya juga ingin bertanya, apa yang terjadi dengan Joko Priyono? Mengapa dia dipotong jawatannya? ๐Ÿค Seharusnya dia menjadi contoh bagi kita semua tentang bagaimana mengambil keputusan yang benar dan bijak. Yang jadi poinan di sini adalah, bagaimana kita bisa belajar dari kesalahan-kesalahan seperti ini dan membuat perubahan positif di masa depan ๐Ÿ’ก.

Tapi apa yang saya ingin bilang adalah, saya masih percaya bahwa Ahok memiliki hati yang baik dan ingin melakukan yang terbaik untuk negara. Jadi, saya tidak ingin memandangnya dengan sudut pandang yang buruk ๐Ÿ˜Š.
 
Ahoknya benar-benar korup, tapi Jokowi terlalu cepat buang dia. Apalagi yang salah sama-sama, ahkhirnya yang salah itu bisa dibawa ke pengadilan dan dia harus Mundur. Saya pikir ini cara paling cerdas banget, kalau Jokowi langsung melawan Ahok dengan kuat, pasti kasusnya akan jadi semakin rumit dan lewat waktu.
 
Ahok nih guys, jadi dia keluar dari Pertamina karena beda pendapat dengan Jokowi, tapi aku pikir itu nggak sabar sama sekali ๐Ÿคฏ. Dia harus punya keberanian untuk keluar, tapi malah dia bilang kalau kesempatan udah ada dan lupa memakainya ๐Ÿ˜‚. Dan lagi-lagi dia bilang dia tanda tangan sudah selesai, tapi dia nggak bisa ketahan karena Jokowi yang terus menerus berubah ๐Ÿ”„.

Aku juga bingung dengan kata-katanya tentang penghematan 46 persen, itu nggak realistis sama sekali ๐Ÿ’ธ. Dan aku pikir siapa dia yang benar-benar ingin melindungi Pertamina dari korupsi? Aku rasa dia hanya nyesel karena dia sendiri yang terlibat dalam kasus korupsi ๐Ÿ˜ณ.

Dan yang paling nggak sabar, Kasus tata kelola minyak mentah dan kilang Pertamina, itu udah capek banget guys ๐Ÿคฏ. Aku harap ada orang yang benar-benar mau bertanggung jawab atas kesalahannya ๐Ÿ’ช.
 
Saya rasa Ahok ini juga perlu bercanda sendiri, kan? Dia ini seperti korban keterlambatan dari Pertamina, tapi dia sendiri yang tidak sabar-sabar aja loh ๐Ÿ˜‚. Dan gak sabar buat melihat siapa yang akan dijadikan korban next tuh ๐Ÿค”. Saya rasa Jokowi ini salah satu orang yang sangat baik banget untuk mengambil tindakan yang tepat, tapi dia juga harus bisa menerima pendapat dari orang lain dan tidak selalu memikirkan apa-apa sendiri ๐Ÿ™.
 
Makasih bro, ternyata Ahok lagi mengungkapkan rahasia dia. Ternyata dia keluar dari jajaran karena tidak setuju dengan Jokowi, tapi siapa tahu ada hal lain yang tidak terbuka ke umum. Nah, kalau benar-benar ada korupsi terkait kasus tata kelola minyak mentah dan kilang Pertamina, itu sangat mengkhawatirkan bro. Rp285 triliun? Itu biaya negara yang sangat besar! Maksudnya, jika tidak ada pengecekan yang ketat, kasus ini bisa mempengaruhi kestabilan perekonomian Indonesia. Nah, saya rasa perlu adanyainvestigasi yang ketat untuk mengetahui apa benar-benar terjadi di dalam Pertamina.
 
Gue pikir Ahok banyak berbohong lagi nih... Beliau bilang dia keluar karena politik, tapi sih gue tahu dia punya alasan lain ya! Gue baca di koran, dia sama Presiden Jokowi memang memiliki perbedaan pendapat. Tapi yang penting adalah Ahok sendiri yang kalah, gak bisa mengakui kegagalan dirinya. Dan gue juga bingung kenapa Ahok bilang Joko Priyono dicopot karena tidak miritokrasi... Gue rasa itu hanya penipuan Ahok untuk membuat dirinya terlihat baik.
 
Pernyataan Ahok ini bikin aku penasaran sih... Nah kalau dia benar-benar jujur, kenapa dia nggak bisa mengundurkan diri sejak akhir Desember? Nah tapi kemudian dia bilang Pertamina keterlambat dalam menyusun RKAP, bukannya itu sebagai alasan paling bagus ya? ๐Ÿค”

Dan yang bikin aku kekecewa adalah ketika Ahok mengatakan bahwa Joko Priyono dicopot karena tidak mau melakukan yang dia lakukan. Nah sih, ini adalah contoh keterlalan kader korupsi yang ingin terhindar dari tanggung jawabnya... ๐Ÿšซ

Sementara itu, aku senang melihat para terdakwa dalam sidang kali ini telah ditunjuk sebagai terduga korupsi. Nah mungkin mereka akan dihukum sesuai dengan hukum dan tidak lagi menjadi hambatan bagi negara. ๐Ÿ‘ฎ
 
Ahok sih mantan komisaris utama PT Pertamina yang ngerasa beda pendapat dengan Pak Jokowi ๐Ÿค”. Dia bilang ingin mundur sejak Desember 2023, tapi Pertamina keterlambat membuat RKAP, jadi dia pindah ๐Ÿ•ฐ๏ธ. Dia bilang juga pengadaan yang baru harus memberikan penghematan 46 persen, tapi saya rasa dia bisa lebih teliti loh ๐Ÿค“.

Saya suka diapa punya tekanan lo, terutama saat korupsi kasus tata kelola minyak mentah dan kilang Pertamina. Kalau benar-benar korupsi, itu ganti-ganti buku untuk kita semua ๐Ÿ˜”. Jadi, saya rasa Ahok malah bikin yang lebih baik dengan mengungkapkan perasaannya ๐Ÿ—ฃ๏ธ.

Tapi, saya rasa kalau ahok ini sih teka-teki lo ๐Ÿ˜. Dia bilang orang terbaik Pak Jokowi dicopot, tapi itu ganti-ganti buku untuk kita semua nih ๐Ÿค”.
 
Mau banget nonton drama Ahok vs Jokowi sih... ๐Ÿ˜‚ Nah, sepertinya Ahok lagi-lagi gak bisa menahan nafsu politiconya... ๐Ÿคฃ Kenapa dia harus nulis itu, kan udah punya kesempatan untuk mundur? Atapun apa dia mau buat percaya diri dengan kata-kata yang ngga tepat? "Mencopot orang yang baik" sih kejelasannya... ๐Ÿ™„ Kalau tidak salah, Ahok ini lagi-lagi memperdebatkan dirinya sendiri...
 
Makasih pak... Ahok bilang dia keluar karena beda pendapat dengan Jokowi. Tapi saya pikir ini masalah keterlambatan, sih. Banyak yang sudah tahu dan mulai bergerak, tapi masih banyak yang belom. Dan ini ada di Pertamina, salah satu perusahaan negara yang paling penting... ๐Ÿ˜
 
Pernah dengar tentang Ahok kan? ๐Ÿ˜Š Dia jadi mantan komisaris PT Pertamina yang punya masalah dengan Jokowi. Dia bilang dia keluar karena politik, beda pendapat dengannya. Tapi aku rasa sih hanya karena dia tidak puas sama sama dengan kebijakan Jokowi ๐Ÿ™„. Aku pikir itu masalah pribadi ya...
 
kembali
Top