Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Hingga Aktivitas Vulkanik Meningkat
Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) mengumumkan pembukaan sementara aktivitas pendakian Gunung Kerinci, gunung api tertinggi di Indonesia. Hal ini dilakukan setelah meningkatnya aktivitas vulkanik di puncak Gunung Kerinci sejak Minggu lalu.
Pengelola Taman Nasional mengatakan, mereka menerima memo dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait peningkatan kegempaan yang terjadi di gunung tersebut. Setelah memantau aktivitas vulkanik, BBTNKS menutup pendakian Gunung Kerinci secara sementara.
"Kami menghentikan aktivitas pendakian karena meningkatnya aktivitas vulkanik," kata Kepala SPTN Wilayah I BBTNKS, David. "Masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak Gunung Api Kerinci."
Pengelola Taman Nasional menutup pendakian ke puncak Gunung Kerinci dari semua jalur, termasuk Jalur R.10 Kersik Tuo Kabupaten Kerinci dan Jalur Camping Ground Bukit Bontak Kabupaten Solok Selatan.
"BBTNKS menutup pendakian Gunung Kerinci untuk tujuan wisata atau pendakian mulai tanggal 6 Januari 2026 sampai dengan pemberitahuan selanjutnya," ujar David.
Aktivitas vulkanik di Gunung Kerinci saat ini berstatus Level II (Waspada), menurut data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) mengumumkan pembukaan sementara aktivitas pendakian Gunung Kerinci, gunung api tertinggi di Indonesia. Hal ini dilakukan setelah meningkatnya aktivitas vulkanik di puncak Gunung Kerinci sejak Minggu lalu.
Pengelola Taman Nasional mengatakan, mereka menerima memo dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait peningkatan kegempaan yang terjadi di gunung tersebut. Setelah memantau aktivitas vulkanik, BBTNKS menutup pendakian Gunung Kerinci secara sementara.
"Kami menghentikan aktivitas pendakian karena meningkatnya aktivitas vulkanik," kata Kepala SPTN Wilayah I BBTNKS, David. "Masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak Gunung Api Kerinci."
Pengelola Taman Nasional menutup pendakian ke puncak Gunung Kerinci dari semua jalur, termasuk Jalur R.10 Kersik Tuo Kabupaten Kerinci dan Jalur Camping Ground Bukit Bontak Kabupaten Solok Selatan.
"BBTNKS menutup pendakian Gunung Kerinci untuk tujuan wisata atau pendakian mulai tanggal 6 Januari 2026 sampai dengan pemberitahuan selanjutnya," ujar David.
Aktivitas vulkanik di Gunung Kerinci saat ini berstatus Level II (Waspada), menurut data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.