Jakarta Kembali Mengalami Banjir, 125 RT dan 14 Ruas Jalan Terdampak
Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis ini menyebabkan terjadinya genangan di beberapa titik. Menurut data BPBD DKI Jakarta, hingga saat ini ada 125 RT dan 14 ruas jalan yang terdampak banjir.
Genangan di beberapa wilayah seperti Kali Angke, Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, Kali Ciliwung, dan Kali Mampang. Wilayah Jakarta Selatan paling banyak terdampak dengan 55 RT, disusul Jakarta Barat dengan 38 RT, Jakarta Timur dengan 30 RT, dan Jakarta Utara hanya memiliki 2 RT.
Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 15 sentimeter hingga 150 sentimeter. Warga di beberapa titik juga dilaporkan mengungsi karena genangan tersebut. Para pengungsi saat ini ditampung di masjid, aula, RPTRA, dan fasilitas umum lainnya. Total pengungsi yang tercatat saat ini adalah 387 jiwa.
BPBD DKI Jakarta berjanji akan mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah dan melakukan penyedotan genangan. Genangan ini ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. Sementara itu, BPBD mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis ini menyebabkan terjadinya genangan di beberapa titik. Menurut data BPBD DKI Jakarta, hingga saat ini ada 125 RT dan 14 ruas jalan yang terdampak banjir.
Genangan di beberapa wilayah seperti Kali Angke, Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, Kali Ciliwung, dan Kali Mampang. Wilayah Jakarta Selatan paling banyak terdampak dengan 55 RT, disusul Jakarta Barat dengan 38 RT, Jakarta Timur dengan 30 RT, dan Jakarta Utara hanya memiliki 2 RT.
Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 15 sentimeter hingga 150 sentimeter. Warga di beberapa titik juga dilaporkan mengungsi karena genangan tersebut. Para pengungsi saat ini ditampung di masjid, aula, RPTRA, dan fasilitas umum lainnya. Total pengungsi yang tercatat saat ini adalah 387 jiwa.
BPBD DKI Jakarta berjanji akan mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah dan melakukan penyedotan genangan. Genangan ini ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. Sementara itu, BPBD mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.