Gue rasa ini kayak giliran Beliun mau ambil alih ke pengelolaan beras, tapi siapa tahu nanti ini jadi solusi yang tepat untuk masalah harga beras naik tiap tahunnya . Tapi apa kabar dengan pasokan beras jika Bulog direncang berubah status? Apakah gue salah menduga, nanti pasokan beras gak bisa mencukupi kebutuhan masyarakat?
aku sengaja coba lihat update tentang bulog, tapi ternyata aku masih bingung apa arti dari badan otonom sih? apakah itu seperti sekolah independen aja? atau kayaknya lebih kompleks lagi. aku pikir kalau negara mau mengatur sendiri harga dan stok beras itu kayaknya masuk akal, tapi aku khawatir apakah itu bisa terlaksana dengan baik. aku suka nih banget konsumsi beras, tapi aku juga pernah lupa membelinya di pasar... hehe
ini kayak apa yang diinginkan Presiden ya . tapi siapa yang akan bertanggung jawab jika harga beras naik atau turun? kalo Bapanas juga diintegrasikan ke dalam Kementerian Pertanian, itu berarti apa? mau negara lebih mandiri pangan atau hanya semakin tergantung pada Pemerintah? perubahan ini memang harus diadopsi tapi harus diawasi dengan hati-hati ya .
Oke deh, gue pikir itu baik-baik aja. Jadi Presiden mau ngubah status bulog menjadi otonom kan? Itu artinya bulog bisa lebih bebas ngatur harga dan stok beras tanpa campur tangan dari pihak swasta. Semoga bisa membaikin kemandirian pangan nasional, yaudah! Gue khawatir nggak terlalu banyak pada hal ini, tapi jika negara bisa betul-betul mandiri pangan, itu akan sangat bagus ya!
Gue juga senang sekali kalau Ahmad Rizal Ramdhani ngatakan bahwa perubahan ini tidak hanya berlaku untuk beras aja, tetapi juga untuk komoditas lain. Jadi, negara bisa memastikan bahwa semua komoditas penting itu diatur dengan baik dan tidak tergantung pada pihak swasta. Itu artinya kita bisa lebih yakin bahwa makanan yang kita konsumsi itu asli dan berkualitas!