Bulog, badan otonom yang bertanggung jawab langsung ke Kepresidenan. Apa itu makna dari keputusan itu? Sesungguhnya, pihak Bulog telah mengakui bahwa dominasi swasta di pasar beras masih sangat besar, sehingga menyebabkan harga beras semakin melonjak dan meningkat.
Selama ini, harga beras yang diproduksi oleh petani tetap serigala. Sementara itu, pasokan beras yang diimpor dari luar negeri pun juga menjadi sorotan bagi pengelola Bulog. Pada saat ini, masyarakat banyak yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pokok beras, karena stok beras yang terbuka secara bebas masih banyak digenggam oleh beberapa perusahaan swasta.
Dengan demikian, pihak Bulog berharap jika status organisasi ini berubah menjadi badan otonom di bawah presiden, maka mereka dapat menangani pasar dengan lebih adil dan transparan. Bahkan sekarang ini, pengelolaan harga beras dan stok masih digenggam oleh beberapa perusahaan swasta yang berbeda-beda.
Selama ini, harga beras yang diproduksi oleh petani tetap serigala. Sementara itu, pasokan beras yang diimpor dari luar negeri pun juga menjadi sorotan bagi pengelola Bulog. Pada saat ini, masyarakat banyak yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pokok beras, karena stok beras yang terbuka secara bebas masih banyak digenggam oleh beberapa perusahaan swasta.
Dengan demikian, pihak Bulog berharap jika status organisasi ini berubah menjadi badan otonom di bawah presiden, maka mereka dapat menangani pasar dengan lebih adil dan transparan. Bahkan sekarang ini, pengelolaan harga beras dan stok masih digenggam oleh beberapa perusahaan swasta yang berbeda-beda.