Pasar saham Indonesia tetap berada di kategori pasar negara berkembang (emerging market), tidak akan turun menjadi pasar frontier. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa upaya perbaikan tata kelola pasar modal melalui demutualisasi bursa justru akan membuat Indonesia terus bertahan di level emerging market.
Demutualisasi bursa diharapkan dapat meningkatkan kestabilan pasar modal di Indonesia. Melalui kebijakan demutualisasi, Indonesia berupaya menyetarakan standar pasar modal domestik dengan bursa saham di berbagai negara. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi konflik kepentingan antaranggotabursa dalam penentuan kepengurusan di bursa.
Pascademutualisasi, bursa akan berubah menjadi perusahaan terbuka, dengan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dapat dimiliki oleh investor. Airlangga berharap demutualisasi dapat berproses di tahun ini dan diselesaikan dengan cepat.
Indonesia juga telah berkomitmen untuk mengadopsi standar-standar internasional yang direkomendasikan oleh MSCI. Hal ini dimaksudkan untuk mempertahankan pasar modal Indonesia di level emerging market. Dengan demutualisasi dan pengadopsian standar internasional, Airlangga berharap bahwa pasar modal Indonesia menjadi lebih kuat, adil, kompetitif, dan transparan.
Demutualisasi diharapkan dapat membuat Indonesia memiliki signal yang baik bagi global market. Airlangga menyatakan bahwa demutualisasi adalah langkah yang penting untuk meningkatkan kestabilan pasar modal di Indonesia.
Demutualisasi bursa diharapkan dapat meningkatkan kestabilan pasar modal di Indonesia. Melalui kebijakan demutualisasi, Indonesia berupaya menyetarakan standar pasar modal domestik dengan bursa saham di berbagai negara. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi konflik kepentingan antaranggotabursa dalam penentuan kepengurusan di bursa.
Pascademutualisasi, bursa akan berubah menjadi perusahaan terbuka, dengan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dapat dimiliki oleh investor. Airlangga berharap demutualisasi dapat berproses di tahun ini dan diselesaikan dengan cepat.
Indonesia juga telah berkomitmen untuk mengadopsi standar-standar internasional yang direkomendasikan oleh MSCI. Hal ini dimaksudkan untuk mempertahankan pasar modal Indonesia di level emerging market. Dengan demutualisasi dan pengadopsian standar internasional, Airlangga berharap bahwa pasar modal Indonesia menjadi lebih kuat, adil, kompetitif, dan transparan.
Demutualisasi diharapkan dapat membuat Indonesia memiliki signal yang baik bagi global market. Airlangga menyatakan bahwa demutualisasi adalah langkah yang penting untuk meningkatkan kestabilan pasar modal di Indonesia.