Operasi bursa efek di Indonesia akan terus berjalan normal meskipun terjadi transisi kepemimpinan pada beberapa pejabat OJK dan BEI. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, presiden telah menginstruksikan OJK dan BEI untuk melakukan transisi kepemimpinan dengan efektif sehingga tidak ada kekosongan dalam pengawasan pasar modal.
"Presiden telah menginstruksikan Kementerian Keuangan serta jajaran pengurus OJK dan Bursa Efek Indonesia untuk memastikan bahwa kegiatan operasional bursa tetap berjalan dengan normal dengan kepemimpinan transisi. Kemudian tidak ada kekosongan kepemimpinan atau dalam pengawasan keuangan ataupun pasar modal," kata Airlangga dalam konferensi pers.
Airlangga menekankan bahwa penunjukkan pejabat pelaksana tugas untuk menggantikan posisi yang kosong di OJK dan BEI dilakukan untuk memastikan seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan, dan tugas pengawasan berjalan tanpa gangguan. "Institusi kita kuat karena sistem dikelola sesuai dengan standar good governance dan best practices," ujar Airlangga.
Pemerintah juga menegaskan bahwa kondisi fundamental perekonomian nasional berada dalam posisi yang solid. Sejumlah indikator makroekonomi masih menunjukkan tren positif dan berada dalam rentang yang aman sesuai dengan asumsi APBN.
"Presiden telah menginstruksikan Kementerian Keuangan serta jajaran pengurus OJK dan Bursa Efek Indonesia untuk memastikan bahwa kegiatan operasional bursa tetap berjalan dengan normal dengan kepemimpinan transisi. Kemudian tidak ada kekosongan kepemimpinan atau dalam pengawasan keuangan ataupun pasar modal," kata Airlangga dalam konferensi pers.
Airlangga menekankan bahwa penunjukkan pejabat pelaksana tugas untuk menggantikan posisi yang kosong di OJK dan BEI dilakukan untuk memastikan seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan, dan tugas pengawasan berjalan tanpa gangguan. "Institusi kita kuat karena sistem dikelola sesuai dengan standar good governance dan best practices," ujar Airlangga.
Pemerintah juga menegaskan bahwa kondisi fundamental perekonomian nasional berada dalam posisi yang solid. Sejumlah indikator makroekonomi masih menunjukkan tren positif dan berada dalam rentang yang aman sesuai dengan asumsi APBN.