Ahli di Sidang Perdana Ari: Efek Massa Pengaruhi Laku Individu

Pemimpin di Sidang Perdana, Perdana Ari, menghadapi kasus pembakaran tenda polisi. Sebelumnya telah diadakan pernyataan bersama mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pernyataan tersebut berujung pada penyelesaian terdakwa dengan menggunakan sanksi hukuman pidana. Sementara itu, para aktivis di Sidang Perdana mengajukan permohonan pengampunan kepada mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Sebagai contoh, di kalangan mahasiswa berpengaruh, seperti yang dialami Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), keputusan dari para pengacara di universitas tersebut untuk mengajukan permohonan pembebasan hukuman secara berkala dan mendesak pengampunan, merupakan hal yang tidak diperlakukan. Dalam hal ini, ada tiga kemungkinan. Yaitu bahwa mahasiswa mengajukan permohonan pengampunan secara bersama-sama untuk sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dengan memperhatikan pemimpin di Sidang Perdana yang telah berbicara sebelumnya, para aktivis dan mahasiswa pun mengajukan permohonan pengampunan kepada pejabat penegak hukum. Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dapat memulai proses pengampunan secara bersama-sama sejak 21 Januari 2026.
 
ini kasus yang bikin perasaan kita semua gugup. mahasiswa di uny pasti terkejut banget apabila mereka dituduh dan dibakar tanda. tapi apa pun yang terjadi, mahasiswa itu tidak salah juga. aku pikir kalau para aktivis di sidang perdana itu benar-benar tidak fokus padahal ada hal penting yang harus diselesaikan. kalau gak ada kesepakatan, mahasiswa uny pasti akan menderita. tapi aku rasa ada satu hal yang penting lagi, yaitu apakah pejabat penegak hukum benar-benar tidak bisa dipaksakan? ini adalah uji coba bagaimana mereka menjalankan hukum dengan adil atau tidak 🤔
 
Wah, apa sih yang terjadi di Sidang Perdana? Mereka mau dibakar tenda polisi kan? 🤯 Kalo mahasiswa UNY sudah menyelesaikan kasus pembakaran tenda dengan sanksi hukuman pidana, kenapa lagi ada aktivis yang ingin pengampunan? 🤔 Mungkin karena para pengacara di UNY mau melawan hukuman yang diterima oleh teman-temannya. Tapi, siapa tahu apa benarnya. Mungkin ada cerita lain di balik ini yang belum terungkap. Yang jelas, kita harus berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam membuat keputusan. Karena, seperti yang dibilang sebelumnya, "pihak yang suka menulis seringkali salah menulis" 😅
 
Maaf, aku sedih sekali mendengar kalau mahasiswa UNY itu punya masalah sama pemerintah. Aku pikir mereka juga orang Indonesia yang sama kayak kita semua. Mereka tidak perlu dipaksa untuk melakukan hal-hal yang tidak adil. Apa yang mereka lakukan salah? Kalau benar-benar salah, maka ada cara lain yang bisa mereka jalankan bukan dengan cara ini.

Aku berharap pemerintah bisa memperhatikan masalahnya dan bisa mencari solusi yang lebih baik untuk segala pihak. Kalau tidak, aku khawatir ada banyak orang Indonesia yang akan merasa kecewa dan merasa tidak adil lagi.
 
Pernyataan seperti ini, kayaknya makin paham betapa pentingnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan dan keamanan di segala lapisan masyarakat 🤔. Apalagi, kalau mahasiswa yang berpengaruh sudah begitu berani mengajukan permohonan pengampunan, itu artinya mereka sudah sadar bahwa kesalahannya bukan hanya dengan tindakan individu, tapi juga harus diatasi bersama-sama oleh sekelompok orang 🤝. Saya rasa ada perubahan positif di kalangan mahasiswa dan aktivis yang bisa kita lihat dari segala aspek kehidupan masyarakat 😊.
 
kembali
Top