Apa sih, aku dengerin kabar ini... kalau stok kader di partai golkar itu jadi lebih banyak, tapi apa sih keuntungannya? aku pikir kalau di Indonesia masih banyak orang yang belum bisa memiliki posisi pimpinan, maka itu artinya sumber daya manusia kita masih ada yang terbuang-buang. tapi apakah ini benar-benar solusi dari masalah tersebut?