Kunjungan manajemen PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) ke Daerah Istimewa Yogyakarta bukti nyata penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Selama ini, keberadaan jalan tol strategis tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan konektivitas antara wilayah tersebut dan Provinsi Jawa Tengah.
Dalam kunjungan yang dilakukan secara langsung oleh manajemen ADHI, mereka menegaskan komitmen perusahaan untuk transparansi, akuntabilitas, pengendalian risiko, serta kepatuhan terhadap standar mutu, keselamatan, dan keberlanjutan. "Keberadaan jalan tol ini diharapkan memberikan dampak strategis dalam meningkatkan konektivitas antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah," kata Direktur Utama ADHI Moeharmein Zein Chaniago.
Selain itu, manajemen ADHI juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi beton pracetak di Site Office Precast Margorejo Adhi Beton di Sleman, Yogyakarta. Langkah ini untuk memastikan perusahaan menghasilkan produk berkualitas tinggi dan berdaya saing, serta mempertahankan keberlanjutan rantai pasok konstruksi nasional.
Peningkatan konektivitas infrastruktur nasional juga diharapkan dapat membuka peluang pertumbuhan ekosistem ekonomi baru. "Mempercepat arus logistik, meningkatkan efisiensi distribusi, serta membuka peluang pertumbuhan ekosistem ekonomi baru," tambahnya.
Pada peninjauan ke proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulonprogo Paket 2.2B dan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Paket 1 Seksi 1, manajemen ADHI berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pemerataan pembangunan dan penguatan daya saing wilayah melalui peningkatan konektivitas infrastruktur nasional.
Dalam kunjungan yang dilakukan secara langsung oleh manajemen ADHI, mereka menegaskan komitmen perusahaan untuk transparansi, akuntabilitas, pengendalian risiko, serta kepatuhan terhadap standar mutu, keselamatan, dan keberlanjutan. "Keberadaan jalan tol ini diharapkan memberikan dampak strategis dalam meningkatkan konektivitas antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah," kata Direktur Utama ADHI Moeharmein Zein Chaniago.
Selain itu, manajemen ADHI juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi beton pracetak di Site Office Precast Margorejo Adhi Beton di Sleman, Yogyakarta. Langkah ini untuk memastikan perusahaan menghasilkan produk berkualitas tinggi dan berdaya saing, serta mempertahankan keberlanjutan rantai pasok konstruksi nasional.
Peningkatan konektivitas infrastruktur nasional juga diharapkan dapat membuka peluang pertumbuhan ekosistem ekonomi baru. "Mempercepat arus logistik, meningkatkan efisiensi distribusi, serta membuka peluang pertumbuhan ekosistem ekonomi baru," tambahnya.
Pada peninjauan ke proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulonprogo Paket 2.2B dan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Paket 1 Seksi 1, manajemen ADHI berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pemerataan pembangunan dan penguatan daya saing wilayah melalui peningkatan konektivitas infrastruktur nasional.