Ade Kuswara menutup mulut, mengatakan bahwa dirinya hanya ingin proyek-proyek yang ada di Pemkab Bekasi dimanfaatkan. Tapi ternyata, terduga ada yang menjual nama dia untuk mendapatkan uang.
"Kalau di manfaatkan, mungkin ada yang jual-jal namaku. tapi terkait masalah pemerintahan ini, saya baru mulai menjabat dan belum sepenuhnya memahami proses pemerintahan," kata Ade Kuswara, Bupati Bekasi.
Ade menekankan bahwa ia hanya ingin proyek-proyek yang ada di Pemkab Bekasi dimanfaatkan, tapi tidak ingin menjadi korban dari kriminalisasi. Tapi ternyata, terduga ada yang menjual nama dia untuk mendapatkan uang.
"Enggak tahu, saya ini baru menjabat 9 bulan. Jadi, sepuluh bulan ini saya belum hafal bener terkait masalah bagaimana terkait masalah pemerintah ini," tutur Ade.
KPK telah menetapkan Ade Kuswara, ayahnya HM Kunang, dan Sarjan sebagai tersangka dalam kasus proyek Bekasi yang melibatkan uang publik sejumlah Rp9,5 miliar.
"Kalau di manfaatkan, mungkin ada yang jual-jal namaku. tapi terkait masalah pemerintahan ini, saya baru mulai menjabat dan belum sepenuhnya memahami proses pemerintahan," kata Ade Kuswara, Bupati Bekasi.
Ade menekankan bahwa ia hanya ingin proyek-proyek yang ada di Pemkab Bekasi dimanfaatkan, tapi tidak ingin menjadi korban dari kriminalisasi. Tapi ternyata, terduga ada yang menjual nama dia untuk mendapatkan uang.
"Enggak tahu, saya ini baru menjabat 9 bulan. Jadi, sepuluh bulan ini saya belum hafal bener terkait masalah bagaimana terkait masalah pemerintah ini," tutur Ade.
KPK telah menetapkan Ade Kuswara, ayahnya HM Kunang, dan Sarjan sebagai tersangka dalam kasus proyek Bekasi yang melibatkan uang publik sejumlah Rp9,5 miliar.