Ada Usul Pembatasan Penggunaan LPG 3 Kg, ESDM Buka Suara

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai membuka suara tentang rencana pembatasan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram bersubsidi. Ada usulan bahwa warga di setiap rumah tangga (KK) hanya boleh membeli maksimal 10 tabung LPG 3 kg per bulannya.

Menurut Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, pihaknya sedang menghitung konsumsi LPG subsidi di tiap rumah tangga per pekan. "Jadi nanti berdasarkan kebutuhan yang real ini, kira-kira berapa ini ya jadi berdasarkan kebutuhan masyarakat ini nanti akan dipenuhi," katanya.

Pemerintah juga telah memperhitungkan kebutuhan setiap jenjang perekonomian atau desa. Namun, Yuliot menekankan bahwa LPG bersubsidi hanya diperuntukkan dikonsumsi oleh masyarakat perekonomian rendah, yaitu di desil 1 sampai 4.

Penetapan rencana tersebut juga akan mempertimbangkan alokasi anggaran subsidi yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). "Yang ini kan itu ada penetapan berapa ini anggaran subsidi yang dialokasikan dalam setahun jadi ini tidak boleh lebih dari anggaran subsidi yang ditetapkan," tandasnya.

Pertamina Patra Niaga juga mendukung rencana tersebut, dengan menilai bahwa pembatasan pembelian untuk LPG 3 kg perlu segera direalisasikan. "Kami mengharapkan dukungan dari bapak dan ibu yang terhormat. Bagaimana pemerintah segera dapat mengeluarkan pembatasan-pembatasan aturan-aturan yang membatasi penggunaan LPG subsidi ini," kata Achmad Muchtasyar.

Dengan adanya penerapan pengendalian, penyaluran LPG subsidi diperkirakan turun menjadi sekitar 8,29 juta metrik ton (MT), atau berkurang sekitar 2,6 persen dibandingkan realisasi 2025.
 
Gampang aja banget sih penggunaan LPG di rumah, nih... tapi kenapa gini harus batas 10 tabung per bulannya? Saya pikir itu terlalu banyak, kalau saya masih punya uang, saya akan membeli lebih banyak lagi... tapi kalau hanya boleh 10, saya tidak bisa menahan diri ya... tapi kalau boleh bebas, maka apa yang salah dengan itu? 🤔🚮
 
heyyyyy, aku sedang pikir tentang makanan favoritku, gado-gado 😋. kenapa gado-gado di jalan-jalan keren banget, tapi di rumah masih belum bisa menemukan resep yang sempurna 🤔. aku punya teman yang suka membuat gado-gado dengan bumbu kacang yang rasa sedang, tapi aku lebih suka dengan saus kacang yang pedas aja 🤷‍♂️.

sayangnya, aku tidak bisa menemukan resep yang tepat, jadi aku sendiri harus mencoba-cobanya 😅. mungkin aku akan mencoba menggunakan bumbu-bumbuan lain dan melihat apa yang terjadi 😊. kira-kira aku akan mencoba membuat gado-gado dengan sambal matah sebagai sausnya, bakalan pasti bikin pedas aja 😄.

apakah kalian punya resep gado-gado favoritnya? atau mungkin ada resep yang bisa aku coba? 🤔
 
Maksud siapa pemerintah kayaknya gak mau lagi memberi subsidi untuk LPG, kayaknya harus ada aturan yang jelas kalau tidak punya beban dan ada yang nantinya harus memanggil orang tua siapa diajak ke bank biar dia bayar utangnya aja 😒
 
Gue rasa nih, kalau lama-laman kira-kira bawa masalah banyak, ya? Kalau gak ada kontrol, aja kalau masyarakat semua bisa pakai LPG subsidi, apa lagi itu biaya? Jadi pemerintah harus membuat aturan, yaitu 10 tabung per bulan, itu kan adem. Tapi kira-kira aku rasa itu sedikit sederhana banget aja, ya?
 
Saya pikir ini salah satu ide yang harus diikuti pemerintah. Kita gak bisa terus membeli LPG subsidi tanpa ada batas ya... Semua masyarakat Indonesia punya kebutuhan yang berbeda-beda, kayaknya jangan biarkan orang-orang mau beli LPG lebih dari yang dibutuhkan, tapi sekaliginya. Jadi, 10 tabung per bulan itu agak banyak juga, jadi kita harus lebih teliti.
 
Lah kira aja, siapa yang tidak ngertainya kalau lpg subsidi udah abai banget. Maksimal 10 tabung per bulan, itu udah terlalu keras. Bagaimana caranya masyarakat kecil di desa bisa ngurus hal ini? Udah ada masalah transportasi, kini lagi harus ngurus supply lpg. Saya rasa pemerintah harus lebih berhati-hati, sih.
 
ini gampang kayaknya. kalau pemerintah mau mengurangi penggunaan LPG subsidi itu, mesti ada alasan yang jelas. mungkin mereka ingin menghemat anggaran atau yang lebih penting lagi, mengurangi polusi udara. tapi sih, kalau penggunaannya terlalu sedikit, gampangnya masyarakat akan mencari alternatif lain, misalnya gas alam atau bahkan solar electricity 🌞.
 
Lagu ini kayak apa sih? Mau ngatur konsumsi LPG subsidi kok! Aku pikir kalau gini pemerintah justru mau mengurangi kebutuhan subsidy ya. Berarti ada yang diutamakan, tapi siapa ya itu? Tapi mungkin kalau kita lihat dari sisi akun negara, mereka butuh menghemat biaya ya. Kalo begitu, aku rasa 10 tabung per bulan kayak gampangnya bisa diatur.
 
Maksudnya kayaknya gak ada masalah, lho! Jadi pemerintah mau menetapkan batas penggunaan LPG subsidi 3 kg per bulan, maksudnya agar nggak terlalu banyak ngomong aja kayaknya. Tapi, aku pikir ini bisa bikin efisiensi lebih baik. Kalau warga hanya boleh beli 10 tabung per bulannya, pasti akan jaga keseimbangan ya!
 
Makasih informasinya 🙏. Saya pikir kalau pemerintah benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat, maka rencana ini pasti baik 💡. Tapi, saya penasaran apa asal usul pengendalian penggunaan LPG subsidi 3 kg itu? Apakah ada bukti nyata bahwa banyak orang yang tidak mau menggunakan subsidy ini? 🤔 Atau mungkin hanya sekedar keinginan pemerintah untuk menghemat anggaran? 🤑 Saya harap informasi lebih lanjut tentang hal ini, agar saya bisa memverifikasi fakta dan memberikan pendapat yang lebih akurat 📊.
 
[gif: orang sedang menggoyang-goyangkan kepala sambil tertawa]

[icon: ]

LPG subsidi sih makin nggak populer banget kalo warga di setiap rumah tangga hanya boleh beli maksimal 10 tabung per bulannya. Udah gini kayaknya pemerintah ingin mengurangi kebutuhan LPG subsidi, tapi aku rasa cara ini kayaknya salah jalan sih
 
Oke ga mau ceritain ya, kalau gini serius nggak bisa diterima lagi sih. Mereka mau bikin keterbatasan aja di rumah tangga kita, tapi apa artinya kita harus berpikir bahwa kita udah cukup dengan 10 tabung LPG 3kg per bulan? Seperti gini kita udah kurang makan, kurang minum air, dan sekarang juga harus kurang memiliki akses ke LPG subsidi juga sih.

Dan apa yang dibahas kan adalah hanya tentang keterbatasan untuk rumah tangga perekonomian rendah, tapi apa artinya bagi orang-orang di desil 1-4? Mereka udah sediak ada masalah ekonomi dan sekarang harus dipertimbangkan juga sih.

Dan apa yang dibahas kan juga adalah tentang alokasi anggaran subsidi, tapi apakah benar-benar semua itu sudah dipertimbangkan dengan baik? Apa yang terjadi kalau ada kesalahan lagi?
 
Hei, aku pikir kalau itu ide yang bagus banget! Membatasan penggunaan LPG 3kg bersubsidi itu memang perlu diimplementasikan agar tidak ada yang menggundah-gunduh kebijakan ini. Nah, aku setuju juga dengan rencana itu untuk hanya menerima tabung LPG 3kg subsidi di rumah tangga yang ketergentingan perekonomian rendah. Itu nanti akan membantu masyarakat yang membutuhkan lebih banyak. Saya pikir jika kita bisa mengatur penggunaan LPG secara efektif, maka kebijakan ini nanti tidak akan menciptakan kerumunan di pasar. Jadi, aku berharap pemerintah berhasil mengantisipasi dan mengelola kebutuhan masyarakat agar pengendalian ini bisa berjalan lancar! 😊
 
Gini sih nih. Rencana pembatasan penggunaan LPG 3kg itu serius banget. Mereka mau mengatur berapa banyak tabung yang bisa kita beli per bulan. Tapi, apa tujuan dari rencana ini? Membatasi penggunaan LPG untuk membantu masyarakat ekonomi rendah, tapi kemudian mereka juga punya kebijakan seperti ini. Kalau benar-benar ingin membantu, sebaiknya mereka harus memberikan solusi yang lebih baik daripada hanya mengatur berapa banyak tabung kita bisa beli. Dan, sih bagaimana caranya mereka akan mengetahui konsumsi LPG per rumah tangga? Apakah ada data yang cukup untuk membuat keputusan ini?
 
Maksudnya gak usah banyak beli tabung LPG lagi kayak begini? Mereka bilang hanya bisa 10 kg/mes, tapi siapa tahu kita butuh lebih lagi sih. Kalau benar-benar tidak ada yang membutuhkan, gak masalah juga. Tapi kalau ada yang membutuhnya, apa salahnya kalau beli lagi?
 
ini kalau aku pikir tentang rencana pembatasan penggunaan LPG 3 kg bersubsidi... aku rasa pemerintah mulai memikirkan lebih cermati tentang konsumsi LPG subsidi di setiap rumah tangga. tapi aku masih ragu-ragu, apakah benar-benar ada bukti yang kuat bahwa warga hanya perlu 10 tabung saja? aku ingin melihat data yang jelas dari ESDM dan Kemenkeu tentang konsumsi LPG subsidi di setiap desa dan wilayah. mungkin pemerintah juga harus mempertimbangkan dampak ini pada masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan LPG sebagai sumber energi alternatif, apalagi bagi mereka yang tidak memiliki akses ke energi lain 😐.
 
ini bikin capek banget ya... kalau pemerintah ini ingin mengurangi penggunaan LPG subsidi, mereka harus bisa mewakili kebutuhan masyarakat yang benar-benar memang butuh, bukan hanya biarkan keseimbangan anggaran yang salah. tapi kayaknya, di desa-desa 1 sampai 4 ini, siapa yang tahu kalau ada warga lain yang juga butuh LPG subsidi? dan apalagi alokasi anggaran subsidi yang dibatasi begitu saja, seperti apa lagi yang akan dilakukan kementerian ini... kayaknya ini cuma caranya pemerintah untuk menghemat biaya, tapi bukannya cari cara yang lebih bijak untuk solusi masalah.
 
kembali
Top