Pertamina punya ladang minyak di Venezuela, tapi apa kondisinya?
Venezuela yang saat ini menjadi sorotan Amerika Serikat setelah melancarkan serangan ke Caracas dan menangkap Presiden Nicolas Maduro masih memiliki beberapa aset minyak. Aset-aset tersebut berada di bawah pengelolaan perusahaan Maurel & Prom (M&P) yang dimiliki PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP).
PIEP punya dua ladang minyak di Venezuela, yaitu Petroregional (Urdaneta West) dan Lagopetrol (Block 70/80). Dalam ladang pertama tersebut, M&P memiliki 50 persen saham dengan tingkat produksi sekitar 40 persen (setara 32 persen secara neto bagi M&P).
Sementara itu, dalam ladang kedua tersebut, M&P memiliki 10 persen kepemilikan melalui Integra dengan produksi sekitar 26,35 persen (sekitar 2,635 persen secara neto bagi M&P).
Menurut Manager Relation PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, hingga saat ini ladang minyak PIEP di Venezuela tidak terdampak serangan AS. "Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela," katanya.
Namun, PIEP tetap memantau perkembangan situasi di Venezuela. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Caracas untuk memastikan keamanan aset dan operasional.
"Saya menjalin koordinasi yang berkelanjutan dengan KBRI di Caracas sebagai bagian dari langkah kehati-hatian dan komitmen perusahaan dalam memastikan keselamatan serta keberlangsungan operasional," tutur Dhaneswari.
Venezuela yang saat ini menjadi sorotan Amerika Serikat setelah melancarkan serangan ke Caracas dan menangkap Presiden Nicolas Maduro masih memiliki beberapa aset minyak. Aset-aset tersebut berada di bawah pengelolaan perusahaan Maurel & Prom (M&P) yang dimiliki PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP).
PIEP punya dua ladang minyak di Venezuela, yaitu Petroregional (Urdaneta West) dan Lagopetrol (Block 70/80). Dalam ladang pertama tersebut, M&P memiliki 50 persen saham dengan tingkat produksi sekitar 40 persen (setara 32 persen secara neto bagi M&P).
Sementara itu, dalam ladang kedua tersebut, M&P memiliki 10 persen kepemilikan melalui Integra dengan produksi sekitar 26,35 persen (sekitar 2,635 persen secara neto bagi M&P).
Menurut Manager Relation PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, hingga saat ini ladang minyak PIEP di Venezuela tidak terdampak serangan AS. "Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela," katanya.
Namun, PIEP tetap memantau perkembangan situasi di Venezuela. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Caracas untuk memastikan keamanan aset dan operasional.
"Saya menjalin koordinasi yang berkelanjutan dengan KBRI di Caracas sebagai bagian dari langkah kehati-hatian dan komitmen perusahaan dalam memastikan keselamatan serta keberlangsungan operasional," tutur Dhaneswari.