Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Lagi hingga 29 Januari

Muzakir Manaf memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh hingga 29 Januari 2026. Perpanjangan ini dilakukan karena penanggulangan bencana di lapangan masih belum selesai, terutama di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Pidie Jaya.

"Kita perlu mempercepat upaya tanggung jawab dan pembersihan lingkungan di daerah-daerah yang terdampak banjir dan longsor," kata Muzakir Manaf dalam rapat virtual dengan SKPA dan pemangku kepentingan.

Proses distribusi logistik perlu dilakukan secara merata, serta penyelesaian dokumen Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P) harus selesai paling lambat 2 Februari 2026.
 
Hai bro 🤗! Lihat aja, proyek R3P masih belum selesai pada 2 Februari 2026 🕰️. Sama-sama, kita butuh kecepatan lagi dalam upaya pembersihan lingkungan di daerah-daerah yang terdampak banjir dan longsor 🌪️. Menurut data dari Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR), total biaya untuk proyek R3P ini sudah mencapai Rp 14,8 triliun 😲. Itu banyak sekali bro! 🤯
 
Dikira aja, kalau kita tetap ngeluhin sama-samanya, bencana pasti akan datang kembali... 🤕 Muzakir Manaf memperpanjang status tanggap darurat hingga Januari 2026, itu juga seharusnya, karena proyek-renggam pembangunan di Aceh masih belum ramping... 🌆 Kita harus lebih cepat-cepat ngurus, nih! Tidak hanya itu, penyelesaian dokumen R3P harus diprioritaskan agar tidak ada lagi kekacauan seperti sebelumnya. Kalau gini, kita ngewasa ngerasa nyaman lagi... 😌
 
ya mantap sih perpanjangan status tanggap darurat bencana di Aceh ini! aku pikir semoga giliran daerah lain bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah... tapi aku juga tahu kalau Aceh sudah banyak kekurangan sebelum banjir, jadi aku tidak terlalu kecewa lagi. tapi nggak kalah penting ya kalau logistik bisa diteruskan dengan baik sehingga penanggulangan bencana di lapangan bisa selesai... siapa tahu bisa mengurangi kerusakan yang sudah ada dan memperbaiki infrastruktur daerahnya 🤞
 
Saya benar-benar sedih mendengar kabar ini 🤕. Saya melihat banyak teman-temanku di Aceh yang masih harus menghadapi banjir dan longsor setelah ini... tapi saya juga berharap perpanjangan status tanggap darurat ini bisa membantu. Semua orang harus bekerja sama untuk mempercepat penanggulangan bencana dan pembersihan lingkungan 🌟. Saya harap pemerintah bisa mengatur logistik yang jalan dengan baik agar semua daerah di Aceh bisa mendapatkan bantuan yang segera dan tepat sasaran 💪.
 
Aku pikir ini bukan sekedar perpanjangan status tanggap darurat, tapi aku pikir ada yang salah di dalam sistem manajemen bencana ini... Aku lihat Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Pidie Jaya masih belum selesai, apa kebutuhan masyarakat sudah terpenuhi? Apa logistik sudah bisa dilakukan dengan baik? Aku pikir ini bukan sekedar soal waktu, tapi tentang efisiensi dan kemampuan tim tanggung jawab bencana. Muzakir Manaf bilang kita harus mempercepat upaya tanggung jawab dan pembersihan lingkungan... tapi bagaimana caranya? Apakah ada yang tahu strategi apa aja yang akan dibantuin untuk membuat proses ini lebih cepat? Aku rasa kunci di sini adalah efisiensi, kita butuh memastikan bahwa semua prosesnya sudah selesai dengan baik dan tidak ada yang tergoda.
 
kembali
Top