8 Universitas di Jogja yang Murah dan Biaya Terbaru 2026

Seluruh universitas negeri di Jogja yang mengeluarkan biaya murah, antara lain:

1. UIN Sunan Kalijaga, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 36 Tahun 2025, mahasiswa dianggap berpotensi memperoleh beasiswa yang melimpah jika pendaftaran sudah diselesaikan.
2. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memiliki dua program yang termasuk di dalam kelompok biaya murah, yaitu Pendidikan Agama Islam dan Ilmu Komunikasi, dan berdasarkan laman resmi universitas tersebut, UKT mulai dari Rp500 ribu hingga Rp30 juta.
3. Universitas Gadjah Mada (UGM) menawarkan kebebasan untuk mahasiswa pilih program studi yang ingin diambil, dengan biaya yang bervariasi.
 
Udah terang, kalau mau kuliah murah di Jogja, kamu harus pake keterampilan luar biasa! Tapi seriously, biaya murah itu nggak cuma dari UGM aja, kan? UNY dan UIN Sunan Kalijaga juga punya programnya. Maksudnya, kalau kamu mau kuliah di Indonesia, jangan khawatir biayanya terlalu mahal, kecuali kamu jadi ilmuwan top dunia aja!
 
Pagi aja kuy, saya sibuk banget dengan pasangannya yang suka ngobrol tentang biaya kuliah. Nah, kabar baik sih dari UGM, di mana mahasiswanya bisa pilih program yang diinginkan. Saya rasa ini penting banget, kalau kita nggak bisa memilih, kayaknya kita akan kesal karena tidak bisa lulus.

Tapi, apa dengan biaya murah ya? Saya sibuk banget dengan pasangan saya sih, tapi saya tahu di Jogja ada beberapa universitas yang menawarkan biaya murah. UIN Sunan Kalijaga dan UNY punya program yang jadi target biaya murah. Yang penting adalah mahasiswa bisa mendaftar dan berpotensi mendapatkan beasiswa.

Saya rasa ini bagus sekali, kalau kita bisa mendaftar dan tidak harus kehabisan uang untuk kuliah. Walaupun saya sendiri sudah pensiun, tapi saya masih peduli dengan hal ini.
 
Kira-kira, apa sih konsep ini? Universitas negeri yang murah sekali seperti apa gak jadi ide bagi masyarakat umum? Nah, aku pikir ada masalahnya kalau mahasiswa ini hanya fokus pada biaya saja, apa kualitas pendidikan? Tapi, aku juga nggak bermaksud mengatakan bahwa konsep ini tidak baik, karena kalau bisa mahasiswa bisa belajar tanpa beban keuangan yang berat. Yang perlu diawasi adalah bagaimana cara mereka bisa menyesuaikan diri dengan biaya yang sudah diberikan, apakah ada program tambahan atau fasilitas untuk mendukung proses belajar yang optimal? Karena kalau hanya fokus pada biaya saja, aku ragu-ragu sih apa manfaatnya...
 
Gue penasaran nih... apakah ada universitas negeri lain di Indonesia yang juga punya promo biaya murah? Ga percaya kan kalau UIN Sunan Kalijaga dan UNY bisa menawarkan beasiswa melimpah hanya karena pendaftaran sudah diselesaikan. Gue rasa ini seperti promosi diskon di Toko Online, hehe! 🤣 Dan apa dengan UGM? Apakah mahasiswanya juga bisa menikmati kebebasan memilih program studi apa saja? Gue harap bisa belajar di universitas negeri yang sesuai dengan minat dan tujuan gue, tapi ga tahu apakah ada yang lebih murah daripada ini... 🤔
 
gak percaya sama UGM, kalau mau lebih murah aja giliran mereka 🤯! tapi kamu tahu apa yang bikin aku senang, ya? kalo ada universitas yang menawarkan program biaya murah, itu berarti mahasiswa di Yogyakarta bisa mendapatkan pendidikan yang bagus tanpa harus bawa beban utang yang besar 😅. dan kalau UGM benar-benar mau lebih murah, itu bikin saya senang banget! tapi aku harap mahasiswa UGM bisa pilih program studi apa pun dengan biaya yang sesuai dengan kemampuan mereka 🤔.
 
Aku pikir ini sangat bikin rasa lega banget kalau kamu ingin kuliah tapi punya anggaran yang terbatas. UGM kayaknya paling fleksibel deh, mahasiswa bisa pilih program apa saja dengan biaya yang berbeda-beda. Sementara itu, UIN Sunan Kalijaga kayaknya lebih fokus pada agama, jadi kalau kamu punya minat agama, itu bisa menjadi opsi yang baik. UNY juga memiliki program yang menarik, tapi aku rasa harganya masih terlalu tinggi banget. Tapi overall, ini sangat bagus kalau kamu ingin kuliah tanpa harus meworosis.
 
Gampang banget aja mahasiswa Jogja cari kuliah murah-murah 😂. UIN Sunan Kalijaga juga punya beasiswa kaya-kayaan itu, kalau pendaftaran sudah lama bisa mendapatkan. Sambungin lagi dengan UNY, program seperti Pendidikan Agama Islam dan Ilmu Komunikasi biayanya terjangkau, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp30 juta. Sedangkan UGM sih mahasiswanya punya kebebasan memilih program studi apa aja, tapi biaya bervariasi banget 🤑.
 
ini masalahnya ya... biaya murah di universitas negeri Jogja sebenarnya bisa jadi sesuatu yang bagus, tapi juga bisa bikin kurang fleksibel untuk mahasiswa. misalnya kalau UGM menawarkan kebebasan pilihan program studi, berarti mahasiswanya harus lebih teliti dalam memilih tujuan kuliahnya... tapi di sisi lain, biaya murah itu bisa jadi bisa jadi membantu banyak orang yang kurang mampu. sih perlu ada kompromi, misalnya biaya murah untuk mahasiswa penerima beasiswa tertentu, atau keduanya juga menawarkan program studi alternatif dengan biaya yang lebih mahal...
 
Gak bisa percaya kalau universitas negeri di Jogja ini mulai mengeluarkan biaya murah seperti itu. Ada UIN Sunan Kalijaga, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang semua ada promosi biaya murah. Tapi aku pikir apa itu artinya? Apa lagi biayanya yang murah itu masih bisa dijangkau oleh mahasiswa biasa aja? 🤑

Saya kira kalau biaya murah ini hanya untuk mahasiswa paman-pikul aja, bukan untuk mahasiswa biasa. Kalo begitu, aku pikir ini hanya cara mereka untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang mendaftar, jadi bisa makin banyak sumber daya dan lain-lain. Tapi aku kira tidak enak banget kalau mahasiswa harus beli biaya murah itu sendiri, karena masih bisa bikin beasiswa yang luar biasa 🤑👀
 
Universitas negeri di Jogja nih, ini gampang banget sih masuk 🤑. Biaya murah aja, masih banyak beasiswa juga bisa dipiksa 🤞. UGM ini bagus banget karena mahasiswanya punya pilihan banyak 📚, tapi UNTUK siapa yang mau bayar biaya mahal? 🤑
 
Gak bisa percaya aja kan? Semua universitas negeri di Yogyakarta sini mulai menawarkan biaya murah! Saya pikir ini sangat bagus banget, mahasiswa tidak perlu lagi membawa beban utang besar. UGM yang paling keren sih karena mahasiswanya bisa pilih program studi apa aja, gak ada keterbatasan. Yang sini kurang enak adalah biaya kuliah di UNY, Rp500 ribu hingga Rp30 juta? Gak masuk akal banget!
 
Aku pikir kira-kira pemerintah Jawa Tengah lupa bahwa pendidikan bukan hanya tentang uang aja, tapi tentang masa depan kita nanti. Mereka sibuk berbicara soal biaya murah, tapi apa solusinya? Mahasiswa harus beban hutang untuk bisa kuliah? Itu tidak adil sama sekali! Kita harus fokus pada kualitas pendidikan bukan hanya biayanya. UGM ini benar-benar baik karena memberi kesempatan mahasiswanya memilih program studi apa yang ingin diambil, itu sudah jauh lebih baik dari di UNY dan UIN Kalijaga. Dan aku rasa pemerintah Jawa Tengah harus berbicara soal kebijakan pendidikan ini dengan lebih serius, bukan hanya soal biaya murah aja. 🤝
 
Gue penasaran sih, gimana caranya mahasiswanya bisa mendapatkan beasiswa? Biarapa potensinya? Ada sih diantara masing-masing universitas? Dan gue juga penasaran, Rp500 ribu hingga Rp30 juta itu kayak gini, gimana aja sih? Sepertinya itu angka yang cukup besar kan? Gue rasa biaya murah itu sebenarnya tidak murah kan? 🤔
 
hehe, ayo dulu nih, gak usah kayaknya serius tentang biaya kuliah. aku suka banget keroncongan pasar tradisional di Yogyakarta, kenapa gak ada yang bikin kebun binatang di Jogja yang bisa aku jemur bersama temen-temen? kayaknya keren banget!
 
Gue rasa sekolah-sekolah negeri itu ini makin keren banget! Biaya murah kayaknya bisa bikin banyak orang bisa masuk kampus dan belajar gak ada beban biaya yang menghantam dompet mahasiswanya 😊. Gue senang sekali UGM memberikan kebebasan pilih program studi, itu kayaknya bakal bikin mahasiswa lebih fokus pada apa yang mereka inginkan dalam bidang akademika. Dan UKT di UNY gak terlalu mahal, itu penting banget untuk mahasiswa yang ingin belajar tapi masih sederhana 😊. Selamat atas kebijakan biaya murah ini!
 
Aku rasa kalau biaya masuk kampus ini, masih lebih murah dari masa lalu ya... aku ingat saat aku kuliah, biaya masuk UGM harusnya di atas Rp 100 juta! 😂 Kamu bisa bayar ganti rugi, tapi sekarang biayanya punya beban yang lebih ringan. Saya rasa ini adalah kebaikan besar dari pihak universitas dan pemerintah, sehingga mahasiswa di Jogja bisa terus berkelanjutan. Tapi aku masih ingat saat aku ke kantin, Rp 10 ribu untuk nasi goreng cuma ada di dua warung aja... 😂
 
Bisa dibayangkan sih kalau lulusan UGM ini punya kesempatan untuk mendapatkan beasiswa yang banyak-banyak aja 🤑. Tapi siapa tahu kayaknya ada kebaikan dari pihak universitas bukan? Mereka memprioritaskan mahasiswa dengan kemampuan dan potensi yang lebih besar. Sama-sama, tidak ada yang salah dengan itu 😊. Yang penting adalah kita bisa belajar dari pengalaman mereka juga, bahwa kebebasan dalam memilih program studi sebenarnya bisa menjadi keuntungan bagi kita sendiri. Jadi, yang terpenting adalah kita fokus pada diri sendiri dan jangan terlalu serius dengan kekurangan biaya aja 😅. Kita harus menghargai semua kesempatan yang diberikan dan tidak membiarkan biaya menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu.
 
Gue pikir ini keren banget ya! Biaya murah di universitas negeri Jogja pasti akan meningkatkan akses untuk para siswa SMA dan SMK. Misalnya, gue sendiri masih bingung siapa mau pilih program studi apa, tapi kalau biayanya tidak terlalu mahal, tentu lebih mudah dipikirkan. Biaya Rp500 ribu di UNY untuk ilmu komunikasi? Maksudnya gue bisa fokus pada kegiatan organisasi mahasiswa yang kamu ikuti, bukan harus khawatir dengan uang. Dan UGM ini yang paling keren, karena siapa tahu nanti kita bisa memilih program studi sesuai minat kita dan biayanya tidak terlalu berlebihan.
 
Biaya murah di universitas negeri Jogja, kira-kira bagaimana cara kerjanya? Pertama-tama, kalau kamu mau berpotensi mendapatkan beasiswa, kamu harus lulus pengawasan yang cukup ketat, yaitu dari Kemenag. Kalo berhasil, biaya kuliahnya akan sangat murah sekali. Misalnya UIN Sunan Kalijaga, mahasiswanya bisa kuliah dengan biaya 500 ribu hingga 30 juta rupiah, itu sangat berbeda dari biasanya. Lalu ada universitas lain seperti UNY yang punya dua program di antara biaya murah, tapi tentu saja programnya tidak semudah itu. Dan UGM yang menawarkan bebas pilihan program, tapi kalau kamu memilih salah satu program, biayanya pasti akan berbeda, salah satu 500 ribu hingga 30 juta, kayak gini. Sebenarnya cara kerjanya seperti ini, semua universitas negeri yang punya biaya murah pasti menawarkan program yang unik, tapi tentu saja kamu harus memilih program yang tepat ya 💡
 
kembali
Top