70 Anak di Indonesia Terpapar Grup Kekerasan Ekstremisme

Dua Puluh Tujuh Anak di Indonesia Terjebak Grup Kekerasan Ekstremisme Banyaknya anak muda yang terinfiksi ideologi ekstremis ini mencerminkan permasalahan besar dalam masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diberikan Densus 88 Antiteror, terdapat 27 grup paham ekstremisme yang diikuti oleh 70 anak di bawah umur Indonesia. Mereka berlomba-lomba mengejukan ajaran-ajarannya lewat media sosial.

Kombes Mayndra Eka Wardhana, juru bicara Densus 88 Antiteror Mabes Polri, menyebutkan bahwa anak-anak yang terpapar ini tergolong berusia 11-18 tahun dan banyaknya mereka tersebar di 19 provinsi di Indonesia.

Sang Kombes Mayndra mengatakan, banyaknya anak muda ini memang kerap menyasar lingkungan sekolah dan pertemanannya karena perundungan dan latar belakang yang tidak normal dalam kehidupan mereka seperti perceraian orang tua.
 
๐Ÿ˜•๐Ÿค• Anak-anak Indonesia terlalu mudah dipengaruhi oleh ideologi ekstremisme ya... ๐Ÿคฏ๐Ÿ‘ฅ 70 anak di bawah umur saja sudah terinfiksi! ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ apa punya orang tua dan wali mereka? ๐Ÿ˜” perlu diwaspadai karena beberapa di antaranya bisa jadi berubah menjadi aktivis ekstremis... โš ๏ธ๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ tidak boleh kita biarkan terjadi seperti ini ya... ๐Ÿค kita harus lebih waspada dan mengawas anak-anak kita agar tidak terlalu dipengaruhi oleh hal-hal yang tidak baik... ๐Ÿ’ก๐Ÿ“š
 
ini aku pikir ada kesalahpahaman besar tentang apa itu ekstremisme, siapa-siapa yang terinfiksi ideologi ini harus dihargai dan dibantu untuk keluar dari rintangan ini... tapi apa yang salah dengan anak muda yang ingin berbagi ajarannya lewat media sosial? kayaknya kita tidak menghormati pendapat mereka... tapi aku pikir solusinya bukan di pihak anak-anak, tapi kita harus memahami dan membantu mereka. kita harus memberikan alternatif positif bagi anak muda ini yang terjebak dalam ideologi ekstremisme.
 
Apa aja nih, 27 grup paham ekstremisme? Makanya banyak anak muda jadi 'ninja' di media sosial, gak peduli apa sih! ๐Ÿคฃ Kombes Mayndra itu benar-benar benar, banyak anak muda ini memilih sekolah yang kayak perang, tapi yang penting adalah mereka terhindar dari ayam talok! ๐Ÿ˜‚ Lihat aja kasusnya, mereka pake media sosial untuk menyebarluas ide-ide ekstremis, seriuus! ๐Ÿคฏ Bayangkan kalau 'alat pertumbuhan' itu digunakan untuk membalas dendam... ๐Ÿคช
 
Gue pikir ini masalah besar banget! Jangan dikecil-kecil kan anak-anak Indonesia ini, ada banyak faktor yang membuat mereka tergolong ekstremis kayaknya. Ya, sekolah dan lingkungan pertemanan juga sering jadi tempat mereka mendapatkan informasi dari luar sana... ๐Ÿค”

Gue pikir kita harus lebih siap dalam memberikan alternatif positif bagi mereka, seperti program-program pendidikan yang benar-benar membantu mengembangkan nilai-nilai baik dan moral. Kita juga perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak ekstremisme terhadap generasi muda ini... ๐Ÿ’ก
 
Aku rasa ini salah satu contoh bagaimana keterlibatan anak-anak muda dalam ekstremisme bisa terjadi, padahal mereka masih berusia pendek... Mereka banyaknya membutuhkan perhatian dari orang tua dan pemerintah, jadi kita harus lebih proaktif mendampingi mereka, memberikan edukasi yang tepat tentang pentingnya harmoni dan toleransi dalam masyarakat. Jangan sampai semuanya terpapar dengan hal-hal negatif di media sosial tanpa ada saran atau bimbingan dari orang tua dan pendidik. Kita harus berani membicarakan hal ini, agar anak-anak muda tidak tergoda oleh ideologi ekstremis yang bisa menghancurkan hidup mereka nanti... ๐Ÿค•๐Ÿ’”
 
๐Ÿ˜• Semua kita harus khawatir kan? Banyaknya anak muda yang terjebak dengan ekstremisme itu memang membuat saya sadar bahwa kita perlu berusaha lebih keras untuk mendidik dan mengedukasi mereka agar tidak terlalu mudah dipengaruhi. Mungkin karena banyaknya anak muda di Indonesia yang kesulitan hidup setelah ayah/ibu mereka pecah pernikahan, sehingga mereka mencari sumber kekuatan di internet itu. Tapi kita harus lebih waspada dan siap membantu mereka agar tidak terjebak dalam ideologi ekstremisme. Kita harus membuat program pendidikan yang lebih efektif dan mendukung keluarga yang kurang mampu agar anak-anak mereka bisa memiliki masa depan yang lebih baik ๐Ÿค”
 
ini kayaknya bikin kita senang banget kalo kita bisa melihat anak-anak Indonesia yang masih muda ini masih punya semangat untuk berbagi informasi positif dari Densus 88 Antiteror Mabes Polri di media sosial ๐Ÿค–. tapi kalau mau dibayangkan sih, banyaknya anak muda di Indonesia yang terinfiksi ideologi ekstremis ini pasti makin makin membuat saya khawatir banget. karna mereka yang masih terus-menerus berinteraksi dengan lingkungan sekolah dan pertemanannya pasti akan lebih mudah dijadikan target oleh kelompok-kelompok tersebut ๐Ÿค•. tapi kita harus yakin, semangat anak-anak kita ini bisa dipanjangkan jika kita semua bisa menjadi contoh bagi mereka tentang bagaimana cara hidup dengan baik, jujur, dan tidak terlalu mudah dipengaruhi oleh hal-hal yang salah ๐Ÿ˜Š.
 
Mau jelasin apa yang terjadi dgn anak-anak Indonesia nii?? Sepertinya banyak sekali anak muda yang ikut tertarik dgn ideologi ekstremis ini, padahal nanti apa yang akan di dapat? Hanya kehilangan masa depan dan hidup yang penuh dengan konflik... Aku rasa kita harus makin waspada dgn cara-cara mereka berinteraksi di media sosial, jangan biarkan mereka menyebarluas makin luas nanti. Kita harus punya contoh yang baik bagi mereka, terutama orang tua dan pendidik.
 
Anak-anak Indonesia ini terlalu mudah tergoda oleh ajaran-ajarannya, kayaknya harus ada yang lebih berhati-hati dalam memilih teman dan lingkungan. kalau gak berhati-hati bisa jadi terjebak pada ideologi ekstremis dari dulu. pake media sosial juga yang banyak sekali membuat ajaran-ajarannya terlarut, kayaknya harus diawasi lebih dekat.
 
Bebase di sini, aku pikir kalau kita harus menangani masalah ini, kita harus mulai dari dulu, yakin? Kita harus mengajarkan anak-anak kita tentang pentingnya hidup harmonis dengan lingkungan dan tidak terlalu sering dipengaruhi oleh hal-hal yang tidak tepat. Kalau aku melihat ke media sosial, banyak sekali anak-anak yang mengejukan ajaran-ajarannya, itu seperti melepaskan roket ke udara, bakalan jatuh apa? Kita harus lebih hati-hati dan tidak biarkan mereka terlalu sering dipengaruhi oleh hal-hal yang tidak baik.
 
Ada masalah besar dibeberapa daerah di Indonesia nih, banyak anak muda yang terlalu cepat dipengaruhi oleh ideologi ekstremis itu ๐Ÿ˜Ÿ. Saya pikir ini karena banyaknya mereka tidak memiliki dukungan dari keluarga atau teman-temannya, sehingga mereka lebih mudah dipengaruhi oleh cerita-cerita palsu di media sosial yang bisa bikin mereka merasa sedih dan bingung ๐Ÿค”.

Saya khawatir anak-anak muda kita ini akan jadi korban dari konflik yang bisa bikin kita semua masuk dalam kesulitan ๐Ÿ˜ฑ. Saya doang harap pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya bisa membantu mengatasi masalah ini dengan cara yang tepat dan mendukung anak-anak muda kita agar tetap menjadi anak-anak muda yang positif ๐Ÿคž.
 
ada yang sapa aja nih... apa kabar? aku pikir ini kisah tragis banget, banyak anak muda di Indonesia terinfiksi ideologi ekstremisme, ini sangat mengkhawatirkan! sering2 kamu lihat anak-anak SMA atau SMK berlomba-lomba membahas ide-ide yang ekstrem, aku pikir ini karena kurangnya edukasi yang baik dan perasaan tidak dipahami oleh masyarakat. mereka ini tergolong berusia 11-18 tahun, masih anak-anak, apa lagi lagi yang bisa kita kerjakan? perlu diatasi juga faktor lingkungan sekolah dan pertemanannya, jangan biarkan mereka terpapar ide-ide yang tidak baik! ๐Ÿค•
 
Hehe, apa lagi yang bisa kita katakan tentang ekstremisme nih? Masing-masing anak di Indonesia udah terinfiksi ajaran-ajarannya lewat media sosial... gimana caranya sih kalau kita gak ada uang untuk membeli smartphone atau internet? ๐Ÿค‘๐Ÿ’ป

Kombes Mayndra itu bilang bahwa mereka tersebar di 19 provinsi, itu bisa diimani ya. Tapi kayaknya kita harusnya fokus lebih pada solusi daripada sekedar mengatakan 'oh, ada ekstremisme'. Kita perlu membuat lingkungan yang lebih baik untuk anak-anak, bukan hanya berbicara tentang masalah mereka. ๐Ÿค”
 
kembali
Top