Dua Puluh Tujuh Anak di Indonesia Terjebak Grup Kekerasan Ekstremisme Banyaknya anak muda yang terinfiksi ideologi ekstremis ini mencerminkan permasalahan besar dalam masyarakat.
Berdasarkan informasi yang diberikan Densus 88 Antiteror, terdapat 27 grup paham ekstremisme yang diikuti oleh 70 anak di bawah umur Indonesia. Mereka berlomba-lomba mengejukan ajaran-ajarannya lewat media sosial.
Kombes Mayndra Eka Wardhana, juru bicara Densus 88 Antiteror Mabes Polri, menyebutkan bahwa anak-anak yang terpapar ini tergolong berusia 11-18 tahun dan banyaknya mereka tersebar di 19 provinsi di Indonesia.
Sang Kombes Mayndra mengatakan, banyaknya anak muda ini memang kerap menyasar lingkungan sekolah dan pertemanannya karena perundungan dan latar belakang yang tidak normal dalam kehidupan mereka seperti perceraian orang tua.
Berdasarkan informasi yang diberikan Densus 88 Antiteror, terdapat 27 grup paham ekstremisme yang diikuti oleh 70 anak di bawah umur Indonesia. Mereka berlomba-lomba mengejukan ajaran-ajarannya lewat media sosial.
Kombes Mayndra Eka Wardhana, juru bicara Densus 88 Antiteror Mabes Polri, menyebutkan bahwa anak-anak yang terpapar ini tergolong berusia 11-18 tahun dan banyaknya mereka tersebar di 19 provinsi di Indonesia.
Sang Kombes Mayndra mengatakan, banyaknya anak muda ini memang kerap menyasar lingkungan sekolah dan pertemanannya karena perundungan dan latar belakang yang tidak normal dalam kehidupan mereka seperti perceraian orang tua.