Hytale, game sandbox petualangan yang resmi masuk ke Early Access, membuat banyak penggemar Minecraft kaget. Pemain yang sudah akrab dengan Minecraft akan menemukan pengalaman yang mirip namun penuh kejutan, terutama di fase awal permainan.
Salah satu hal yang berbeda adalah bagaimana pohon bereaksi ketika dipukul. Di Minecraft, batang pohon hanya tetap melayang di udara, tapi di Hytale, seluruh bagian pohon jatuh sekaligus. Ini membuat pemain dapat mengumpulkan sumber daya seperti kayu dan ranting dengan lebih cepat.
Selain itu, musuh di dunia awal lebih tahan banting daripada yang biasanya. Pemain baru akan menemukan bahwa beberapa musuh, seperti kelinci dan domba, membutuhkan beberapa kali serangan untuk dikalahkan. Ini memberikan tantangan tambahan dan membuat combat lebih menantang.
Kilau mineral berharga seperti batu bara, besi, dan emas juga dapat dilihat saat menjelajahi gua. Kilau ini terlihat ketika terkena cahaya obor atau sumber cahaya lain, memudahkan pemain menemukan bahan penting tanpa harus menebang atau menambang secara acak.
Sistem peralatan di Hytale juga lebih kompleks dibandingkan Minecraft. Pemain tidak hanya membutuhkan logam seperti besi, tetapi juga bahan tambahan seperti kulit dan serat untuk membuat senjata atau baju besi yang lebih kuat. Ini menambah lapisan strategi dalam mengelola sumber daya.
Peta awal Hytale dilengkapi ikon dan petunjuk lokasi menarik, seperti "Forgotten Temple Gateway". Lokasi-lokasi ini tidak hanya menghadirkan musuh unik, tetapi juga membawa pemain ke area baru dengan cerita singkat, menjadikan eksplorasi lebih menantang dan rewarding.
Pertanian di Hytale juga lebih strategis daripada yang biasanya. Pemain harus mempertimbangkan faktor seperti cuaca dan musim saat merencanakan pertanian mereka.
Dengan fitur-fitur ini, Hytale menjadi game sandbox petualangan yang menarik dan menantang bagi penggemar Minecraft.
Salah satu hal yang berbeda adalah bagaimana pohon bereaksi ketika dipukul. Di Minecraft, batang pohon hanya tetap melayang di udara, tapi di Hytale, seluruh bagian pohon jatuh sekaligus. Ini membuat pemain dapat mengumpulkan sumber daya seperti kayu dan ranting dengan lebih cepat.
Selain itu, musuh di dunia awal lebih tahan banting daripada yang biasanya. Pemain baru akan menemukan bahwa beberapa musuh, seperti kelinci dan domba, membutuhkan beberapa kali serangan untuk dikalahkan. Ini memberikan tantangan tambahan dan membuat combat lebih menantang.
Kilau mineral berharga seperti batu bara, besi, dan emas juga dapat dilihat saat menjelajahi gua. Kilau ini terlihat ketika terkena cahaya obor atau sumber cahaya lain, memudahkan pemain menemukan bahan penting tanpa harus menebang atau menambang secara acak.
Sistem peralatan di Hytale juga lebih kompleks dibandingkan Minecraft. Pemain tidak hanya membutuhkan logam seperti besi, tetapi juga bahan tambahan seperti kulit dan serat untuk membuat senjata atau baju besi yang lebih kuat. Ini menambah lapisan strategi dalam mengelola sumber daya.
Peta awal Hytale dilengkapi ikon dan petunjuk lokasi menarik, seperti "Forgotten Temple Gateway". Lokasi-lokasi ini tidak hanya menghadirkan musuh unik, tetapi juga membawa pemain ke area baru dengan cerita singkat, menjadikan eksplorasi lebih menantang dan rewarding.
Pertanian di Hytale juga lebih strategis daripada yang biasanya. Pemain harus mempertimbangkan faktor seperti cuaca dan musim saat merencanakan pertanian mereka.
Dengan fitur-fitur ini, Hytale menjadi game sandbox petualangan yang menarik dan menantang bagi penggemar Minecraft.