Tiga orang terkaya di Indonesia yang mendapatkan kekayaan dari tambang batu bara.
Batu bara adalah sumber energi utama di Indonesia dan menjadi penghasil pendapatan bagi beberapa konglomerat raya di negara ini. Perusahaan seperti PT Bayang Resources, anak perusahaan Golden Energy and Resources Ltd (GEAR), dan PT Harum Energi menjadi salah satu pemilik tambang batu bara terbesar di Indonesia.
Saat harga batu bara dunia turun pada akhir 2024, beberapa konglomerat mendapatkan keuntungan dari penurunan harga. Mereka menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.
Selain itu, ada beberapa keluarga yang juga mendapat kekayaan dari tambang batu bara. Salah satunya adalah keluarga Widjaja yang memiliki Sinar Mas Group dan Golden Energy and Resources Ltd (GEAR). Kekayaan mereka mencapai US$28,3 miliar per akhir tahun 2025.
Kedua lagi, Garibaldi Thohir yang merupakan pemilik PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) mendapatkan keuntungan dari penurunan harga batu bara. Mereka memiliki kekayaan sebesar US$3,8 miliar pada tahun lalu.
Sementara itu, Kiki Barki pendiri PT Harum Energi (HRUM), memiliki kekayaan sebesar US$1,3 miliar pada 2024. Sedangkan Edwin Soeryadjaya memiliki kekayaan sebesar US$1,2 miliar pada tahun 2025.
Kekayaan mereka didapatkan karena penurunan harga batu bara yang menyebabkan meningkatnya produksi dan pendapatan dari tambang batu bara. Namun, perlu diingat bahwa kekayaan ini juga dapat berubah tergantung pada perubahan harga batu bara dan kinerja industri tambang batu bara.
Batu bara adalah sumber energi utama di Indonesia dan menjadi penghasil pendapatan bagi beberapa konglomerat raya di negara ini. Perusahaan seperti PT Bayang Resources, anak perusahaan Golden Energy and Resources Ltd (GEAR), dan PT Harum Energi menjadi salah satu pemilik tambang batu bara terbesar di Indonesia.
Saat harga batu bara dunia turun pada akhir 2024, beberapa konglomerat mendapatkan keuntungan dari penurunan harga. Mereka menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.
Selain itu, ada beberapa keluarga yang juga mendapat kekayaan dari tambang batu bara. Salah satunya adalah keluarga Widjaja yang memiliki Sinar Mas Group dan Golden Energy and Resources Ltd (GEAR). Kekayaan mereka mencapai US$28,3 miliar per akhir tahun 2025.
Kedua lagi, Garibaldi Thohir yang merupakan pemilik PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) mendapatkan keuntungan dari penurunan harga batu bara. Mereka memiliki kekayaan sebesar US$3,8 miliar pada tahun lalu.
Sementara itu, Kiki Barki pendiri PT Harum Energi (HRUM), memiliki kekayaan sebesar US$1,3 miliar pada 2024. Sedangkan Edwin Soeryadjaya memiliki kekayaan sebesar US$1,2 miliar pada tahun 2025.
Kekayaan mereka didapatkan karena penurunan harga batu bara yang menyebabkan meningkatnya produksi dan pendapatan dari tambang batu bara. Namun, perlu diingat bahwa kekayaan ini juga dapat berubah tergantung pada perubahan harga batu bara dan kinerja industri tambang batu bara.