5 Perempuan Masuk Struktur Pimpinan Daker Mekkah Haji 2026

Pemerintah Kemenhaj mengumumkan struktur Daerah Kerja Mekkah untuk Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026. Lima perempuan telah dipercaya menduduki jabatan strategis, termasuk kepala seksi PKP JH serta Layanan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas.

Penunjukan ini merupakan langkah konsisten Kemenhaj dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Hal ini ditandai dengan kehadiran perempuan sebagai kepala seksi diisi posisi baru.

"Perempuan pertama kali dipercaya memimpin seksi PKP JH serta Layanan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas. Biasanya perempuan hanya mengisi posisi sekretaris sektor," kata Kepala Daker Mekkah, Ihsan Faisal.

Ihsan menjelaskan bahwa kehadiran perempuan dalam posisi kepemimpinan diharapkan dapat memperkuat pelayanan jemaah, terutama bagi kelompok rentan.
 
Apa kabar nih? Saya penasaran apa yang membuat pemerintah memilih 5 perempuan untuk menduduki jabatan strategis di Daerah Kerja Mekkah. Saya pikir itu sangat bagus, tapi juga sedikit tidak masuk akal kan? Mereka memang ingin mewujudkan penyelenggaraan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan, tapi apa sih kehadiran perempuan dalam posisi kepemimpinan itu bisa berdampak pada pelayanan jemaah? Saya rasa lebih baik jika mereka fokus pada memberikan layanan yang tepat kepada jemaah, bukan hanya membagi posisi dengan banyak orang. Tapi saya juga tidak penasaran, apa kabar keberuntungannya? πŸ€”πŸ‘©β€πŸ’Ό
 
Aku pikir ini yang benar-benar menyanjung kemajuan perempuan di Kemenhaj, tapi aku juga penasaran siapa rekomendasi mereka yang lainnya πŸ€”πŸ‘₯. Aku senang melihat ada lansia dan disabilitas juga dipertimbangkan, tapi mungkin harus diperbaiki sedikit agar tidak hanya pelayanan jemaah saja yang diutamakan πŸ’ͺ🏽🚨.

Aku juga ingin tahu apa kandidat perempuan lainnya yang akan dipercaya, dan siapa saja rekan mereka yang akan bekerja sama πŸ€πŸ‘«. Aku harap ini bukan hanya gerakan politis, tapi memang benar-benar perubahan positif dalam pekerjaan Kemenhaj πŸ’ΌπŸ’•.

Aku pikir ini juga harus diikuti oleh semua aspek masyarakat, bukan hanya yang ada di Kemenhaj πŸ‘₯🌈. Aku harap bisa melihat kehadiran perempuan dan lansia/disabilitas menjadi contoh bagi generasi lainnya πŸ€πŸ‘§β€πŸŽ“.
 
Makasih banget aksi ini! πŸ™ Saya senang melihat ada 5 perempuan yang dipercaya menduduki jabatan strategis dalam penyelenggaraan haji tahun depan. Ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar peduli dengan kebutuhan kelompok rentan, termasuk lansia dan disabilitas. Saya yakin ini akan membantu meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah haji, terutama bagi mereka yang memerlukan perawatan khusus. πŸ™Œ
 
Ini bakalan bukti bahwa laki-laki kalah lagi, perempuan diangkat ke jabatan strategis 🀩. Tapi siapa tahu, nanti bisa ada masalah karena perempuan, laki-laki itu masih banyak πŸ˜‚. Yang penting, jemaah haji lebih nyaman dan terlayani πŸ’•.
 
heya bro, aku pikir ini penting banget! Pemerintah Kemenhaj memang mau menggabungkan lansia dan disabilitas di struktur PPIH 2026. tapi aku tahu ada kejadian serupa sebelumnya, seperti saat PPIH 2015 dan 2019. perluasan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi semua jemaah. aku harap pemerintah terus berusaha memperkuat struktur ini agar tidak ada yang ketinggalan! πŸ™Œ
 
Maksudnye gak bisa salah, kan? Kemenhaj sih membuat langkah konsisten banget dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang ramah lansia dan disabilitas... tapi gak ada artinya perempuan harus dipilih karena perempuan aja? Apa kalau bisa buat dari pilihan, sih? Dan, Ihsan Faisal gak boleh bilang bahwa perempuan pertama kali dipercaya memimpin seksi PKP JH dan Layanan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas... apa kalau ada perempuan sebelumnya yang juga dipercaya memimpin? Gak bisa salah, kan?
 
omg ya kan kayaknya ini salah satu langkah yang tepat kemenhaj untuk meningkatkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan di bidang penyelenggaraan haji 🀩. saya senang sekali diperkenalkan bahwa ada 5 perempuan yang dipercaya menduduki jabatan strategis, termasuk kepala seksi PKP JH dan layanan jemaah haji lansia/disabilitas. ini bukan cuma tentang kesetaraan tapi juga tentang memberikan peluang bagi perempuan untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang ini 🌟. saya berharap giliran saya juga bisa menjadi salah satu dari 5 orang yang dipercaya dalam masa depan πŸ’ͺ
 
Aku pikir ini gak sabar-sabar dulu kok! Komen-nye ini kaget banget aku. Penunjukan perempuan dalam posisi kepemimpinan di Daerah Kerja Mekkah memang bukti bahwa pemerintah benar-benar peduli dengan keseluruhan, terutama kelompok rentan. Aku rasa ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk lebih berani mengambil tantangan dan menjadi bagian dari progres. Tapi, aku juga rasa ini masih perlu diperhatikan agar tidak hanya perempuan yang menduduki posisi strategis, tapi juga lansia dan orang dengan disabilitas. Aku ingin melihat keseluruhan struktur Daerah Kerja Mekkah terus berkembang dan menjadi lebih inklusif. πŸ€”
 
Gue rasa ini bagus banget πŸ™Œ! Akhirnya ada perubahan di dalam Kemenhaj, dan ini bukan cuma tentang perempuan tapi juga mengenai lansia dan disabilitas. Gue senang sekali dengerin kabar ini karena banyak yang meragukan apakah pemerintah benar-benar peduli dengan masalah-masalah tersebut.

Gue percaya bahwa penunjukan perempuan dalam posisi kepemimpinan ini akan membawa perubahan positif. Kita harus bersukariah karena ada orang-orang yang siap melayani dan peduli dengan masalah-masalah lainnya. Tapi, gue harap juga tidak menjadi sesuatu yang biasa banget, jadi kita harus terus berhati-hati dan jangan ketinggalan dari isu-isu lainnya πŸ€”.
 
Apa aja yang bisa kita harapkan dari struktur ini? Banyak wanita Indonesia yang masih belum bisa mandiri untuk melakukan haji. Coba bayangkan, ada 5 orang perempuan yang dipercaya memimpin seksi di Mekkah, tapi apa keuntungannya bagi rakyat Indonesia yang harus melakukan ibadah haji nanti?
 
Gue penasaran kapan perempuan mulu dipercaya memimpin seksi PKP JH? Sebelumnya gue pikir hanya laki-laki yang bisa memimpin, tapi sekarang perempuan juga bisa? Mungkin ini bukan hal yang baru di Arab Saudi, tapi di Indonesia masih banyak yang penasaran dan tertantang. Gue harap perempuan-perempuan ini bisa membantu pelayanan jemaah lansia dan disabilitas, tapi gue juga khawatir apakah mereka siap untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut πŸ€”πŸ‘€
 
Makasih banget aksi ini dari Kemenhaj! πŸ™ Selama ini kalau ada perempuan, mereka hanya bisa ngisi posisi sekretaris atau apa aja gini. Tapi sekarang, perempuan udah bisa jadi kepala seksi, itu makin bagus dan inspiratif banget! 😊 Banyakin lansia dan orang disabilitas juga harus mendapat perhatian yang lebih baik dari pemerintah, dan kalau ini bukan kejadian yang positif, gak bisa lagi.
 
Saya penasaran nih siapa-apaun yang punya ide ngecewakan ini, tapi kira-kira ada yang pikir 5 orang perempuan bisa nggabungin kehormatan itu aja? Tapi sayangnya, saya masih nggak bisa baca siapa nama-nama mereka, apakah ada yang bisa memberitahu aku sih? Saya rasa ini adalah langkah positif buat Kemenhaj, tapi saya juga pikir ini perlu diikuti dengan kebijakan yang lebih luas nih, sehingga semua orang bisa mengakses fasilitas dan pelayanan yang sama.
 
Aku pikir ini sudah waktunya kita fokus pada kesehatan mental juga ya 🀯! Kita harus lebih peduli dengan diri sendiri agar bisa menjadi bapak/bibi yang lebih baik dan bisa memimpin anak-anaknya dengan lebih baik 😊. Tapi aku senang sekali melihat ada perempuan yang dipercaya dalam posisi strategis ini, itu adalah contoh nyata bahwa perempuan juga bisa menjadi pemimpin yang handal πŸ’ͺ. Aku harap semakin banyak lagi perempuan yang terlibat dalam pengambilan keputusan dan memimpin organisasi, agar kita bisa membuat perubahan positif di bidang kesehatan dan keselamatan jemaah juga 🌟
 
Saya pikir ini gampang banget, biar perempuan punya kesempatan sama dengan laki-laki dalam pekerjaan strategis kayaknya. Saya senang melihat ada 5 perempuan yang dipercaya dalam posisi penting seperti itu. Semoga bisa membantu melayani jemaah haji dengan lebih baik, terutama bagi yang lebih tua dan memiliki disabilitas. Ini benar-benar positif, biar tidak ada diskriminasi lagi di tempat-tempat kerja.
 
Mungkin nanti kita lihat bagaimana implementasi ini berjalan dan apakah benar-benar perempuan tersebut bisa membuat perbedaan di sector tersebut πŸ€”. Saya curious buat melihat bagaimana mereka bisa mengelola kebutuhan lansia dan disabilitas, karena banyak kasus yang sering ketinggalan di belakang 🚨.
 
kembali
Top