Terdapat lima perempuan yang dipercaya menduduki jabatan strategis dalam struktur Daerah Kerja Mekkah Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026. Perubahan ini merupakan penanda komitmen Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.
Kepala Daerah Kerja Mekkah, Ihsan Faisal, mengatakan bahwa keterlibatan perempuan sebagai kepala seksi merupakan hal baru dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia. "Biasanya perempuan hanya mengisi posisi sekretaris sektor," kata Ihsan. Ia menjelaskan bahwa kehadiran perempuan dalam posisi kepemimpinan diharapkan mampu memperkuat pelayanan jemaah, terutama bagi kelompok rentan.
Lima perempuan yang menduduki jabatan strategis tersebut adalah: Erti Herlina sebagai Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU, Enny Nuryanti Ichsan sebagai Kepala Seksi Kesehatan Haji, Mustarini Bella Vitiara sebagai Kepala Seksi Media Center Haji, Iskandar sebagai Kepala Seksi Akomodasi, dan Nur Rokhman Muliana sebagai Sekretaris Sektor 5 Mekkah.
Kepala Daerah Kerja Mekkah, Ihsan Faisal, mengatakan bahwa keterlibatan perempuan sebagai kepala seksi merupakan hal baru dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia. "Biasanya perempuan hanya mengisi posisi sekretaris sektor," kata Ihsan. Ia menjelaskan bahwa kehadiran perempuan dalam posisi kepemimpinan diharapkan mampu memperkuat pelayanan jemaah, terutama bagi kelompok rentan.
Lima perempuan yang menduduki jabatan strategis tersebut adalah: Erti Herlina sebagai Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU, Enny Nuryanti Ichsan sebagai Kepala Seksi Kesehatan Haji, Mustarini Bella Vitiara sebagai Kepala Seksi Media Center Haji, Iskandar sebagai Kepala Seksi Akomodasi, dan Nur Rokhman Muliana sebagai Sekretaris Sektor 5 Mekkah.