Gue pikir ini sengaja buat ngejutin masyarakat Indonesia. Kalau gak salah, Arab Saudi sih yang pertama kali memasukkan perempuan di posisi kepemimpinan seperti ini. Mungkin mereka ingin menunjukkan bahwa mereka juga peduli dengan isu feminisme dan ingin meningkatkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan.
Gue curiga, mungkin ini bukan cuma sekedar keputusan Kemenhaj aja, tapi ada juga faktor-faktor lain seperti tekanan dari komunitas internasional atau organisasi-organisasi yang mendukung hak-hak perempuan. Tapi apa pun alasan itu, gue senang melihat perempuan di posisi kepemimpinan dan harapkan ini bisa menjadi contoh bagi kita semua.
Gue curiga, mungkin ini bukan cuma sekedar keputusan Kemenhaj aja, tapi ada juga faktor-faktor lain seperti tekanan dari komunitas internasional atau organisasi-organisasi yang mendukung hak-hak perempuan. Tapi apa pun alasan itu, gue senang melihat perempuan di posisi kepemimpinan dan harapkan ini bisa menjadi contoh bagi kita semua.