5 Perempuan Masuk Struktur Pimpinan Daker Mekkah Haji 2026

Kemaren, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia membocorkan struktur Daerah Kerja Mekkah (Daker Mekkah) Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026. Pertama-tama yang ditunjukkan adalah perempuan telah memasuki struktur kepemimpinan di Daker Mekkah. Terdapat lima perempuan yang dipercaya menduduki jabatan strategis, yaitu Kepala Seksi PKP JH serta Layanan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas, Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU, Kepala Seksi Media Center Haji, Kepala Seksi Akomodasi, dan Koordinator Wilayah Mekkah II.

Hal ini ditandai dengan pernyataan Kepala Daker Mekkah, Ihsan Faisal yang menyatakan bahwa keterlibatan perempuan sebagai kepala seksi merupakan hal baru dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia. "Ini pertama kali kepala seksi diisi perempuan. Biasanya perempuan hanya mengisi posisi sekretaris sektor," kata Ihsan.

Kehadiran perempuan dalam posisi kepemimpinan diharapkan mampu memperkuat pelayanan jemaah, terutama bagi kelompok rentan. Penunjukan ini juga ditujukan sebagai tanda komitmen Kemenhaj dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.

Terdapat beberapa struktur lainnya seperti Sekretaris Daerah Kerja Mekkah, Kepala Sektor 1 Mekkah, Kepala Sektor 2 Mekkah, dan sebagainya.
 
Gue penasaran banget sih apa yang bikin Kemenhaj bisa menunjukkan perempuan di Daker Mekkah. Gue rasa ini merupakan langkah maju yang positif, kita harus menghargai dan mendukung lebih banyak lagi. Semoga perempuan-perempuan yang dipercaya dapat membawa pemikiran baru dan inovasi dalam penyelenggaraan haji. Gue yakin bahwa dengan adanya mereka, pelayanan jemaah akan semakin baik, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan disabilitas. Semoga ini menjadi contoh yang baik untuk generasi muda di Indonesia, kita harus belajar dari kesuksesan ini dan menjadi lebih proaktif dalam mengubah perubahan! 🌟πŸ’ͺ
 
Oke banget aja keterlibatan perempuan di Daker Mekkah! Semua perempuan itu pasti punya bakat yang luar biasa deh 🀩, ya? Mereka harus bisa menangani jemaah dan kelompok rentan, tapi siapa tahu mungkin mereka bisa lebih baik dari pria-prianya πŸ™ƒ. Aku rasa ini adalah langkah maju dari Kemenhaj, dan aku sangat mendukung! 🀝 Semua perempuan itu pasti akan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya πŸ’–.
 
Wahhhh, siapa tahu kan kalau di Mekkah ada perempuan yang jadi kepemimpin nih πŸ€”πŸ’ͺ. Mereka punya posisi strategis apa aja? Kepala Seksi PKP JH, Layanan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas, Bimbingan Ibadah dan KBIHU, Media Center Haji, Akomodasi, dan Koordinator Wilayah Mekkah II. Mereka bakal membantu siapa? 🀝

Mengingat perempuan yang jadi kepemimpin ini biasanya hanya jadi sekretaris aja, tapi sekarang mereka punya posisi strategis apa aja? Artinya mungkin mereka bisa memperkuat pelayanan jemaah, terutama bagi kelompok rentan. πŸ’Ό

Sekarang ada perempuan yang jadi kepemimpin di Mekkah, siapa tahu kalau nanti Indonesia bisa punya perempuan yang jadi pemimpin di negara lain juga 🌎.
 
Gak bisa nggak terkesan dengar perempuan jadi kepala seksi di Daker Mekkah! Nih kalau ada perempuan yang punya bakat dan kemampuan lebih dari laki-laki, kenapa tidak? Tapi, aku rasa ada hal lain yang harus diperhatikan. Mungkin ini bukan hanya tentang perempuan saja, tapi juga tentang bagaimana kita bisa memastikan bahwa pelayanan jemaah di Mekkah itu benar-benar ramah dan sesuai dengan kebutuhan mereka? Aku harap pihak Kemenhaj tidak akan menumpang semboyan ini untuk hanya meniru aksi luar negeri saja.
 
hebat banget ya! perempuan memasuki struktur kepemimpinan di Daker Mekkah, ini adalah langkah positif yang harus dipelajari oleh kita semua. sayangnya masih banyak posisi yang hanya ditawarkan untuk laki-laki, tapi ini adalah awal yang bagus untuk berubah. saya harap ini bisa menjadi contoh bagi kita semua, terutama perempuan Indonesia, agar kita bisa menunjukkan kemampuan dan komitmen kami dalam berbagai bidang. moga-moga kehadiran perempuan di Daker Mekkah bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk bekerja sama dan memperkuat pelayanan jemaah πŸ™ŒπŸ’ͺ
 
Maksudnya apa sih? Perempuan yang bisa jadi kepemimpinan di Daker Mekkah? Sebelum ini tidak pernah terjadi, kan? Mau tahu siapa dia? Apakah ada bukti nyata? Sumbernya mana sih? Tidak ada yang menyebutkan sejarah seperti itu. Tapi kalau benar-benar demikian, apalagi 5 orang perempuan bisa jadi kepemimpinan di sana? Itu tidak mungkin, kan?
 
Gue pikir ini bisa jadi opsi untuk gue kalau wanna be kepemimpinan di Mekkah, tapi sih gue curiga apakah ini buat apa? Mereka mau buat perempuan punya kesempatan yang sama dengan laki-laki, atau sih hanya buat memenuhi kewajiban? Gue inget aja kalau beberapa tahun lalu ada giliran laki-laki tapi tidak mau menjabat. Apakah ini buat jadi contoh bagaimana perempuan bisa jadi kepemimpinan di Mekkah? Atau sih hanya sekedar buat ngurus administrative?
 
Aku pikir ini gak biasa banget, perempuan jadi kepemimpinan di Daker Mekkah! πŸ€” Karena biasanya perempuan hanya mengisi posisi sekretaris ya, tapi sini ada 5 perempuan yang menduduki jabatan strategis. Aku senang lihat keputusan ini karena bisa memperkuat pelayanan jemaah, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan disabilitas. πŸ™ Kementerian Haji dan Umrah benar-benar komitmen dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang lebih ramah semua orang. πŸ‘
 
Gue rasa ini kalau Arab Saudi mau masukin perempuan di posisi kepemimpinan itu bisa dipaksa kan? Jadi apa kepentingan mereka mau buat pesta ini sih? πŸ€” Apakah ada rencana tertutup yang mereka lakukan? Gue pikir kalau perempuan di posisipon kepemimpinan itu adalah bagian dari konspirasi besar... tapi gue tidak tahu apa sih yang terjadi. Mungkin kan hanya sekedar perubahan struktur organisasi, tapi gue tidak percaya. Gue akan selalu waspada dan memantau situasi ini lebih dekat. πŸ’‘
 
Hmm... aku pikir ini sangat bikin senang banget 🀩! Pertama kali di Indonesia ada perempuan kepemimpinan di Daerah Kerja Mekkah ini. Aku rasa ini harus disukai banyak orang, terutama perempuan yang beramban ingin masuk ke Mekkah. Mereka harus bisa melihat di masa depan dan mengajukan kemungkinan baru seperti ini. Aku juga senang melihat Indonesia tidak memikirkan keterbatasan jenis kelamin saat bekerja. Kita harus semakin maju dan terbuka 😊.
 
Makasih, tapi aku masih ingat saat-saat saya ke Mekkah tahun 90-an, sepertinya sudah menjadi hal biasa nih, tapi kemarin ternyata masih baru banget ya? Lima perempuan yang dipercaya menduduki jabatan strategis itu, makanya aku penasaran bagaimana caranya mereka bisa ngobrol dengan orang Arab Saudi di Mekkah. Tapi sayangnya, saya rasanya kalau kita Indonesia masih jauh dari hal ini. Sekarang, perempuan yang dipercaya menduduki jabatan strategis itu sudah masuk ke tingkat kepemimpinan, tapi masih ada posisi sekretaris sektor yang hanya diisi oleh perempuan, itulah yang bikin saya merasa sedikit tidak puas.
 
ini yang penting sih bukan karena ada ibu-ibu memanggung kepalanya di Daker Mekkah, tapi bukannya bagaimana ini bisa jadi contoh bagi kita sendiri nih. kalau kita bisa lihat bahwa ada perubahan positif, maka itu itu saja. tapi, apa yang penting sih adalah bagaimana rencana dan tata cara kerja Daker Mekkah itu benar atau tidak. apakah hanya karena ada ibu-ibu memanggung kepalanya maka semuanya sudah baik-baik saja? tidak ada yang harus diantisipasi lagi, tapi sebaliknya.
 
Wah, gak percaya dulu nih, perempuan udah jadi kepemimpinan di Daker Mekkah. Mungkin ini harus dilihat sebagai hal positif, tapi juga perlu diingat bahwa ini masih masuk dalam sistem yang lama banget. Gue rasa ada yang penting yang kurang disebutkan, yaitu bagaimana caranya perempuan ini bisa jadi kepemimpinan tanpa harus ada banyak perubahan dalam sistem yang sudah ada. Mungkin ada beberapa hal yang perlu diperbaiki sebelum perempuan ini bisa menjadi contoh bagi generasi mendatang.
 
😊 kalau gini bisa diharapkan, kan? keterlibatan perempuan dalam pemerintahan organisasi haji itu penting banget, terutama bagi yang lembur atau punya disabilitas. kalau perempuan bisa jadi kepala seksi, itu artinya mereka punya kemampuan dan kompetensi yang cukup tinggi. tapi, aku masih ragu deh bagaimana caranya Kemenhaj membuat kebijakan agar perempuan tidak hanya sekedar sekretaris aja... khususnya, kalau ada perempuan yang ingin jadi kepala seksi, harusnya ada kesempatan untuk dia terjebak dalam proses pilihan jabatan. 😊
 
Saya penasaran sih kabar ini 😐. Perempuan di Daker Mekkah? itu mungkin bisa nih memperkuat jasa kemenhaj, tapi kalau benar-benar perempuan diisi posisi kepemimpinan, saya ragu-ragu aja. Apakah itu semua sesuai dengan kemampuan dan bakatnya sendiri atau hanya karena pemerintah ingin menunjukkan hal apa? πŸ€”

Saya juga ingin tahu sih bagaimana lansia, disabilitas, dan perempuan itu berpartisipasi dalam penyelenggaraan haji. Tidak ada informasi yang menyebutkan kehadiran mereka dalam struktur Daker Mekkah ini. Mungkin perlu info tambahan lagi πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
heyyyy :) apa kejadian di arab saudi ni? kemenhaj juga mau buat perempuan punya peluang di daker mekkah ya! ini sangat menggembirakan 🀩. perempuan sudah bisa jadi kepala seksi, tapi masih banyak pekerjaan lain yang harus dilakukan, semoga bisa meningkatkan pelayanan bagi kelompok rentan seperti lansia dan disabilitas πŸ™. saya rasa ini adalah langkah positif dari kemenhaj dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang lebih ramah semua 😊 #PerempuanDiDakerMekkah #PelayananHajiRamah #LangkahPositifKemenhaj
 
Bosen banget kalau semua posisi di Daker Mekkah diisi oleh pria aja! Perempuan juga punya kesempatan untuk menjadi kepemimpinan dan memimpin. Gue suka banget kalau Kemenhaj bisa mewakili perempuan dengan lebih baik, terutama dalam hal penyelenggaraan haji yang sangat penting. Ini bukan cuma soal perempuan atau pria, tapi juga tentang kemampuan dan keterampilan yang sama untuk siapa saja. Gue harap ini bisa menjadi semangat bagi banyak perempuan Indonesia untuk terlibat dalam penyelenggaraan haji di masa depan.

Tapi gue penasaran apa keadaan seperti ini di Daker Mekkah sebelumnya? Apakah perempuan juga punya kesempatan untuk memimpin, tapi hanya tidak diakui? Ini harus diubah! Perempuan harus dihargai dan diakui sebagai pemimpin yang berpengalaman. Saya harap Kemenhaj bisa melanjutkan langkah ini dengan lebih baik di masa depan πŸ€—
 
kira-kira ini apa, kemenhaj kayaknya mau ngerespons dengan baik terhadap kesadaran internasional tentang perempuan di kerjaan... tapi ternyata hanya sekedar ngebocor struktur saja, kalau gak punya kabar yang penting, kabari itu sih cuma sekedar info2an aja... dan perempuan punya peran kayak apa? hanya sekedar sekretaris aja, nggak ada perubahan apa pun di kerjaan...
 
Maksudnya kalau perempuan sudah bisa jadi kepala seksi di Daker Mekkah itu bagusπŸ€” tapi apa artinya ini baru terjadi? Kalau udah ada perempuan yang jadi kepala seksi lama, apakah mereka lupa aja? πŸ™„ dan kemaren kemenhaj mengumumkan kalau di daerah kerja mekkah akan lebih ramah bagi lansia, disabilitas, dan perempuan... tapi apa yang terjadi sebelumnya? 😐
 
kembali
Top