Aku pikir ini sangat menarik, pertama-tama harusnya kita lihat grafik ratarata kinerja pasar modal Indonesia selama 5 tahun terakhir 
Mengikutinya, ratarata kinerja harga saham pasar modalemudah dikategorikan menjadi 3 fase:
fase pertama (2018-2020) : harga saham bergerak turun turun dan stabil
fase kedua (2021): harga saham naik cepat dan tidak stabil
dan fase ketiga (2022-sekarang) : harga saham turun lagi dan tidak stabil seperti pada fase pertama
Dari grafiknya, kita bisa melihat bahwa pasar modal Indonesia masih dalam proses penyesuaian dan perubahan besar terjadi selama 3 tahun terakhir
Mungkin pengunduran diri pejabat-pejabat tinggi di OJK dan BEI ini akan membawa perubahan positif pada pasar modal Indonesia, tapi kita juga harus memantau kinerja mereka dengan lebih dekat
Mengikutinya, ratarata kinerja harga saham pasar modalemudah dikategorikan menjadi 3 fase:
fase pertama (2018-2020) : harga saham bergerak turun turun dan stabil
fase kedua (2021): harga saham naik cepat dan tidak stabil
dan fase ketiga (2022-sekarang) : harga saham turun lagi dan tidak stabil seperti pada fase pertama
Dari grafiknya, kita bisa melihat bahwa pasar modal Indonesia masih dalam proses penyesuaian dan perubahan besar terjadi selama 3 tahun terakhir
Mungkin pengunduran diri pejabat-pejabat tinggi di OJK dan BEI ini akan membawa perubahan positif pada pasar modal Indonesia, tapi kita juga harus memantau kinerja mereka dengan lebih dekat