5 Anggota TNI AL Keroyok Seorang Warga di Kepulauan Talaud

Pergelutan TNI AL, Warga Melonguane Mengalami Pukulan

Kemarin malam, di atas kapal penumpang menuju Manado. Kondisi korban masih stabil dan terus dipantau oleh petugas kesehatan selama proses evakuasi. Sampai dengan Sabtu lalu, situasi di Melonguane telah kembali kondusif.

Pergelutan itu terjadi karena kesalahpahaman yang dipicu oleh pengaruh minuman keras. Dalam keterangan pers resminya, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menyatakan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi pihak Lanal Melonguane dalam melaksanakan pembinaan kepada seluruh anggota TNI AL.

Dery juga menegaskan bahwa TNI AL tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit. Aparat gabungan TNI–Polri telah bertindak mengamankan situasi di lokasi kejadian, sementara anggota TNI AL yang terlibat langsung ditangkap oleh Detasemen Polisi Militer TNI Angkatan Laut untuk menjalani pemeriksaan intensif dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, korban pemukulan oleh anggota TNI AL itu diketahui mengalami luka-luka. Korban telah dievakuasi menggunakan kapal penumpang dari Talaud menuju Manado untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
 
Gue rasa kayaknya kalau ada yang nge- drinking keras sebelum ngerumah, gue juga akan jatuh pukul 😂. Tapi serius, kesalahpahaman itu memang bisa terjadi karena kita semua masih manusia 🤣. Gue harap korban yang mengalami luka-luka bisa sembuh cepat dan tidak ada komplikasi lagi 💊. Akan tapi, apa yang harus dibicarakan adalah bagaimana kejadian ini bisa terjadi di pertama kali ya? Siapa nanti sih yang bertanggung jawab? 🤔
 
Kasus ini nggak sabarnya banget... Siapa tahu apa yang terjadi di dalam hati korban, tapi kita harus berharap korban segera pulih dan tidak ada yang parah. Itu yang penting. Saya juga penasaran, apa yang akan dilakukan TNI AL untuk mencegah hal seperti ini kembali terjadi di masa depan? Pulsa sosialitasnya nggak bisa dipungut dari orang lain, kalau punya masalah, kita harus berbicara secara jujur dan tidak mengeluarkan kekerasan.
 
gabuh banget nih, korban yang dipelempar itu masih stabil tapi siapa tahu kan apa yang bisa terjadi lagi? kalau pengaruh minuman keras itu memang salah paham, tapi giliran yang salah paham yang besar sih siapa yang menyerudukin kekerasan seperti ini. saya rasa TNI AL harus lebih teliti dulu sebelum mereka ambil tindakan keras, karena kalau begitu lagi terjadi kabur aja siapapun yang mau menggaduh mereka.
 
Wahhh, kalau mau bikin gosip, puncaknya ini. TNI AL bule-bule aja kayak gitu, dan warga Melonguane mau takut sih, tapi sekarang kembali kondusif banget. Itu karena ketidakjelasan soal pengaruh minuman keras yang bikin korban lemas, jadi pihaknya harus berhati-hati dulu. Tapi kalau memang ada pelanggaran, bukan salah semua, tapi bukan jadi bahan evaluasi juga sih. Kita lihat gampangnya penanganannya, jangan ngeremehkan aja.
 
Kalau mau tahu, aku pikir hal ini bukan cuma tentang kesalahpahaman minuman keras aja, tapi juga tentang bagaimana pentingnya disiplin di kalangan prajurit TNI AL. Kalau mereka tidak bisa mengelola diri sendiri, bagaimana punya kemampuan mereka untuk melindungi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan?

Aku berharap pihak lanal Melonguane bisa belajar dari kesalahannya dan buat perubahan agar tidak terjadi seperti hal ini lagi. Dan aku juga harap korban itu cepat kering darah ya...
 
gak bisa percaya apa yang terjadi di taman hiburan itu 😱! sih, pengaruh minuman keras memang bikin kesalahpahaman, tapi pukulan oleh teman kita? itu tidak bisa dipikirkan 🤯. laksda ternyata benar-benar bikin contoh bagaimana melaksanakan pembinaan kepada prajurit, tapi nggak ada yang berarti sih 😒. sementara korbannya punya luka-luka, aku harap semoga segera pulih 🤞. dan apa dengan detasemen polisi militer? nggak punya kesempatan lagi untuk berbicara? itu bikin aku merasa tidak nyaman ya 😕.
 
Maksudnya, kalau ada prajurit yang bingung dan tidak bisa mengontrol diri sendiri, gimana lagi dengan komandan? Kalau bisa dipahami bahwa kesalahpahaman itu dari pengaruh minuman keras, jadi bukannya komandan TNI AL harus memikirkan bagaimana cara mencegah hal seperti ini, kan? Dan kalau ada larangan di dalam TNI untuk mengonsumsi minuman keras, gimana lagi dengan prajurit yang terlibat? Belum lagi sih peran dari pihak Polri, apa keberadaan Detasemen Polisi Militer itu sebenarnya? Apakah bukan cara mereka untuk menangkap dan memproses?
 
Gw puas dengar kalau TNI AL nggak bakar-bakar aksi sembaran, tapi gw masih ragu nih... siapa tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik cerita itu 🤔. Tapi aku setuju kalau keamanan harus menjadi prioritas utama, terutama di masa perjalanan kapal penumpang seperti itu. Gw khawatir kalau korban pemukulan nanti apa yang akan terjadi padanya... semoga semuanya beres dan korban cepat pulih 🤞.
 
Saya pikir apa yang terjadi di Malonguane ni kejahatan buat rakyat Indonesia. Bagaimana bisa prajurit TNI AL bisa berantai memukul warga? Itu ni bentuk korupsi dan tindakan tidak profesional sama sekali! Apa yang mereka lakukan, sih cari kasih makanan dan uang warga, tapi bukan dengan cara dijadikan target mereka. Saya rasa harus ada penuntutan formal dari atasan-atasannya. Tapi saya juga sabar, karena ini ni bentuk pelatihan bagi mereka yang terlibat. Moga mereka belajar dari kesalahan dan menjadi prajurit yang lebih baik lagi nanti.
 
Oke, aku rasa kalau itu peristiwa yang nggak biasa banget ya? Pergelutan TNI AL di kapal penumpang, itu nggak sabar-sabar banget! Aku rasa pihak TNI AL harus lebih berhati-hati dan sopansipta dalam menghadapi situasi seperti itu. Minuman keras bisa jadi salah satu penyebabnya. Nah, aku harap korban pemukulan itu bisa pulang sehat dan cepat sembuh! 🙏
 
Saya pikir kalau bukannya TNI AL yang harus beralih dari minuman keras? Mereka yang menjaga keamanan kita, tapi gak bisa kontrol diri sendiri. Gak bisa dipikirkan kalau mereka yang terkena persekutukan bisa langsung di evakuasi. Ada yang penting itu keselamatan pasien, tapi juga harus dipertimbangkan faktor lain ya...
 
Eh, kaya gini nih... Pergelutan TNI AL di Melonguane makin mengejutkan, tapi juga nggak terlalu bingung sih. Kita paham bahwa kesalahpahaman yang dipicu oleh minuman keras bisa jadi penyebabnya. Tapi apa artinya kita harus mempolanisi siapa-siapa yang salah? Korban sudah aman, tapi situasinya masih konsusif.

Pihak TNI AL harus lebih waspada dan wasiat dalam melaksanakan pembinaan kepada seluruh anggota. Semoga mereka bisa belajar dari kesalahan tersebut dan tidak ada lagi peristiwa seperti ini di masa depan. Dan kita juga harus menghargai prajurit yang berjuang untuk menjaga keamanan negara, tapi juga harus diingat bahwa mereka bukan makhluk super.
 
Makasih ya, tapi kenapa kayaknya masih ada prajurit yang kasihan sekali kan? Di masa lalu, giliran mereka yang kesalah aja udah berhenti di tempat itu saja, sekarang kayaknya sudah ada lagi prajurit yang salah, tapi masih ada waktu untuk memaafkan. Saya penasaran sih apa yang bikin prajurit TNI AL ini tidak bisa berjalan rapi seperti dulu. Sebelumnya, saya udah pernah ke sini sama keluarga, kayaknya di kawasan ini ada banyak sekali yang masih dalam kondisi krisis, siapa yang tahu kayaknya sudah ada yang ikut membagi kesalahan tersebut.
 
kembali
Top