Tiga belas siswa SD di Lombok Timur mengalami kecelakaan parah saat berangkat sekolah. Mereka tertimpa pohon tumbang yang jatuh akibat angin kencang ekstrem, sementara tiga siswa lainnya masih dalam perawatan intensif di Puskesmas Montong Gading dan RSUD Soedjono Selong.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyatakan bahwa wilayah NTB sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian sedang memasuki periode puncaknya. Masyarakat diperingatan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi.
Pihak pemerintah telah mengirimkan tim bantuan ke beberapa desa yang terdampak banjir dan angin kencang di NTB. Tim tersebut melakukan pendataan warga terdampak dan menyalurkan bantuan seperti paket pangan, air mineral, dan sandang.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, menyebutkan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sejak pukul 01.00 Wita pada Rabu dini hari yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kecamatan Labuapi dan Kecamatan Sekotong.
Masyarakat NTB diperingatan untuk mewaspadai potensi kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyatakan bahwa wilayah NTB sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian sedang memasuki periode puncaknya. Masyarakat diperingatan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi.
Pihak pemerintah telah mengirimkan tim bantuan ke beberapa desa yang terdampak banjir dan angin kencang di NTB. Tim tersebut melakukan pendataan warga terdampak dan menyalurkan bantuan seperti paket pangan, air mineral, dan sandang.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, menyebutkan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sejak pukul 01.00 Wita pada Rabu dini hari yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kecamatan Labuapi dan Kecamatan Sekotong.
Masyarakat NTB diperingatan untuk mewaspadai potensi kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor.