Kecerdasan buatan (AI) semakin menjadikan pendamping digital yang beragam, hingga sekarang tak jarang digunakan untuk mendukung emosional. Dari asisten belanja sampai pengelolaan anggaran, AI telah menunjukkan kemampuan multifaset yang cukup menarik bagi generasi Z dan milenial. Namun, perlu diingat bahwa terlalu mengandalkan AI dapat mengancam keamanan data.
Survei Kaspersky melihat popularitas AI pada musim libur Nataru cukup tinggi, 74 persen orang Indonesia sudah menggunakan AI untuk memaksimalkan waktu luang mereka dan menyederhanakan persiapan liburan. Bahkan, generasi muda menunjukkan antusiasme terkuat untuk menggunakan kecerdasan buatan tersebut selama libur.
Banyak pengguna AI yang berencana menggunakan alat tersebut untuk mencari resep (56 persen) atau restoran dan akomodasi (54 persen), menggarisbawahi signifikansi AI dalam menyederhanakan proses riset dan mengurangi komitmen waktu terkait pencarian. Bahkan, ada 50 persen pengguna yang mencari bantuan AI untuk bertukar pikiran tentang ide hadiah atau cara merayakan Nataru.
Tapi, tidak semua orang memiliki pendapat sama tentang penggunaan AI dalam menyediakan dukungan emosional selama liburan. Mereka yang lebih tua kurang antusias untuk membiarkan kecerdasan buatan mengelola pengeluaran mereka (31 persen).
Survei Kaspersky melihat popularitas AI pada musim libur Nataru cukup tinggi, 74 persen orang Indonesia sudah menggunakan AI untuk memaksimalkan waktu luang mereka dan menyederhanakan persiapan liburan. Bahkan, generasi muda menunjukkan antusiasme terkuat untuk menggunakan kecerdasan buatan tersebut selama libur.
Banyak pengguna AI yang berencana menggunakan alat tersebut untuk mencari resep (56 persen) atau restoran dan akomodasi (54 persen), menggarisbawahi signifikansi AI dalam menyederhanakan proses riset dan mengurangi komitmen waktu terkait pencarian. Bahkan, ada 50 persen pengguna yang mencari bantuan AI untuk bertukar pikiran tentang ide hadiah atau cara merayakan Nataru.
Tapi, tidak semua orang memiliki pendapat sama tentang penggunaan AI dalam menyediakan dukungan emosional selama liburan. Mereka yang lebih tua kurang antusias untuk membiarkan kecerdasan buatan mengelola pengeluaran mereka (31 persen).