Di Jakarta, masih ada banyak RT yang terendam banjir di pagi Sabtu. Menurut BPBD DKI, kebanjiran itu berdampak besar pada warga, sehingga mereka harus mengungsi.
Sampai Pukul 07.00 WIB, ada 30 wilayah RW (Rukun Warga) yang masih terkena banjir. Ketinggian airnya mulai dari 20 cm hingga 50 cm. Bahkan di beberapa RT, warga harus mengungsi karena genangan air mencapai 15-45 cm.
Di Bidara Cina Jakarta Timur, 254 orang warga mengungsi di empat posko pengungsian yang tersebar di wilayah tersebut. Di Marunda Jakarta Utara, ada 40 jiwa (20 kepala keluarga) yang terpaksa meninggalkan rumahnya karena banjir merendamnya.
Sumber dari BPBD DKI, kebanjiran itu disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Jakarta. Hujan tinggi ini menyebabkan Kali Ciliwung dan Nagrak meluap dan mencapai permukiman warga.
BPBD DKI juga menyiapkan peralatan untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah. Perangkat lunak akan digunakan untuk memantau kondisi air di setiap daerah.
Sampai Pukul 07.00 WIB, ada 30 wilayah RW (Rukun Warga) yang masih terkena banjir. Ketinggian airnya mulai dari 20 cm hingga 50 cm. Bahkan di beberapa RT, warga harus mengungsi karena genangan air mencapai 15-45 cm.
Di Bidara Cina Jakarta Timur, 254 orang warga mengungsi di empat posko pengungsian yang tersebar di wilayah tersebut. Di Marunda Jakarta Utara, ada 40 jiwa (20 kepala keluarga) yang terpaksa meninggalkan rumahnya karena banjir merendamnya.
Sumber dari BPBD DKI, kebanjiran itu disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Jakarta. Hujan tinggi ini menyebabkan Kali Ciliwung dan Nagrak meluap dan mencapai permukiman warga.
BPBD DKI juga menyiapkan peralatan untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah. Perangkat lunak akan digunakan untuk memantau kondisi air di setiap daerah.